Lindungi Privacy dan Keamanan ber-FaceBook

27

Category : tentang TeKnoLoGi

Pernah mendengar atau membaca berita yang isinya tentang seseorang yang menuntut temannya sendiri dengan pasal pencemaran nama baik menggunakan UU ITE hanya karena komentar atau kata-kata ejekan di dinding/wall profil FaceBook ? jangan sampai hal-hal seperti itu terjadi pada diri Anda sendiri.

FaceBook sebagai salah satu situs pertemanan yang sudah mendunia memang memiliki sejuta kenikmatan yang terkandung didalamnya. Semua pengguna tanpa terkecuali diijinkan menggunakan kenikmatan tersebut hingga akhirnya banyak yang terlena dan malah mengundang sejuta masalah dalam hidupnya.

Kasus pencemaran nama baik, putus cinta hingga perceraian, atau dipecat dari perusahaan agaknya menjadi hal yang biasa terjadi ketika FaceBook itu mulai digemari. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada pihak-pihak yang merasa dilecehkan atau benar dalam sudut pandangnya pribadi, FaceBook ternyata selain menyediakan tips-tips berguna juga mempersiapkan pilihan guna menutup celah ketidaknyamanan saat ber-FaceBook. Pilihan itu disebut Privacy Setting.

Privacy Setting/Pengaturan Privasi adalah satu dari tiga pengaturan (dua lainnya yakni Account dan Applications Setting) yang disediakan oleh pihak penyedia FaceBook, untuk mengatur tingkat kenyamanan dan keamanan saat melakukan aktifitas di jejaring sosial FaceBook. Pengaturan ini dapat diakses melalui deretan menu sejajar logo FaceBook dalam blok biru tua warna khas milik FaceBook, tepatnya disebelah kanan nama/username akun yang bersangkutan.

Ada 5 (lima) opsi yang terdapat dalam pilihan Privacy Setting yakni berkaitan dengan Profile Information (wall/dinding, info, tanggal lahir, photo album hingga ijin untuk meninggalkan/menanggapi komentar), Contact Information (email, website, alamat, kota hingga permintaan hubungan pertemanan-add me as friend), Applications and Website (kurang lebih maksudnya sama dengan tulisan saya sebelumnya perihal notifikasi atau aplikasi yang aktif dan dapat ditampilkan pada wall/dinding Profile), Search (mengantisipasi pilihan hasil pencarian terkait nama dan info yang kita miliki) dan Block List (kurang lebih berfungsi sama dengan aplikasi atau aksi Black List, hanya di FaceBook, orang yang masuk daftar ini sama sekali tidak diijinkan melihat apapun yang berkaitan dengan profil kita termasuk kemungkinan mengajukan hubungan pertemanan).

Pada masing-masing menu pilihan yang disajikan 5 (lima) opsi diatas, rata-rata memberikan pilihan siapa yang boleh melihat informasi yang disajikan halaman profil kita. Apakah semua orang (termasuk yang tidak kita kenal), Hanya teman (yang ada dalam list/daftar), Teman dari Teman ataukah oleh Orang-orang terentu saja (Customize/Spesific People). Terkait spesific people ini, pilihannya bukan hanya diperbolehkan melihat tapi ada juga pilihan untuk menyembunyikan informasi terkait dari orang-orang tertentu tersebut.

Ketika pilihan diatas sudah diatur secara lebih cermat, maka bolehlah kita berharap bahwa masalah-masalah yang seharusnya tidak sampai keranah pengadilan tidak akan terjadi dan menimpa kita. Kendati demikian tetaplah kita musti mampu menjaga diri agar tidak sampai memulai satu masalah dengan teman atau orang lain diranah FaceBook.

Waspadalah ! Waspadalah !!!

Cara Mudah untuk mengingat Ratusan Teman di FaceBook

30

Category : tentang TeKnoLoGi

Masih di FaceBook. Kali ini saya ingin berbagi tips tentang cara untuk mempermudah ingatan akan ratusan teman yang kita miliki di situs pertemanan atau jejaring sosial bernama FaceBook.

Seorang teman yang kebetulan masih sesama blogger sempat chat dengan saya beberapa waktu lalu. Disela obrolan yang makin menghangat, iseng-iseng saya tanya tentang keberadaan seorang teman kuliah yang saya lihat dalam daftar teman yang dimiliki rekan blogger tersebut. Hasilnya ? ia tak tahu siapa dan kenal dimana dengan teman kuliah saya itu.

Permintaan pertemanan dalam sebuah jejaring sosial FaceBook sebetulnya adalah sesuatu hal yang biasa bagi mereka yang telah lama berkecimpung didalamnya. Bisa jadi datangnya dari teman semasa kuliah atau sekolah dulu, teman kantor, teman dilingkungan rumah hingga sanak saudara. Tidak menutup kemungkinan ada juga teman yang entah dari mana asal-usulnya. Keragaman hubungan pertemanan ini rata-rata bisa mencapai jumlah ratusan orang hingga kadang kita sendiri lupa, entah saking banyaknya nama yang ada dalam daftar sehingga kebingungan ‘kenal dimana ya ?

Itu hal yang wajar kok. Mengingat yang namanya otak masing-masing manusia berbeda kapasitas dan kemampuannya. Tidak seperti sebuah pc atau laptop yang walopun sudah lewat sekian tahun, ingatannya masih tetap sama seperti dahulu. Kendati saya katakan wajar, jangan sampe kejadian pas diajak chat ma seorang teman yang tidak kita ingat kenal dimana, lantas mengabaikan atau malah membahas topik yang gak nyambung dengan yang bersangkutan. Hehehe…

Untuk mengatasi hal tersebut, FaceBook sebenarnya sudah menyediakan opsi dimana kita bisa memilah ratusan teman yang kita miliki dalam beberapa daftar spesifik dengan tujuan memudahkan kita mengingat siapa sebenarnya teman kita tersebut. Caranya, masuk ke halaman Friends/Teman yang berada di sisi atas halaman akun, tepatnya di blok berwarna biru tua, deretan logo FaceBook, Home/Beranda, Profile dan Inbox/Pesan.

Dibaris yang sama sebelah kanan pada setiap nama Teman yang kita miliki, dalam kondisi default selalu terdapat tulisan ‘add to list/tambahkan ke daftar’. Dimana ketika dipilih akan keluar kolom kosong yang dapat diisi dengan daftar spesifik untuk menerangkan siapa atau kenal dimana dengan Teman kita tersebut. Setiap menambahkan satu daftar spesifik, secara otomatis setiap kali pilihan ‘add to list/tambahkan ke daftar’ itu ditekan, daftar yang telah di-input sebelumnya secara otomatis berada diatas kolom kosong.

Saya sendiri membuat 8 (delapan) daftar spesifik yang sekiranya dapat menjelaskan latar belakang pertemanan yang saya konfirmasikan selama ini, yaitu BeLoGGer, Buku Majalah (untuk penerbit, tabloid dll), Campus FT (teman kuliah S1, S2 dan dosen), Friends (untuk yang kenal melalui FaceBook), Government (teman dan atasan di kantor), Pande Generation (saudara se-kawitan), STT Tainsiat (teman di Banjar) dan SixSMA (teman SMA).

Adapun beberapa manfaat yang telah saya dapatkan dari tips diatas adalah ;

  • memahami dan mengingat siapa dan kenal dimana Teman kita tersebut
  • sebagai persiapan bahan obrolan/chatting apabila kita disapa lebih dulu oleh si Teman
  • untuk menghindari obrolan/chatting dengan Teman yang berada dalam daftar tertentu karena pada saat yang sama sedang melakukan chatting yang jauh lebih menarik. Hehehe…
  • untuk bahan referensi tujuan sharing/berbagi dari informasi atau tulisan di BLoG, tinggal melihat dalam daftar teman secara spesifik

Jauh lebih mudah bukan ?

Aktifitas FaceBookers terganggu aplikasi gak jelas ? Non-aktifkan saja !

27

Category : tentang TeKnoLoGi

Masih di arena FaceBook, beberapa rekan kadang begitu rajin mengirimkan kita aplikasi-aplikasi meliputi gifts (hadiah), quiz, rekomendasi games atau tawaran keikutsertaan group, event dan lain sebagainya. Untuk orang yang memiliki banyak waktu luang saya jamin sangat menikmati pemberian atau tawaran tersebut, karena memang itulah salah satu daya tarik jejaring sosial ini.

Demikian pula saya rasa bagi mereka yang baru berkenalan dengan situs pertemanan bernama FaceBook. Lantaran minimnya pengetahuan atau malah ketidaktahuan apa maksudnya, semua aplikasi dan permintaan atau pemberian tersebut diterima dan diikuti (dilanjutkan) serta disebarkan kembali. Hingga pada akhirnya pemberitahuan yang secara otomatis dilakukan oleh server FaceBook langsung memenuhi halaman Wall/Dinding profil yang bersangkutan plus dipojokan bawah pada tampilan PC.

Sayangnya tidak semua aplikasi, quiz, hadiah ataupun games tersebut sesuai dengan keinginan kita. Ada kalanya pemberitahuan atau penawaran itu sepertinya mubazir, tidak nyambung atau malah cenderung ngawur, gak jelas maksud dan tujuannya. Untuk yang satu ini jelas-jelas akan sangat mengganggu. Trus, bagaimana cara untuk mengatasinya ?

FaceBook pada dasarnya memang ditujukan untuk sharing bersama teman, namun ketika kita merasa bahwa itu semua mulai mengganggu namun tetap ingin terkoneksi seperlunya saja, mereka menyediakan opsi bagi para penggunanya untuk memberlakukan aturan sendiri pada akun masing-masing.

Pengaturan ini mencakup Privacy seperti siapa saja yang dapat berinteraksi ataupun melihat keberadaan kita di FaceBook, entah semua orang, hanya teman, teman dari teman bahkan melarang orang-orang tertentu untuk mengaksesnya. Ada juga pengaturan terkait aplikasi, dari sejauh mana aplikasi tersebut digunakan hingga pemberitahuan terkait penggunaan aplikasi tersebut.

Pengaturan tersebut dapat diakses melalui menu Setting/Pengaturan yang terdapat di sisi atas halaman pada blok warna biru khas FaceBook, tepatnya disebelah kanan nama akun yang digunakan. Untuk Privacy bisa diatur langsung dengan men-drop down pilihan seperti uraian diatas sedangkan untuk pengaturan aplikasi dan pemberitahuannya tinggal menghilangkan centang (tanda rumput) yang ditandai pada aplikasi tersebut.

Tidak hanya itu, apabila sebuah aplikasi sudah dirasa mengganggu ya tinggal menekan tanda silang yang berada disebelah kanan nama aplikasi tersebut. Hal ini berlaku pula untuk menghilangkan atau memutuskan hubungan pertemanan dengan seseorang yang pula dianggap mengganggu kenyamanan beraktifitas.

Akses menuju pengaturan aplikasi ini dapat pula dilakukan melalui pojok kanan bawah dibagian Notification. Andaikan aplikasi, quiz dsb yang terlanjur diikuti sudah terlalu banyak, setiap kali usai menghilangkan centang (tanda rumput) yang ditandai, disarankan untuk me-Refresh halaman kembali dengan menekan tombol F5. Tindakan ini untuk menampilkan pemberitahuan aplikasi yang masih berlaku.

Apabila langkah-langkah tersebut dilakukan, silahkan melakukan pengujian sejauh mana tingkat keberhasilan dicapai. Bisa dilihat pada halaman Wall/Dinding tidak lagi dipenuhi oleh pemberitahuan/penawaran untuk mengikuti sebuah aplikasi, quiz dsb dan Notifikasi/Pemberitahuan yang berada pada area pojokan kanan bawah tidak lagi menampilkan pemberitahuan sejenis.

Update Status FaceBook via HP Pinjaman

67

Category : tentang TeKnoLoGi

Lagi-lagi FaceBook…

Yang namanya tingkah laku manusia terhadap jejaring sosial satu ini memang tak ada habisnya. Ada saja inovasi atau ide cemerlang yang berusaha ditampilkan untuk menarik minat siapa saja yang kerap berinteraksi satu sama lain dalam satu lingkup jejaring sosial bernama FaceBook. Bisa jadi bagi sebagian orang inovasi atau ide ini bakalan dianggap mubazir, tapi bagi saya pribadi menganggapnya unik. Menyalurkan hasrat saya yang selama ini terpendam. Heheheh…

Ada satu kebanggaan yang dirasakan oleh sebagian orang ketika mereka dapat melakukan Update Status melalui perangkat BlackBerry. Hal ini dapat dilihat melalui catatan kecil yang berada dibagian bawah status yang dimaksud selalu terdapat tulisan ‘via FaceBook from for Blackberry’. Hal ini berlaku pula saat berkirim email melalui perangkat yang sama. Namun tidak demikian halnya dengan mereka yang melakukan update status melalui ponsel diluar brand BlackBerry, disamaratakan dengan catatan kecil ‘via Mobile Web’.

Memang saya pribadi pernah berusaha mencurangi hal-hal semacam itu, namun karena keterbatasan kemampuan otak ya hanya berhasil dilakukan pada email saja. Tulisan ‘via Blackberry’ tersebut saya sematkan sebagai Signature. Jadi bakalan ada setiap kali mengirimkan email. Hehehe… sayang hal itu tidak berhasil ketika melakukan update status pada FaceBook.

Seakan ada yang mendengarkan harapan saya, ternyata saat ini di FaceBook sudah ada yang berusaha membuat hal-hal kecil seperti itu. Adalah sebuah blog bertajuk www.hancur.com merilis berbagai aplikasi yang dapat digunakan pada jejaring sosial FaceBook untuk menampilkan catatan kecil dibawah status yang baru saja di-update.

‘via HP Pinjaman’ adalah salah satu inovasi atau ide cemerlang yang saya maksud. Sungguh menggelikan secara pribadi. Seakan ingin meledek mereka yang sangat bangga dengan handset BlackBerry-nya. Karena memang tidak dipungkiri BlackBerry di negeri ini kebanyakan digunakan hanya untuk gengsi atau barangkali sekedar Update Status di FaceBook.

Tidak hanya itu, sang kreator bahkan membuat catatan lainnya yang tak kalah menarik. ‘via : warnet, wartel hingga kantorpos pun ada. Bayangkan bagaimana reaksi teman Anda begitu membaca catatan kecil seperti itu dibawah Status terkini ? hihihi… dan atas kebaikan hati sang kreator pula akhirnya rela berbagi trik atau cara untuk dapat membuat sendiri catatan kecil pada Update Status melalui FaceBook Application Generator. Lengkap dengan langkah dan tutorialnya.

Bagaimana ? Berminat mencobanya ?

Mengeksplorasi Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya perihal Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development, untuk dapat menggunakan aplikasi ini pertama kalinya diperlukan kesabaran dalam menunggu waktu starting operating system. Sama halnya dengan menggunakan device secara real, aplikasi ini membutuhkan waktu sedikitnya 30 detik untuk bisa menampilkan layar today screen pada versi Professional Edition dan 2 menit untuk versi Standard Edition.

Menjajal simulator sistem operasi Windows Mobile ini tidak memerlukan banyak penyesuaian seperti halnya BlackBerry Device Simulator Development. Ini bisa dimaklumi lantaran sebelumnya saya pernah memiliki dan menggunakan 3 (tiga) PDA dan 1 (satu) yang menggunakan sistem operasi sejenis, yaitu T-Mobile MDA II, O2 XDA Atom, Audiovox PPC 6700 CDMA dan O2 Xphone iim Smartphone.

Untuk versi Professional Edition atau PDA dengan layar sentuh, pengoperasiannya dapat memanfaatkan Mouse sebagai pengganti jari tangan. Pemanfaatan ini berlaku juga untuk perilaku tertentu yang biasanya digunakan pada sebuah device berlayar sentuh yaitu pilih dan tahan (hold), geser (drag) dan tentu saja eksekusi. Tak hanya itu, Pengguna dapat juga menggunakan fasilitas tombol yang tersedia yang tentu saja akan berfungsi sesuai peruntukkannya. Untuk melakukan perpindahan Menu pada versi ini cukup gegas kok, berbanding terbalik dengan versi Standard Edition yang memerlukan waktu jeda dalam mengakses perpindahan Menu, itupun sedikit sulit mengingat kecepatan untuk dapat menggerakkan mouse tidak secepat jari tangan.

Pengembangan fitur dari versi sebelumnya ternyata tidak banyak, apalagi kalo dilihat pada versi Standard. Secara default aplikasi yang mendukung office mobile barangkali masih perlu penambahan, berbeda dengan versi Professional yang sudah ada dalam Menu. Office Mobile yang dimaksud pada simulator ini kompatibel dengan Office 2007 yang digunakan pada PC. Demikian pula dengan aplikasi OneNote-nya.

Untuk Browser bawaan pada versi Professionalnya memiliki pilihan yang mirip dengan Browser milik Opera, dapat menampilkan halaman dalam versi mobile ataupun Desktop Computer, bergantung kebutuhan dan koneksi. Sedangkan Windows Media Playernya yang digunakan sebagai player file multimedia secara default sudah dapat menampilkan gambar secara penuh alias fullscreen.

Yang unik disini adalah tampilan layar Today dimana pada saat device dalam keadaan terkunci, terdapat logo gembok yang musti digeser bisa kekiri maupun kanan untuk membuka kunci, satu teknologi yang rupanya telah dipelopori oleh iPhone. Demikian pula saat layar dalam keadaan aktif akan menampilkan berbagai akses shortcut menuju fitur yang sering digunakan. Tampilan ini mirip dengan device milik Samsung yang dikenal dengan sebutan Widget.

Jauh berbeda dengan pengembangan versi Professional, versi Standard-nya nyaris tidak terlihat perbedaannya. Ini bisa dilihat dari fitur File Explorer-nya tetap tidak memiliki Menu ‘Copy to’ atau ‘Move to’ yang mengakibatkan untuk melakukan perpindahan file secara random tetap harus bolak balik dari folder asal ke tujuan. Demikian pula dengan tampilan layarnya, baik secara aktif maupun terkunci.

Sebenarnya untuk menyempurnakan fungsi yang dimiliki oleh masing-masing versi dapat ditambahkan beberapa aplikasi tambahan seperti Resco Explorer (untuk fungsi layaknya PC), Full Screen KeyBoard, Handy Switcher (untuk perpindahan Menu saat multitasking), MortRing (untuk nada panggil yang beragam), Scientific Calculator (untuk fungsi hitung yang lebih lengkap) dan tentu saja SPB mobile Shell (untuk perubahan User Interface).

Pada akhirnya, saat mencoba Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development serasa memiliki device ponsel/PDA beneran meski tidak mampu digunakan untuk melakukan panggilan maupun akses data (browsing). Setidaknya bagi saya pribadi simulator ini sudah cukup mengobati kekangenan saya akan sebuah PDA ber-Windows Mobile. Entah kapan bisa memilikinya kembali…

Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development

16

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah puas menjajal BlackBerry Device Simulator Development baik dalam versi layar sentuh (Storm 9550) maupun tidak (Bold), kini giliran sistem operasi Windows Mobile 6.5 yang bakalan dieksplorasi.

Adapun sebagai informasi awal, sistem operasi yang biasanya digunakan untuk tipe ponsel smartphone atau PDA ini dibagi menjadi 2 (dua) kategori seperti halnya BlackBerry yaitu tipe berlayar sentuh (biasanya digunakan pada sebuah PDA, selanjutnya sistem operasi ini dikembangkan dalam versi Professional Edition dan devicenya sendiri disebut sebagai PocketPC) dan yang tidak berlayar sentuh (digunakan pada ponsel bertipe smartphone, selanjutnya sistem operasi ini dikembangkan dalam versi Standard Edition).

Sebagaimana halnya dengan BlackBerry Device Simulator Development, Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development ini sebenarnya diperuntukkan bagi mereka para pengembang aplikasi tambahan yang nantinya dapat disuntikkan kedalam device yang sebenarnya. Namun oleh awam seperti saya, aplikasi ini dapat digunakan untuk mengeksplorasi lebih jauh fitur apa saja yang dimiliki oleh sistem operasi terbaru besutan Microsoft ini.

Untuk informasi tambahan selanjutnya dapat saya katakan bahwa sistem operasi Windows Mobile 6.5 ini merupakan lanjutan dari versi sebelumnya yaitu 6.1. Satu penyempurnaan yang dapat dilihat secara visual yaitu penampilan Menu yang tak lagi menampilkan pola grid 3×4 melainkan jauh lebih dinamis. Tujuannya adalah untuk mempermudah Pengguna dalam mengakses Menu dengan menggunakan jari tangan mereka. Satu kemajuan teknologi yang lebih dahulu diperkenalkan oleh iPhone.

Demikian pula dengan halnya User Interface (UI) akses Menu dan pilihan lainnya. Jauh lebih stylish mengingatkan saya pada sebuah aplikasi yang berbasis Windows PC, Stardock Windows Blind. Aplikasi ini kurang lebih berfungsi untuk menyamarkan tampilan kaku yang secara default dimiliki oleh Windows, bergantung pada skin atau thema yang digunakan. Sayangnya perubahan ini hanya berlaku pada versi Professional Edition saja, sedangkan versi Standard masih tetap mengadopsi tampilan Windows Mobile versi lama.

Untuk versi Professional, file instalasinya berukuran sekitar 225 MB yang dapat menampilkan Device Simulator dalam 5 (lima) ukuran layar. QVGA, VGA, WVGA, WQVGA dan Square. Layar QVGA adalah ukuran layar standar ponsel pintar terkini, yaitu 240×320 pixel. Sedangkan VGA adalah ukuran dua kali lipatnya yang sedianya baru beberapa device saja mengadopsi ukuran layar tersebut. WVGA dan WQVGA adalah standar ukuran layar device yang diperuntukkan sebagai pesaing iPhone, bisa dilihat dari diagonal layar yang lebar dan memanjang, misalkan saja Sony eXPeria. Terakhir ukuran Square adalah ukuran layar bujur sangkar. Ukuran layar square biasanya digunakan oleh PDA yang memiliki thumbboard QWERTY langsung dibawah layar seperti Ipaq 6965 atau Samsung i780.

Sebaliknya file instalasi untuk versi Standard Edition hanya berukuran 71,3 MB saja. File ini akan menghasilkan 2 (dua) resolusi layar yang dapat digunakan yaitu QVGA dan Square. Untuk ukuran QVGA ini ada 2 (dua) peruntukkan yaitu device dengan posisi layar Portrait dan posisi Landscape. Posisi Portrait biasanya diadopsi oleh ponsel smartphone dengan keypad biasa dan posisi Landscape diadopsi oleh ponsel dengan thummboard QWERTY, misalkan saja Motorola Q9.

Nah kira-kira fitur apa saja yang dimiliki oleh masing-masing versi ? serta bagaimana cara pengoperasiannya ? Tunggu tulisan saya berikutnya. Mengeksplorasi Windows Mobile 6.5 Device Simulator Development.

Daftar Hadir ‘Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

1

Category : tentang KuLiah

Melanjutkan ‘Laporan Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang berlangsung pada tanggal 25 Desember 2009 lalu di restauran DCOZ, berikut dilampirkan Daftar Hadir 22 orang yang tercatat saat itu. Bagi rekan-rekan yang kini sudah memiliki akun di jejaring sosial FaceBook, silahkan melakukan ‘add friend’ dengan mengklik link akun mereka masing-masing.

No. Nama Alumni Kontak
1 PanDe Baik FaceBook
2 Sari Herawati FaceBook
3 Alit Wisnawa FaceBook
4 Pande Donny Jhoniarta FaceBook
5 Made Yuliarta FaceBook
6 Bayu Sutha Frozen FaceBook
7 Agus Desi ‘Ketuk’ Arnawan FaceBook
8 Eko Hariyanto FaceBook
9 Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana FaceBook
10 Wayan Putrayanna FaceBook
11 Budi Buwono FaceBook
12 Komang ‘Bokir’ Budiana FaceBook
13 Fiffy Rahmi Nafiri FaceBook
14 Yuanita Prima FaceBook
15 YuLi YuListiowati FaceBook
16 Ayu Manik FaceBook
17 Suma Diatmika FaceBook
18 Poyox Suartika FaceBook
19 Suardika Mumun Ponsel
20 Iddi Harinasutha Ponsel
21 Wahyu Mulyono Ponsel
22 Anom Wibawa Ponsel

Sekedar mengingatkan saja bahwa Untuk koordinator tiap kelas ditunjuk pandebaik.com (jurusan Fisika), Pande Donny (Biologi 1), Rai’Poyox (Biologi 2), Sari Herawati (Sosial 1) dan Fiffy Rahmi (Sosial 2).

Regards, PanDe Baik

Kontak Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 kelas A1 Fisika

13

Category : tentang KuLiah

Masih berkaitan dengan perburuan saya terhadap keberadaan beberapa Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 khususnya yang berada di kelas A1 Fisika, berikut beberapa orang yang sudah diketahui keberadaannya. Rata-rata saya bersua mereka di jejaring sosial FaceBook, jadi bagi rekan yang kini sudah memiliki akun silahkan melakukan ‘add friend’ dengan mengklik link akun mereka masing-masing.

No. Nama Alumni Kontak
1 PanDe Baik

FaceBook

2 Agus Suadnyana FaceBook
3 Eko Hariyanto FaceBook
4 Uco Isnaini FaceBook
5 Artha Wijaya FaceBook
6 Egga Sanjaya FaceBook
7 Agus Desi ‘Ketuk’ Arnawan FaceBook
8 Ida Bagus Adnyana FaceBook
9 Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana FaceBook
10 Wayan Putrayanna FaceBook
11 Surya ‘Ajik’ Wisena FaceBook
12 Komang ‘Bokir’ Budiana FaceBook
13 Wayan Ariasa dan FaceBook
14 Agus ‘Cobra’ Wirakusuma. FaceBook
15 YuLi YuListiowati FaceBook
16 Ayu Manik FaceBook
17 Piet ‘Vitria’ Sinyo. FaceBook
18 Aryawati FaceBook
19 Fenny Muriani FaceBook
20 Oka Mastini FaceBook
21 Henny Nofianti FaceBook
22 Wisna ‘Boxer’ FaceBook
23 Mulyono Ponsel
24 Fanny Ponsel
25 Yogi Ponsel
26 Iddi Harinasutha Ponsel
27 Mayun Suma Budana Ponsel
28 Suardika Mumun Ponsel
29 Ketut ‘Gung’ Sudiasa Ponsel
30 Kristiana Ponsel
31 Purjani Ponsel
32 Prama ‘Bos Genk’ Ponsel
33 Dwi Sabda Ponsel
34 Suardika ‘B’ Jimbaran Belum terdeteksi
35 Suardika ‘A’ Kedonganan Belum terdeteksi
36 Madek Suastika Belum terdeteksi
37 Wirya Negara dan Belum terdeteksi
38 Sudarsana Belum terdeteksi
39 Sugiarta ‘Kuning’ Belum terdeteksi
40 Indrawati Belum terdeteksi
41 Yulianti Belum terdeteksi

Besar Harapan saya ada yang berkenan mengabarkan apakah ada Rekan2 yang masih kontak dengan mereka yang belum terdeteksi…

Terima Kasih…
Regards, PanDe Baik

HP ProBook 4320s, Huawei HSDPA dan IM2 Unlimited

Category : tentang TeKnoLoGi

“berkhayallah setinggi yang kau mampu, kemudian berusahalah untuk mencapainya… jikapun tak mampu kau raih, Tuhan pasti kan memberikan jalan…”

Saya percaya itu.

Adalah LPSE, Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Badung memberikan beberapa fasilitas penting yang tujuannya untuk menjamin tim yang bernaung dibawahnya, tetap terkoneksi dengan dunia maya, untuk dapat menjalan tugas sepenuhnya. Fasilitas tersebut antara lain sebuah NoteBook premium HP ProBook 4320s, Modem Huawei HSDPA dan IM2 Unlimited. Dibandingkan dengan sebuah perangkat mobile bernama BLackBerry ditambah biaya bulanannya, sebenarnya fasilitas tersebut jauh lebih mahal. Namun lantaran kalah di Image, niatan untuk memberikan fasilitas sebauh perangkat BLackBerry pada setiap personal dalam tim, langsung diurungkan.

Dibandingkan dengan perangkat pribadi yang saya miliki, setelah dijajal tentu saja hasilnya terpaut jauh. Sebuah perangkat Compaq CQ40 ditambah modem Speed Up tahun 2007 dan kartu pasca bayar StarOne Unlimited dengan biaya bulanan 50ribuan sebulan, tentu saja bukan lawan sebanding dengan fasilitas diatas baik secara offline maupun online.

Pengujian secara Offline dengan menggunakan games Need For Speed Undercover, hasilnya sudah jelas terlihat. Untuk sebuah perangkat Compaq, saya masih sempat untuk melakukan beberapa aktifitas kecil sembari menunggu perpindahan menu, ke balapan yang diinginkan. Apalagi kalau balapan tersebut merupakan satu ‘skenario’ yang mendukung jalannya cerita. Tidak demikian halnya dengan perangkat ProBook yang tidak memberiak jeda terlalu lama. Bisa dikatakan, mood saya untuk melakukan balapan jadi selalu terjaga. Hehehe…

Begitu pula dengan Uji secara Online. Untuk sebuah perangkat modem Speed Up ditambah Koneksi StarOne Unlimited, kecepatan maksimum yang diijinkan hanyalah setinggi 153kbps, itupun rata-rata kemampuan pengunduhan file, aplikasi ataupun video porno ups… paling besar sekitar 20kbps. Itupun jarang-jarang bisa didapatkan. Rata-rata sekitar 10 kbps sudah untung. Namun untuk pemakaian terakhir, tercatat sekitar 9 GB data atau setara dengan 383,5 jam untuk satu bulannya. Untuk bisa mencapai jumlah ini, koneksi kerap saya tinggalkan ketika melakukan aktifitas download, karena untuk mendapatkan satu buah video berkualitas HD High Definition atau HQ High Quality, biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) jam.

Bagaimana dengan IM2 Unlimited ?

Berdasarkan pengujian pada koneksi IM2 Unlimited ditambah Modem Huawei HSDPA, kecepatan koneksi yang saya dapatkan maksimum sekitar 2,7 Mbps. Berapa kali lipat ya ? Sudah begitu, rata-rata kemampuan pengunduhan filenya sekitar 700kbps. Ups… dalam hitungan tak sampai satu jam, saya pribadi ternyata bisa mendapatkan data sejumlah 1,89 GB. Adapun yang saya ambil dalam kurun waktu tersebut adalah tiga buah aplikasi Emulator dari sistem operasi ponsel milik Nokia, Symbian untuk N97 (500an MB), Symbian 5th Edition (600an MB) dan Symbian^3 (700an MB). Dalam waktu tak kurang dari satu jam.

Jujur saja, koneksi Unlimited kecepatan tinggi, memang menjadi khayalan saya awal tahun lalu. Apalagi ketika iseng mencoba beberapa Emulator/Simulator sistem operasi ponsel dari Symbian, BLackBerry, Android hingga Windows Mobile yang rata-rata installernya minimal berukuran 200MB. Maksud hati ingin menjajal yang lain, apa daya StarOne membutuhkan waktu 5 jam pengunduhan. Itupun tidak dijamin keberhasilannya.

Sudah sepatutnyalah saya bersyukur atas semua fasilitas yang diberikan untuk menunjang kinerja dan aktifitas yang sudah seharusnya menjadi wewenang dan tanggung jawab kami sebagai anggota tim LPSE. Jika semua fasilitas sudah disediakan dan ditanggung, bukankah tidak ada alasan lagi untuk ‘tidak bisa bekerja’ bukan ?

Murahnya Starter Pack Identitas Perdana Pengguna Ponsel

11

Category : tentang TeKnoLoGi

Apa sih Starter Pack itu ?

Starter Pack menurut Wikipedia adalah sebuah paket yang dirancang untuk melayani awal dari suatu layanan, mengandung banyak item yang telah ditentukan sebelumnya agar dapat digunakan sesuai aturan.

Dalam konteks pengguna ponsel, Starter Pack boleh dikatakan sebagai identitas awal sebelum melakukan komunikasi. Biasanya disebut juga sebagai kartu perdana. Starter Pack atau Kartu Perdana ini dikemas dalam bentuk dan warna yang menarik perhatian pengguna ponsel bergantung pada operator yang menyediakannya. Isinya mencakup sim card Nomor yang nantinya akan digunakan oleh pengguna ponsel, beberapa aturan baku seperti pengisian ulang dan pengecekan pulsa, maupun cara mengakses fitur-fitur yang disediakan dan tentu saja Bonus yang menyertainya. Terkait Bonus yang disertakan pun beragam. Yang paling umum adalah penyertaan Pulsa senilai tertentu.

Percaya atau tidak, di tahun-tahun awal peredaran ponsel di tanah air, kisaran tahun 2000-an kalo gak salah, yang namanya Kartu Perdana masih berharga mahal untuk ukuran kantong. Informasi ini didapat dari salah seorang kerabat yang saat itu sudah memiliki sebuah ponsel. Untuk mendukung komunikasi saat itu ia memilih Perdana dari operator Telkomsel yang ditebus dengan harga 650.000 saja. Waaaahhh… kalo kartu perdana saja sudah segitu bagaimana dengan ponselnya ? hehehe… sekedar informasi pada rentang tahun tersebut, harga sebuah ponsel pintar dari Nokia yaitu seri 7650 kurang lebih 10 (sepuluh) kali lipat harga kartu perdana tersebut.

Makin jauh kesini seperti halnya harga jual sebuah ponsel, harga sebuah Starter Pack atau yang disebut sebagai Kartu Perdana ini pun makin murah. Saya sendiri membeli Kartu Perdana pertama dari operator Telkomsel sekitar tahun 2003 dengan harga 50.000 saja. Berselang 6 (enam tahun) harga tersebut turun drastis hingga bisa didapatkan dengan dua lembar uang seribuan. Itupun merupakan harga resmi dari operator, bukan harga obral dari penjual. Percaya gak ? Hehehe…

Adalah operator Excelcomindo atau yang dikenal dengan XL melepas sebuah Starter Pack atau kartu perdana dengan nomor 087861392926 seharga 2.000 saja. Harga ini sudah termasuk pulsa senilai 2.000 dan dapat digunakan untuk aktivasi layanan pada handset BlackBerry. Menarik bukan ? Kartu Perdana ini berlaku hingga bulan Mei 2010, yang biasanya kalo dalam rentang sebulan terakhir belum laku dijual maka harga tersebut akan diturunkan atau dibagi gratis. Karena jika sampai melewati batas waktu tersebut maka kartu tidak dapat digunakan lagi dan tidak mendapatkan kompensasi penggantian biaya dari pihak operator.

Murahnya harga sebuah Starter Pack atau Kartu Perdana ini bak sebilah pedang, bisa memiliki efek positif dan tentu saja negatifnya, tergantung dari penggunanya. Dirasakan Positif karena bagi pengguna Pemula tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk mencoba layanan dari para operator telekomunikasi. Jikapun tidak puas, dapat beralih pada operator lainnya. Dirasakan Negatif ya karena bagi pengguna yang nakal, Kartu Perdana bisa digunakan dengan mudahnya untuk mendukung modus aksi penipuan. Apalagi kalo bukan dengan mengirimkan sms yang mengabarkan bahwa si penerima mendapatkan bonus pulsa jutaan rupiah dan untuk mengkonfirmasinya bisa menghubungi nomor tersebut. Kalopun tidak berhasil dan tercium aparat ya tinggal membuang nomor tersebut saja.

Kenapa saya katakan ‘dengan mudah ? karena ternyata untuk Proses Registrasi Kartu Perdana (sebelum dapat digunakan) tidak serumit dan seseram yang dibayangkan sebelumnya. Pengguna dapat mencantumkan nama orang lain, demikian pula dengan nomor kartu identitas dan kota domisili. Kartu langsung dapat digunakan saat itu juga tanpa harus menunggu konfirmasi 1×24 jam.

Bisa jadi kemudahan ini pula yang kemudian membuat maraknya modus aksi penipuan lewat sms, terutama bagi mereka yang baru saja mengenal dunia telekomunikasi mobile.