Luna Maya di UU ITE-kan ???

21

Category : tentang Opini

Seakan gak percaya dengan pemberitaan sejumlah infotaiment di layar televisi yang menggiring opini publik untuk memojokkan seorang artis yang kerap menghiasi wajah iklan setelah sang artis mengeluarkan unek-unek kemarahannya lewat sebuah jejaring sosial mikro blogging Twitter. Luna Maya meng-update statusnya kurang lebih mengatakan ‘”nfo‘tai’ment lebih rendah dari sampah…” dan bisa ditebak, reaksi yang ditunjukkan oleh mereka yang terlibat dalam ranah info‘tai’ment sangat berlebihan, bahkan sempat terlontar ide untuk menuntut sang artis dengan menggunakan UU ITE yang sebenarnya sudah sempat ditentang oleh mereka yang bergerak dibidang pencari berita.

Mari jernihkan pikiran kita dahulu. Siapa sebenarnya orang-orang dibalik info’tai’ment itu dan siapa Luna Maya. Bagi saya pribadi, orang-orang yang terlibat dalam sebuah “mahakarya hiburan” info’tai’ment seperti yang dikatakan oleh Luna Maya itu adalah tak lebih dari orang-orang yang mencoba mempublikasikan setiap detail pribadi kehidupan seorang artis tak terkecuali seorang Luna Maya. Entah itu tentang fakta yang belum terungkap, fakta yang benar-benar terjadi hingga fakta yang dibuat-buat alias gosip. Golongan terakhir inilah yang kerap menghiasi pemberitaan sejumlah info’tai’ment tersebut. Sedari pagi hingga sore hari, begitu terus berulang kali hingga saya sebagai salah seorang publik masyarakat merasa ‘apa gak ada tontonan lain lagi nih ?

Kita masih ingat bagaimana seorang Luna Maya disebut sebagai seorang Groupies sebuah band terkenal dan merusak rumah tangga sang vokalis band tersebut, belakangan malah digosipkan telah menikah siri. Seumpama Luna Maya tidak benar menikah siri dengan vokalis yang dimaksud, apakah boleh saya selaku penonton info’tai’ment menyatakan mereka hanyalah tukang gosip ? sah sah saja kan ? dan bagaimana reaksi sang artis yang digosipkan ? apakah mereka tidak berhak marah dan melampiaskan melalui media yang ia miliki ? Luna memiliki akun Twitter, maka lewat Twitter lah ia berkeluh kesah, karena peruntukkannya memang demikian. Seandainya pun Luna memiliki sebuah BLoG, barangkali semua unek-uneknya pun dilepaskan disitu. Hmmm… terdengar sebagai pengalaman pribadi nih…

Sekarang kita lihat seorang Luna Maya, seorang artis yang begitu penuh dedikasi dalam bekerja. Tak hanya menjadi wajah iklan dari sebuah operator seluler, namun juga menjadi host bahkan penyanyi dadakan. Terlepas dari ‘aji mumpung seperti yang dikatakan salah satu info’tai’ment terdahulu, bagi saya pribadi sah sah saja apabila kita memanfaatkan momen atau peluang yang ada selama kita mampu menjalaninya. Biarlah kelak orang lain yang menilai pantas tidaknya bidang itu dilanjutkan. Ketika  kehidupan pribadinya mulai diotak atik oleh para pencari gosip info’tai’ment, ia berusaha berontak. Tak sekali ini ia terlihat tak suka didekati para pencari berita tak jelas. Sayangnya sikap ini tak direspon baik oleh para pencari fakta yang dibuat-buat itu maupun asosiasi artis sekalipun. Yang barangkali bisa diharapkan bakalan membuat satu peraturan jelas tentang sejauh mana mereka (para info’tai’ment) memberitakan dan mengusik pribadi sang artis. Jika sudah sampai pada ranah pribadi ya ‘stop sampai disitu, Anda gak boleh berlebihan meng-eksposenya.

Sayang, alasan bahwa Luna adalah seorang public figure dan masyarakat berhak tahu apa yang dilakukan oleh Luna menjadi senjata utama dalih para pencari fakta yang gak jelas tersebut. Jangankan gosip pernikahan sirinya, bahkan saat wajah seorang artis ditumbuhi jerawat dan ketahuan oleh info’tai’ment pun bisa menjadi bahan hiburan menarik. Hingga saya tidak menyalahi kalo masyarakat jauh lebih mengetahui siapa dan bagaimana seorang artis ketimbang tetangganya sendiri. Eksploitasi berlebihan ini didukung pula oleh mereka (para artis) yang haus akan popularitas dan merasa memerlukan kehadiran para info’tai’ment tadi ketika pamornya mulai menurun, entah dengan satu perlaku yang kontroversial dan cenderung mengundang.

Yang paling saya anggap kekanak-kanakan adalah ketika hampir semua info’tai’ment berusaha menyajikan laporan dan liputan mereka secara berlebihan terhadap seorang artis yang kebetulan menjadi bintangnya saat itu, baik secara fakta yang terjadi hingga yang dibuat-buat, sedemikian seringnya, setiap hari bahkan, ditonton oleh sekian juta pasang mata diseluruh tanah air, langsung kebakaran jenggot ketika seorang artis yang gerah dengan pemberitaan tersebut berusaha melampiaskan uneg-uneg-nya melalui satu media yang ia miliki yang barangkali hanya diketahui oleh sekian ribu temannya. Satu media yang hanya bisa diakses oleh mereka yang paham koneksi internet.

luna_kaudanaku_1024

Yah, tidakkah kita bisa mengganggap ini semua sebagai satu pembelajaran, kritik pada diri masing-masing ? bagi para pencari berita info’tai’ment tak bisakah mencari berita yang jauh lebih berbobot dan tidak selalu mengusik pribadi sang artis ? barangkali mengangkat tema mereka yang memiliki prestasi diluar ketimbang yang hanya mementingkan popularitas ? walaupun saya tahu, itu sama sekali tidak menjual dan mampu menghibur jutaan pemirsa yang pada akhirnya mengharapkan sesuatu yang lebih. Dan bagi para artis agar membentengi diri masing-masing dari serbuan para pencari gosip, yang saya sendiri bingung mau dibentengi dengan cara apa… hehehe… karena mereka (para info’tai’ment) seakan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan satu dua patah kata yang kemudian dipotong dan dipelintir untuk membumbui isi cerita…

Terserahlah jika ada yang menganggap saya membela Luna Maya lantaran kecantikannya dan tulisan diatas adalah satu pembenaran saja, namun hanya melalui media inilah saya mampu mengungkapkan uneg-uneg seperti halnya seorang Luna Maya. Suka atau tidak, Anda sudah diberikan pilihan. Tinggal pindah alamat blog, baca yang jauh lebih berbobot dan semuanya beres. Demikian pula halnya saya, emoh dan muak dengan tayangan info’tai’ment, ya tinggal pindah channel. Gak usah pake nuntut-nuntut segala. Apalagi pake UU ITE. Toh setiap orang punya hak untuk mengkritik dan dikritik… tidak hanya mereka (para info’tai’ment) saja yang berhak segalanya…

Salah Kaprah WCDMA

22

Category : tentang TeKnoLoGi

Setahun terakhir yang namanya internet makin menjadi trend disemua kalangan masyarakat Indonesia. Tidak hanya remaja yang biasanya menjadi target paling menguntungkan bagi para operator, tapi juga para Bapak-Ibu yang sudah berumur tak mau kalah. Penyebabnya apalagi kalo bukan kehadiran jejaring sosial FaceBook yang menjadi satu syarat mutlak bagi para pengguna ponsel terkini atau bagi mereka yang ingin dikatakan ‘gaul dilingkungannya. Dari yang bertujuan untuk mencari teman hingga mencari dukungan (pilkada). Dari yang hanya sekedar ingin tau hingga iseng mencari para mantan mereka. Hehehe… mantan teman hingga mantan pacar. Ups…

Untuk bisa mewujudkan itu, maka beramai-ramailah orang mencari tau koneksi internet yang murah milik operator mana dan tentu saja memilih media yang digunakan. Modem adalah salah satu media yang dimaksud. Jika tahun 2000an awal modem hanya bisa digunakan bagi mereka yang bekerja ditempat tertentu, kini sudah tersedia modem yang dapat digunakan secara mobile dimana saja. Dari segi bentuk, modem terkini pun sudah lebih simpel, mudah dibawa atau dikantongi. Dari segi koneksi tak harus bergantung lagi dengan telepon rumah, namun menyesuaikan dengan frekuensi operator terkini. Dua frekuensi yang paling familiar dikenal adalah GSM dan CDMA.

Sayangnya masih banyak orang yang kebingungan mengelompokkan operator mana saja yang dapat digunakan sebagai koneksi internet pada masing-masing modem. Ketidaktahuan ini makin diperparah oleh minimnya pengetahuan atau informasi yang dimiliki oleh penjual atau customer service masing-masing operator. Hal yang sering saya jumpai adalah adanya pemahaman bahwa cukup membeli satu jenis modem yaitu yang mendukung GSM karena modem jenis ini mendukung pula frekuensi CDMA. Padahal yang dimaksud dengan CDMA itu sebenarnya adalah WCDMA.

Menurut Wikipedia, WCDMA atau Wideband Code-Division Multiple Access atau biasa ditulis Wideband-CDMA atau W-CDMA, merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM, biasa disebut juga UMTS (Universal Mobile Telecommunication System). Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja.

WCDMA

Sebaliknya pengertian menurut beberapa penjual maupun para oknum Customer Service operator tertentu, tetap ngotot bahwa WCDMA yang dimaksud sebagaimana tertera pada sebuah modem GSM selalu identik dan dapat digunakan oleh para operator CDMA seperti TelkomFlexy, Esia, Fren atau Starone Indosat. Ketidaktahuan inilah yang kemudian menjadi awal kekecewaan, karena terlanjur mempercayai omongan para penjual modem ataupun oknum CS operator tertentu. Berhubung adanya keinginan untuk mendapatkan tarif lebih murah ketimbang tarif ketentuan dari masing-masing operator GSM, mereka terlanjur membeli kartu perdana plus tambahan pulsa yang kemudian diketahui tidak bisa digunakan pada modem dimaksud.

Yang menggelikan adalah ketika sang oknum penjual atau CS sebuah operator ditanyakan secara langsung, mereka berdalih bahwa kartu perdana yang sudah terlanjur dibeli harus diregistrasi terlebih dahulu (-semua orang juga tahu-) plus penambahan pulsa dalam nominal tertentu. Hahaha… Bohong Besar !!!

Padahal sudah jelas kalo sebuah kartu perdana CDMA tidak diperuntukkan atau tidak dapat digunakan pada sebuah modem GSM. Hanya karena salah kaprah terkait frekuensi atau jaringan WCDMA tadi.

Belakangan memang sudah jarang kita dengar vendor ponsel merilis ponsel mereka yang mendukung frekuensi atau jaringan WCDMA, karena yang namanya perkembangan teknologi makin canggih, istilah frekuensi tersebut sudah berkembang menjadi UMTS, HSDPA atau HSUPA yang tentu saja memiliki tingkat kecepatan akses data yang makin tinggi. Sekedar informasi beberapa ponsel yang dahulunya diklaim mendukung frekuensi atau jaringan WCDMA adalah Nokia 7600 (yang bentuknya mirip ketupat) atau N91 (ponsel pertama Nokia yang memiliki memori internal/hard drive 4 GB).

Need For Speed Undercover… and it’s DONE

6

Category : tentang KHayaLan

…akhirnya… selesai juga misi yang diemban sepanjang permainan atau games balap mobil ‘Need For Speed Undercover’ dalam waktu yang cukup singkat. Hanya satu bulan. Satu kejutan tentu saja, mengingat ini pertama kalinya saya mencoba memainkan genre balap mobil.

Merunut jalan cerita, konflik paling menegangkan terjadi saat menjalankan misi ‘menjatuhkan (baca : membunuh) lawan dengan menggunakan mobil. Aksi kejar-kejaran serta adegan menabrakkan diri pada kendaraan lawan mengingatkan saya pada sebuah misi serupa pada games Grand Theft Auto ‘Vice City’. Hal tersulit adalah ketika melakukan misi serupa terhadap sang musuh utama yang ternyata adalah ‘si pemberi pekerjaan. Sound’s familiar. Hehehe…

Tertangkapnya pelaku terakhir memerlukan waktu yang tidak sedikit mengingat akal bulus yang selalu mengarahkan laju kendaraan ke sekitar stadion yang memiliki dua jalur jalan sebidang, atas dan bawah. Kendalanya adalah apabila kita terlalu jauh dari target, melewati batas waktu yang ditentukan, misi otomatis dibatalkan. Artinya mengulang lagi sedari awal.

Budgatty 2

Yang perlu dicermati adalah penggunaan kendaraan untuk melakukan pengejaran dan pembunuhan. Perlu diketahui bahwa kendaraan yang digunakan lawan adalah BMW M6, sehingga untuk dapat mengejar ketertinggalan laju minimal kendaraan yang digunakan setara atau malah jauh lebih powerfull. Namun, walaupun kendaraan yang digunakan sudah sekelas Bugatti Veyron 16.4 yang notabene memiliki power tertinggi setelah di-upgrade, tidak semudah yang dibayangkan rupanya. Karena kecepatan yang tinggi bakalan mubazir ketika melaju pada stadion yang memiliki track pendek dan memutar.

Cerita berakhir ketika sang pemberi pekerjaan ini tertangkap oleh polisi dan (tentu saja) kita dibebaskan dari segala tuduhan. Sayang, gadget yang sebelumnya dapat digunakan untuk menunjukkan GPS Map (T-Mobile Sidekick) sebagai petunjuk ‘tugas’ yang bisa diambil sembari menjalankan misi (Sprint, Outrun, Cost to State, Highway Battle dll), ditahan oleh polisi sebagai barang bukti. Sehingga pasca cerita berakhir untuk dapat menjalani ‘tugas’ sampingan ini kita hanya bisa mengandalkan apa yang tersaji pada layar, disesuaikan dengan lokasi terdekat.

TMOB

Sejauh ini apa yang dijalani sepanjang permainan bisa dikatakan sangat mengasyikkan, apalagi ketika menguji kendaraan tertentu yang telah di-upgrade kemampuannya ke tingkat paling powerfull. Sayang, mungkin karena tidak ada lagi tantangan yang bisa dijalani, rasa bosan pun saya alami setiap kali saya mencoba ‘Need For Speed Undercover’ sedari awal lagi. Mungkin sudah saatnya mencoba games lain. ‘Need For Speed SHIFT’ barangkali ?

Motorola Q9 Smartphone Jadul berkeypad QWERTY

18

Category : tentang TeKnoLoGi

Sejatinya Motorola bukanlah pendatang baru dikancah persaingan ponsel gembul berkeypad QWERTY, karena seri Q9 ini sudah dirilis jauh sebelum histeria akan BlackBerry meledak di negeri ini. Tepatnya bulan Februari 2007 hampir berbarengan dengan diluncurkannya ponsel sejenis milik Nokia yaitu seri E61i.

MotoRola Q9h 1

Ponsel yang mengadopsi sistem operasi Windows Mobile 6.1 Standar Edition versi Smartphone ini merupakan lanjutan dari seri sebelumnya Q8 yang lebih menyerupai ponsel terkini milik Nokia yaitu E71, lengkap dengan wrist arms yang biasanya dihadirkan pada sebuah piranti keyboard pada PC. Meskipun dirilis sudah hampir tiga tahun lalu namun ponsel milik Motorola ini masih layak ikut bersaing mencuri pasar ponsel berkeypad QWERTY yang telah dipenuhi oleh vendor lokal.

Tak banyak fitur yang ditawarkan. Koneksi 3G HSDPA, koneksi nirkabel Bluetooth dan kamera 2 megapixel dengan flash dan tentu saja tambahan memory eksternal. Tanpa layar sentuh, tanpa kehadiran WiFi ataupun fitur navigasi. Meski demikian, layar horisontalnya sudah mengadopsi landscape standar 320×240 pixel, MP3 ringtone dan Java Manager.

Terkait format ringtone ini, tidak lagi harus menggunakan format WMA yang merupakan format standar sistem operasi Windows Mobile, namun agar bisa digunakan sebagai nada panggil, aturannya tetap sama yakni meletakkan file audio pada folder C:\Applications Data\Sound. Yang artinya apabila file audio yang diinginkan untuk menjadi nada panggil masih dalam durasi utuh sebuah lagu, maka ukuran filenya akan memberatkan memori internal yang disediakan.

Java Manager adalah aplikasi tambahan yang digunakan untuk mengeksekusi aplikasi dan games dalam format Java. Berbeda dengan seri sebelumnya Q8, seri ini sudah mengadopsinya secara default, itu artinya pengguna dapat memanfaatkan aplikasi tambahan dari pihak ketiga sesuai kebutuhan yang diinginkan. Yang menarik, pada menu sudah terdapat shortcut khusus untuk menuju fungsi Bluetooth, sehingga pengguna tak lagi direpotkan dengan jalur resmi yang biasanya digunakan.

Saat ini hampir semua ponsel berkeypad QWERTY identik dengan fitur koneksi internet, browser, chatting hingga jejaring sosial seperti FaceBook. Meski ponsel sudah mengadopsi browser Opera sebagai alternatif selain browser bawaan, tak satupun terlihat shortcut yang menuju aplikasi chatting ataupun jejaring sosial. Yang artinya pengguna diwajibkan mengunduhnya sendiri dari pihak penyedia untuk mendapatkan fitur yang diinginkan.

Terkait form factor yang sudah mengadopsi keypad QWERTY, penggunaan keypad ini sedikit berbeda dengan ponsel sejenis, diperlukan sedikit penyesuaian termasuk dalam mengakses kedua tombol softkey, karena selain tombol navigasi, dua tombol panggil/end, dan dua tombol softkey tersebut,  masih terdapat empat tombol shortcut yang disediakan yakni Browser, Home, Clear/Back dan Messaging.

MotoRola Q9h

Tawaran yang paling menarik adalah Documents to Go yang menyajikan aplikasi standar Office seperti Word, Excel dan PowerPoint, tidak hanya berfungsi sebagai viewer tapi juga editing. Satu hal baru mengingat baik pada rilis ponsel sebelumnya maupun sistem operasi sebelumnya, kemampuan aplikasi ini tidak disertakan secara default.

Walaupun ponsel Motorola Q9 ini beredar secara resmi di Indonesia, jangan berharap bakalan ada pengaturan menu Bahasa Indonesia. Hehehe… Karena secara default, bahasa Indonesia tidak didukung oleh ponsel Smartphone berbasis Windows Mobile. Maka dari itu, saya pribadi tidak merekomendasikan ponsel ini untuk digunakan oleh awam, terutama bagi mereka yang tidak memahami Bahasa Inggris. Apalagi untuk dapat mengakses fitur-fitur yang umum digunakan seperti penggantian Profil, nada dering hingga alarm, dibutuhkan langkah-langkah yang tidak biasa terdapat dalam ponsel umumnya.

Dengan harga jual 1,9 juta rupiah, agaknya vendor Motorola masih ingin ikut serta mengisi kekosongan dan meramaikan pangsa pasar ponsel berkeypad QWERTY dengan beberapa vendor besar seperti LG dan Samsung yang telah berusaha merilis ponsel mereka pada rentang harga 1,5 sampai 2 juta rupiah.

Nokia E72 si tipis yang PowerFull

10

Category : tentang TeKnoLoGi

Histeria BlackBerry tampaknya makin menjadi. Setelah para vendor ponsel lokal beramai-ramai menggempur pasar dengan harga murah plus fitur multimedia, tak ketinggalan para vendor ternama seperti LG, Motorola ataupun Samsung mulai berusaha ikut serta merilis tipe sejenis. Tak ketinggalan vendor ternama dari Finlandia, Nokia.

Nokia sebenarnya sudah lama menjadi pemain di pangsa pasar ponsel gembul QWERTY, seri E61 merupakan salah satu ponsel pembuka. Makin jauh perkembangan yang dilakukan, ponsel yang dilahirkanpun makin menarik perhatian. Duo seri terakhir E71 dan versi murah E63 kerap disandingkan dengan sang pelopor, yang tentu saja masih jauh tertinggal mengingat dari segi fitur dan fungsi yang diperuntukkan bagi kalangan pebisnis belum mampu minimal menyamai produk mereka.

E72 Nokia

Nokia E72 dirilis ketika pasar dihebohkan dengan kehadiran versi murah dari sang pelopor, BlackBerry yang diluncurkan dengan nama Gemini (8520). Salah satu fitur baru yang membedakan dengan rilis lama mereka adalah hadirnya Trackpad, fitur yang kerap berada pada Notebook, demi mengantisipasi keluhan pengguna BlackBerry sebelumnya terkait tombol navigasi Trackball yang kerap macet akibat kotoran yang mengendap pada roda –permasalahan yang juga dikeluhkan oleh pengguna mouse versi trackball (bukan optik)-. Fitur ini sebelumnya sempat digunakan pula oleh ponsel smartphone milik Samsung seri i780.

Seperti halnya sang pendahulu Nokia E71, seri terkini dari vendor Finlandia ini secara visual tak jauh berbeda, sama-sama mengadopsi keypad QWERTY dengan layar horisontal. Penambahan fitur navigasi Trackpad merupakan nilai tambah melengkapi navigasi konvensional yang selama ini digunakan. Trackpad ini dapat diatur penggunaannya, dari pengaktifan hingga sensitifitasnya. Fungsi lain dari Trackpad ini adalah sebagai tombol OK yang akan bereaksi ketika ditekan.

Banyak hal baru yang diadopsi Nokia E72, bisa dimaklumi lantaran dirilis sebagai penyempurnaan seri sebelumnya. Resolusi kamera 5 MP dengan fitur autofokus, Nokia Messaging yang mampu melakukan fungsi Push Email layaknya BlackBerry, dari akun yahoo, gmail, hingga yang personal seperti pandebaik.com misalnya.  Selain itu ada Switch yang digunakan sebagai sarana berbagi data, kontak dan lain sebagainya antar ponsel Nokia, Modes yang fungsinya serupa dengan Profile namun meliputi pengaturan Thema, akun email yang digunakan, shortcut pada tampilan awal hingga wallpaper yang digunakan. Ada juga Intranet, fungsi terbaru dari Nokia yang memungkinkan ponsel terhubung pada jaringan network local untuk mengakses data setempat.

E72 GPS

Dibandingkan dengan seri 6720 Classic, ponsel Nokia terakhir yang saya review, fungsi GPS-nya tidak jauh berbeda, hanya saja untuk penggunaan indoor masih kalah, tidak dapat mendeteksi satelit dengan baik, sehingga membutuhkan waktu tambahan untuk mencari lokasi secara offline (tanpa menggunakan koneksi internet). Fitur lainnya seperti Nokia Font Magnifier (pembesaran huruf pada menu), WiPresenter (presentasi menggunakan WiFi) dan MultiScanner (pembaca teks atau kartu nama seperti fungsi OCR pada Scanner) sebenarnya bukan lagi sesuatu yang baru mengingat banyak penyedia pihak ketiga mampu memberikan fungsi sama pada sebuah ponsel biasa.

E72 Multiscanner
E72 OFFice

Diantara fitur dan fungsi baru yang bersifat surprise adalah aplikasi QuickOffice. Aplikasi ini dapat digunakan secara penuh baik untuk viewer dokumen hingga editing data. Satu fungsi yang belum dimiliki oleh banyak ponsel bertipe Smartphone termasuk diantaranya BlackBerry. Penggunaan Prosesor hingga 600 MHz memberikan akses menu yang lebih gegas ketimbang pendahulunya. Meski belum mengadopsi yang tercepat (saat ini dipegang oleh Samsung Jet dengan 800 MHz), minimal sudah menyamai prosesor yang dimiliki sang pelopor yaitu BlackBerry.

Tambahan lainnya adalah koneksi WiFi yang kabarnya sudah dapat digunakan untuk komunikasi antar pengguna, yang artinya tidak menghabiskan pulsa, geotagging yang mampu menambahkan informasi lokasi pada foto yang diambil, dan tentu saja OVI Store, penyedia content resmi milik Nokia.

Nokia E72, kehadiran seri terkini pada segmen pebisnis ini agaknya benar-benar diharapkan mampu bersaing ditengah dominasi vendor Kanada, BlackBerry. Kita lihat saja…

I K R A R tentang Kau dan Aku

26

Category : Cinta

“…meniti hari.. meniti waktu…

Membelah langit.. belah samudra…

Ikhlaslah Sayang.. kukirim kembang…

Tunggu aku.. Tunggu aku…

Penantianmu.. Smangat Hidupku…

Kau Cintaku.. Kau Intanku…”

Gak terasa sudah menginjak tahun keempat, kami menjalani hidup untuk saling mengisi saling melengkapi. Banyak hal yang terjadi selama itu, namun bersyukur kami tetap bisa menjaga agar jalan yang dilalui tetap berada pada jalurnya.

Hidup berumah tangga itu ternyata susah.

Susah karena kami harus memilih untuk memprioritaskan satu dua kepentingan bersama diatas keinginan dan ego pribadi. Susah karena kerap kepentingan bersama itu tak enjoy kami lakukan, demi menjaga harkat dan martabat keluarga. Demi anak dan masa depan kami kelak.

Hidup berumah tangga itu ternyata gampang.

Gampang karena kami ternyata masih mampu untuk saling berbagi, tetap mengerti satu sama lain. Gampang karena masih banyak keluarga, family dan teman yang berkenan membantu ketika kesulitan satu persatu harus kami hadapi.

Sudah Empat tahun ya…

“…do’a kan lah sayang… harapkanlah manis…

Suamimu… Suami yang baik…”

(IKRAR – Iwan Fals / Album ‘Belum Ada Judul 1992)

untuk ALit Ayu Kusumadewi, untuk perkawinan kita yang ke-4…

I LOVE U…

MiRah dan MiRah (lagi)

6

Category : tentang Buah Hati

Rasanya ga’ada habisnya kalo pengen bercerita tentang MiRah, putri kecil kami. Pagi ketika ia terbangun dari tidurnya, dengan segera MiRah akan meminta untuk diantar ke kamar mandi, buang air kecil alias ‘ncing…’. Satu kemajuan besar bagi kami tentu saja, Mirah diusianya yang telah melewati 1,5 tahun ternyata sudah mampu menyampaikan keinginannya untuk buang air besar maupun kecil.

Memberi makan sikecil ternyata gak sesulit yang kami khawatirkan dahulu. Karena makan adalah hobi pertamanya MiRah. Hehehe… Segala macam makanan ia nikmati dengan lahap, mungkin itu sebabnya kini MiRah tak lagi doyan dengan susu bayinya yang memang ga’terasa apa-apa. Dari apel, salak, melon, pisang hingga mangga ia suka. Wafer, roti, pisang goreng hingga penganan tradisional. Nasi putih, nasi goreng, sayur, ikan ayam (hihihi…) hingga ‘u ah u ah jadi favoritnya. Sekedar tahu, ‘u ah u ah itu adalah lauk ikan laut yang ada sambel tomatnya, diaduk dengan nasi putih jadilah maem ‘u ah u ah… (istilahnya pedes kata MiRah).

Khusus untuk penghilang dahaga, MiRah lebih memilih minum air putih dari gelas miliknya ketimbang dot. Meski demikian, jika ia kami ajak jalan-jalan, pilihan pertama yang ia pinta sebagai bekal minum sepanjang perjalanan adalah teh. Demikian pula saat diajak maem diluar, teh tetap jadi favoritnya. Apalagi kalo ditambahkan dengan es batu jadilah ‘eng teh’ (sebutan untuk es teh versi MiRah).

MiRah 2

Mirah lebih suka nonton video ketimbang film anak-anak dilayar televisi. Terutama video yang saya buatkan khusus untuknya. Dari video ‘kumpulan foto masa kecil yang di-slide show plus tambahan musik anak-anak, video lagu anak-anak hasil download dari YouTube hingga video trailer film pendek karya Pixar. Hmmm… menurun dari Bapaknya nih. Hehehe…

Setiap akhir pekan, kami selalu menyempatkan diri mengajak MiRah keluar rumah dari sekedar jalan-jalan ke lapangan Puputan ‘Alun-alun Kota Denpasar untuk melihat air mancur, main ke arena bermain anak-anak di Tiara Dewata atau disebuah minimarket daerah Sesetan, hingga pulang kampung kerumah neneknya (dari pihak Istri) di Canggu. Terbatasnya lokasi tujuan yang kerap kami ajak, gak heran kalo setiap kali kami tanyakan pengen jalan-jalan kemana, jawabannya ya diantara ketiga opsi tersebut. ‘Alung-alung, posotan (arena bermian) atau nyari nenek adu (canggu).  Jika ditawarkan diluar opsi tersebut, dengan mantap MiRah akan menggelengkan kepalanya sambil berkata ‘ndak…

Bukan MiRah namanya kalo gak bisa bikin heboh, dari tawa ngakaknya yang kalo diajak becanda, tawa jahil yang berhasil mengerjai ibunya (tentu saja atas hasutan si Bapak) hingga tangisnya yang melengking mampu mengejutkan seisi rumah dan dengan segera menghampiri. MiRah selalu bikin rame suasana, dengan segala kelucuan, kepintaran hingga keluguannya menirukan kata-kata yang kami ucapkan.

Mungkin ada benarnya kata orang bijak bahwa Anak kecil itu bagaikan sebuah kertas kosong yang siap diisi dengan segala warna dan gambar. Tergantung dari apa yang kita ajarkan dan bimbing untuknya…

iyah uka aju aket…

20

Category : tentang Buah Hati

“MiRaaaahhh….”

“paaaa…” teriaknya lantang.

“Sini Gek…” panggil Ibunya.

“iyah uka aju aket… iyah uka aju aket…” sahut MiRah berulang-ulang.

“MiRah lagi buka baju jaket, Bu…” kataku berusaha menangkap dan menjelaskan kata-katanya.

MiRah dan MiRah

PanDe Putu MiRah GayatriDewi. Gak terasa usianya sudah menginjak 1,5 tahun. Waktu yang sangat cepat bagi kami. Rasanya baru kemarin ia kami gendong kemana-mana, kini sudah bisa berjalan bahkan berlari walaupun sesekali jatuh dan menangis.

Perkembangannya menakjubkan. Kami terheran-heran dibuatnya.

MiRah sudah pintar maem sendiri. Pagi bangun tidur, MiRah akan berjalan menuju dapur mencari Nenek yang sedang memasak dan mempersiapkan banten sehari-hari. Setelah digendong Nenek, MiRah biasanya akan minta maem nasi putih berisikan lauk atau kuah sayur yang telah matang. Setelah itu ia turun dari gendongan Nenek, berjalan keluar menuju ruang Keluarga dan naik serta duduk di kursi panjang. MiRah sudah siap sarapan pagi. Ketika Nenek membawakan sepiring nasi putih beserta segelas air dalam cup miliknya, MiRah akan bernyanyi ‘ale… ale… ale… ale…’ yang artinya minta diputarkan video cd kumpulan lagu anak-anak, dimana salah satunya berisikan lagu milik Trio Kwek Kwek ‘Yale… Yale…’.

MiRah sudah bisa maem sendiri di usia hampir menginjak 1,5 tahun. Kini ia juga sudah bisa melafalkan angka satu sampai sepuluh walaupun hanya dua suku kata terakhir dan terkadang loncat-loncat. Paling seringnya sih “atu… ua… empat… ujuh… lapan… milan… puluh…”. Kamipun memberikannya applaus sebagai tanda kekaguman padanya.

Berbicara dan merangkai kata adalah hal yang kini ia coba lakukan. MiRah mengerti dengan apa yang kami tanyakan padanya. Lewat komunikasi telepon sekalipun. Teman sampai heran mendengar suara kecil MiRah menjawab pertanyaan saya. Mirah juga mengerti kalo kami sedang membicarakan dirinya. Biasanya ia hanya akan tetawa terbahak-bahak atau cekikikan, hingga kami seringkali geregetan melihatnya.

MiRah senang sekali diajak jalan-jalan. Entah itu hanya di seputaran rumah, dengan motor maupun mobil. Di sepanjang perjalanan (jika keluar rumah) MiRah akan meminta saya untuk terus menjalankan kendaraan termasuk ketika berhenti di persimpangan jalan. “Lampunya warna apa Gek ?” “meyah…” “artinya harus berhen… ?” “tiiii….” Lanjutnya panjang.

MiRah akan berteriak heboh ketika menemukan berbagai keajabaian seperti ‘lampu bit bit –lampu berkedip-kedip-‘ ‘bak bung becal –mobil box, truk ataupun bus-‘ ataupun adik kecil yang dibonceng. Kehebohannya akan makin bertambah apabila kami tertawa melihatnya. Jadi makin ramai walaupun hanya bertiga.

MiRah sudah mulai genit. Ada satu cowok favoritnya yang kebetulan masih merupakan adik sepupu saya alias Om-nya MiRah yang baru kelas 5 SD, namanya Komang Gaul (dinamakan begitu karena selalu berpenampilan gaul)… Ketika Komang datang main kerumah, MiRah akan berteriak heboh. “Mang aulll… Bapaaaakkk… Mang aulll… Buuuu… Mang aulll…” hehehe… memberitahu seisi rumah kalo Mang Gaul datang… dan MiRah akan terlihat sedih ketika si Komang pulang. Ketika ditanya, MiRah akan menjawab, “puyang… bobo…” –Mang Gaul pulang. Dia Bobo. Huahahahaha…

MiRah dengan semua kemajuan dan kelucuan yang ia berikan pada kami menjadi penyegar bahkan obat yang manjur ketika kami pulang kantor, mendapati rumah begitu ramai dengan kehadirannya. Itu sebabnya saya secara pribadi lebih memilih tinggal dirumah dan bercanda dengan MiRah ketimbang disuruh keluar jalan-jalan sendirian. Gak enak rasanya, sepi kalo ga’ada tawa candanya sepanjang perjalanan…

We Love U MiRah… jangan nakal ya Nak.

Belajar Mengetik 10 jari dengan Rapid Typing

34

Category : tentang iLMu tamBahan

Yang namanya belajar itu tidak mengenal waktu atau usia. Anak-anak, remaja hingga orang tua pun kini dituntut untuk siap menghadapi tantangan kemajuan teknologi informasi. Jika tidak, maka bersiaplah untuk tergerus oleh arus jaman. Salah satunya pembelajaran tahap awal ya belajar untuk menggunakan pc atau laptop.

Dua tahun terakhir, pc atau laptop bukan lagi sebuah benda yang digolongkan sebagai barang dewa, yang berharga mahal sehingga kasihan jika digunakan secara sembarangan. Kini dengan harga dua hingga tiga juta, sebuah pc atau laptop standar sudah bisa dimiliki. Bandingkan dengan harga sebuah ponsel terkini.

Kendala yang paling kentara saat memutuskan untuk membeli dan belajar menggunakan sebuah pc atau laptop adalah mengoperasikannya, baik melalui bantuan tetikus (mouse) ataupun panel abjad (keyboard). Untuk tetikus saya kira yang diperlukan adalah kemampuan mengingat, jalur mana saja yang harus dilalui untuk melakukan suatu tahapan tertentu, misalnya mengakses satu fungsi (aplikasi, musik, gambar) atau yang paling gampang ya mematikan pc ataupun laptop. Sebaliknya untuk menggunakan panel abjad diperlukan penguasaan medan atau posisi masing-masing huruf dan angka yang terdapat pada panel tersebut. Selain itu tentu saja fungsi dari beberapa tombol khusus seperti spasi, enter, ctrl, alt, shift dsb. Kerap pengguna awam masih kebingungan untuk menghapus karakter, apakah menggunakan tombol backspace ataukah delete ?

Rapid Typing adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk pembelajaran pengenalan panel abjad (ketboard), baik dalam penguasaan medan posisi huruf dan angka maupun kemampuan mengetik menggunakan ke-10 jari tangan. Satu hal yang sulit bagi saya pribadi. Mengapa ?

RT awal

Adalah faktor kebiasaan yang membentuk pola penggunaan pengoperasian panel abjad (keyboard) sedari saya mengenal mesin ketik (SMP) hingga sebuah pc berbasis dos, windows 3.1, 95, 98 dan akhirnya XP dan Vista, yaitu satu jari telunjuk pada tangan kiri selalu standby berada pada tombol yang berada pada sisi kiri panel yaitu ‘shift, caps lock, tabs dan karakter ‘A’, jari jempol akan standby berada pada tombol ‘ctrl’ dan jari tengahnya berada pada tombol ‘~’. Sisanya diperuntukkan bagi satu jari telunjuk pada tangan kanan yang akan beredar kemana-mana mengakses tombol karakter yang letaknya berdekatan dengan tombol karakter ‘A’ sekalipun, meliputi ‘S, D, F, E, Z, X dan lainnya. Kebiasaan buruk yang meyakinkan. Hehehe…

Kendati demikian, mengetik bukanlah menjadi satu kendala bagi saya (walaupun bukan dengan ke-10 jari) karena dengan kebiasaan buruk tadi BLoG ini tetap dapat tampil lewat tulisan-tulisan yang biasanya lahir dengan cepat. Namun tidak disarankan untuk ditiru.

Kembali pada aplikasi Rapid Typing, dengan ukuran yang gegas hanya sebesar 1,91 MB bisa diunduh dengan cepat dengan koneksi lemot sekalipun, secara bebas (gratis) dan dapat dipergunakan secara bebas pula. Aplikasi akan dimulai terlebih dahulu dengan pengaturan penyesuaian pengguna, meliputi bahasa yang akan digunakan, background aplikasi hingga ke tipe dan susunan panel abjad (keyboard) yang digunakan. Apakah serupa panel milik pc dimana tombol ‘enter’ masih segede gajah, ataukah serupa panel laptop yang sudah berbagi tempat dengan tombol ‘\’.

RT Pengaturan

Pembelajaran dimulai dengan cara sederhana, untuk membiasakan posisi jari pada kedua tangan, mengetikkan dua karakter huruf secara berulang dan bergantian. Apabila telah menganggap diri jauh lebih mahir, tahap pembelajaran dapat ditingkatkan sesuai keinginan.

RT mulai

Aplikasi Rapid Typing ini dapat diunduh melalui alamat www.rapidtyping.com, dan rilis terakhir kalo tidak salah sudah mencapai versi 2.9.4. Pantas diperuntukkan bagi mereka yang ingin belajar dan menguasai metode mengetik dengan 10 jari, agar tidak salah jalan seperti ‘metode’ yang saya kuasai. Hehehe…

Semoga berguna.

Pada Akhirnya Kekuatan Alam-lah yang Berbicara

33

Category : tentang Opini

2012 menjadi Box Office dimana-mana, tak terkecuali di negeri ini. Tiket terjual SOLD OUT setiap harinya kendati antrean masih panjang. Mereka yang geram dengan cerita ‘mendahului kehendak Tuhan’ ini mulai menunjukkan aksi, menolak penayangan film tersebut di tanah air…

2012 hanyalah salah satu dari sekian banyak film besutan Hollywood yang mengisahkan begitu menakutkannya sebuah kekuatan yang berasal dari Alam, siap menelan manusia yang sedari dulu selalu dan tak pernah lelah merusaknya. ‘Day After Tomorrow’ juga salah satunya. Global Warning telah didengungkan, rekomendari telah disuarakan, namun tak ada yang berubah, manusia tetap saja merusak alam sekehendak hati mereka.

Negeri ini bukanlah satu dua kali tertimpa bencana yang diakibatkan oleh Alam. Gempa ataupun Tanah Longsor adalah berita yang kerap menghiasi headline media cetak. Tsunami Aceh, Tsunami YogYa hingga yang diakibatkan oleh keteledoran manusia, Lumpur Lapindo. Semua itu adalah cermin dari kekuatan Alam yang telah murka pada manusia, dan kita semua tak juga mau menyadarinya.

Hutan terus saja dibabat, laut atau pantai terus saja direklamasi, dan dipercaya atau tidak, tak ada yang mau memperbaiki sikap perilaku mereka, apalagi kalo bukan karena soal uang, komisi, amplop yang barangkali dalam sekejap berubah menjadi sampah kehidupan masa depan.

Tak ada artinya lagi teknologi dan kemajuan peradaban manusia, semua sama rapuhnya ketika berhadapan dengan kekuatan alam, dan kita sudah kerap diperingatkan oleh-Nya…

Haruskah kita menunggu untuk berbenah diri ?

Tips Trick menaklukkan Need For Speed Undercover

36

Category : tentang KHayaLan

Setelah berkutat selama dua minggu terakhir berikut saya sampaikan beberapa tips dan trik yang dapat digunakan untuk menaklukkan games balap mobil Need For Speed Undercover ini.

Secara default kendaraan yang didapat sejak awal mulai permainan adalah Nissan Silvia S15 yang memiliki spesifikasi terendah dalam hal ‘Handling, Top Speed maupun Accelaration. Itu sebabnya laju kendaraan nyaris selalu dikalahkan oleh kejaran polisi. Untuk mengatasinya lakukan opsi ‘Quick Upgrade’ pada kendaraan dan lakukan test drive pada jalanan kota untuk mengetahui tingkat kendali yang harus dilakukan. Jika memungkinkan lakukan pengetesan dengan cara menghancurkan properti jalan raya untuk mendapatkan respon dari Polisi.

Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, ada banyak tipe balapan yang dapat diikuti untuk mendapatkan sejumlah uang plus ‘penghargaan’ peningkatan kemampuan. Beragamnya tipe balapan akan sangat bergantung pada jenis kendaraan yang digunakan. Apabila belum memiliki kendaraan lain dari default yang dimiliki, lakukan dari yang termudah terlebih dahulu. Pilihannya adalah ‘Escape -melarikan diri dari kejaran polisi, ‘Cost to State -menghancurkan properti seharga ketentuan dilanjutkan dengan melarikan diri dari kejaran polisi, ‘Checkpoint -melajukan kendaraan melewati pos yang telah ditentukan, atau ‘Outrun -head to head dengan trek bebas.

Maps COP TakeOutMaps Highway Battle

Setiap menyelesaikan satu tugas (stage), akan mendapatkan satu bonus dari enam kendaraan yang tersedia dalam daftar. Pilih yang memiliki rasio tiga spesifikasi pokok terbaik ‘Handling, Top Speed maupun Accelaration. Saya pribadi pada tugas pertama memilih Lotus Elise, tugas kedua memilih Dodge SuperBee dan tugas ketiga memilih Mitsubishi Evolution.

Tidak usah berlomba membeli kendaraan, mencoba kemudian menjualnya kembali dengan harga rendah, ikuti saja alur ceritanya karena dalam setiap tugas yang diberikan sudah menunggu kendaraan yang dapat digunakan secara bebas. Kalopun ‘terpaksa, kriterianya sama yaitu pilih yang memiliki tiga spesifikasi pokok terbaik. Salah satu pilihan saya untuk kategori ini adalah Dodge Viper SRT10.

Makin tinggi level yang dimainkan makin sulit pula tipe balapan yang harus dilalui. ‘Sprint -bisa berupa head to head dalam satu trek khusus plus lalu lintas padat, bisa juga bersaing dengan 7 kendaraan lainnya dalam sebuah rute tertentu. ‘Circuit -berlomba melawan 7 kendaraan lain dalam mengitari sebuah rute secara berulang. ‘Highway Battle -head to head yang dilakukan pada jalur jalan ukuran besar. Terakhir adalah ‘Job -pekerjaan yang harus dilakukan mengikuti alur cerita, biasanya tanpa merusak kendaraan yang digunakan.

Makin sulit tipe balapan, makin ketat pula persaingannya. Jangan harap bisa melewati semua tantangan dengan menggunakan model kendaraan yang sama. Pilih sesuai peruntukan. Misalnya tipe Lotus Elise akan saya gunakan pada tipe balapan dalam kota yang biasanya memiliki track pendek antar tikungan, tipe Mitsubishi Evo untuk tipe balapan pinggiran kota yang masih didominasi oleh jalan raya mengingat kecepatan dan ringannya kendaraan, tipe Dodge SuperBee pada area yang didominasi lahan offroad dan tipe Dodge Viper khusus untuk tipe balapan yang memerlukan kecepatan tinggi seperti ‘CheckPoint, ‘Escape ataupun ‘Highway Battle.

Cars LotusCars EVO

Memang sulit menentukan mana yang pas digunakan untuk bisa menaklukkan rute, namun yang namanya game, rute balapan bisa dicoba terlebih dahulu dengan menggunakan sembarang kendaraan untuk kemudian diulangi kembali dengan tipe kendaraan yang sekiranya pas digunakan.

Masing-masing kendaraan dapat ditingkatkan kemampuannya melaui opsi ‘Quick Upgrade’, namun memerlukan cost atau biaya yang cukup besar. Untuk mendapatkan sejumlah uang banyak dalam waktu singkat, pilih tipe balapan yang menawarkan hadiah uang cash terbesar, ini bisa dilihat melalui peta GPS dan melihat masing-masing tipe balapan melalui detail yang disediakan.

Ohya, saat ingin meloloskan diri dari kejaran polisi, ada baiknya menggunakan kendaraan yang memiliki kecepatan tinggi dalam melaju seperti halnya Dodge Viper, namun tidak disarankan menggunakan kendaraan ini didalam kota, karena kecepatan yang dihasilkan bakalan mubazir mengingat track pendek dari jalan yang ada. Untuk mempercepat aksi, dapat dicapai dengan tiga cara yaitu menabrak properti (1) yang berada pada area segitiga merah (dalam peta) dan memiliki rambu segitiga oranye, tujuannya untuk menghambat laju kendaraan yang berada dibelakang, mengambil jalur luar kota (2) yang rata-rata memiliki track panjang dan lurus (lihat pada peta GPS) atau memilih jalur terowongan (3) untuk menghindari pantauan helikopter polisi.

Cars DoDGe

Memang ada cara yang lebih instant untuk mendapatkan seluruh kemampuan diatas dengan mengaktifkan kode tertentu ataupun menggunakan Trainer yang dapat diunduh dari berbagai situs web, namun dimana letak keasyikkan bermain game-nya kalo jalannya permainan dilalui tanpa tantangan ? hehehe…