Anak Hukum itu pintar ya ?

‘Mas, 1+1 jadinya brapa ?’ ‘tergantung pada siapa situ nanya…’ sahut seorang mantan mahasiswa fakultas Hukum yang lulus dengan predikat cumlaude.

‘loh maksudnya bagemana Mas ?’

‘Kalo situ nanya ke ahli matematika ya jawabannya pasti dua (2). Kalo nanya ke ahli ekonomi, jawabannya ya tergantung suku bunga bank terakhir. Minimal harus lebih besar dari dua (2). Malah kalo nanya ke sepasang suami istri, jawabannya bisa tiga (3), empat (4) bahkan lebih, tergantung kesiapan mereka berdua. :p’

‘Kok bisa gitu Mas ?‘ ‘Ya iyalah masa Ya iyadong ? segala sesuatu yang terjadi atau yang dipertanyakan itu gak bisa disamakan pola jalan pemikirannya dengan matematika, dimana 1+1=2. Perlu ditelusuri terlebih dahulu siapa, bagaimana dan latar belakang pendidikan orang yang bersangkutan.’

‘Kok saya makin gak ngerti ya Mas ?’ ‘Gini loh, satu masalah sederhana bisa saja berubah menjadi rumit ketika masalah tersebut disodorkan pada banyak orang. Malah yang sebenarnya gampang ditebak, malah bisa dibelokkan kesana sini atas dasar alasan tertentu, tergantung pintarnya si pelaku. Tergantung pada bidang yang sering mereka geluti dan pahami.’

‘Trus saya musti nanya kemana Mas tentang 1+1 jadinya brapa ?’ ‘lha ? situ sendiri emangnya ndak bisa ?’ si mantan mahasiwa balik bertanya.

‘Ndak Mas, saya orang yang gak pernah belajar.’ ‘Ndak pernah belajar apa ndak mau belajar ? beda loh…’ timpal si mantan mahasiswa lagi.

‘Tepatnya ndak pernah mau blajar. Hehehe…’ ‘Trus maksudnya nanya 1+1 jadinya brapa itu bagemana ?’ tanyanya lagi.

‘Gini loh… waaaah saya jadi ikut-ikutan kata-kata Mas tadi. Hehehe… Anak saya yang baru sekolah TK tadi pagi nanya, Pak 1+1 itu jadinya brapa ? Lantaran saya ndak tau ya nanya ke Mas aja. Kan katanya Mas itu lulusan terbaik ?’

‘ealah… ta’pikir tadi itu situ mau nguji saya… ampuuunnn Tuhan….’

‘Ternyata lulusan ilmu Hukum itu pintar-pintar ya Mas ? hehehe…’

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

10 thoughts on “Anak Hukum itu pintar ya ?

  • November 26, 2009 at 7:24 am
    Permalink

    Kok si mantan mahasiswa tidak bertanya dan melakukan apa yang dikatakannya “Perlu ditelusuri terlebih dahulu siapa, bagaimana dan latar belakang pendidikan orang yang bersangkutan”, yaitu orang yang bertanya itu. Apakah dia sudah berasumsi semua orang yang bertanya itu orang kritis??? meski ada juga yang berpendapat banyak bertanya tanda tidak tahu.
    .-= Winarto´s last blog ..Hari Lahir…Hari Ulang Tahun…Hari Jadi =-.

  • November 26, 2009 at 8:06 am
    Permalink

    Oh begitu ya kalau sama ahli hukum, he he. Jangan-jangan nanti malah ga ketemu-ketemu jawabannya.

  • November 26, 2009 at 11:53 am
    Permalink

    hehehe… just my imagination Wir…

  • November 26, 2009 at 11:54 am
    Permalink

    pengennya siy saya yang duluan, tapi bingung mau nambahin apa…:p

  • November 26, 2009 at 11:55 am
    Permalink

    mungkin karena sok tau barangkali ? hihihi… just my imagination Win… sekali2 becanda…

  • November 26, 2009 at 11:55 am
    Permalink

    Huahahaha… seperti isi salah satu tulisan saya terdahulu ‘jangan sampe berurusan dengan hukum apalagi pengacara… :p

  • November 30, 2009 at 12:05 am
    Permalink

    hukum anak hukum. :p

Comments are closed.