Menu
Categories
Sensasi FaceBookers Evan Brimob
November 5, 2009 tentang Opini

Evan Brimob merupakan salah seorang dari 12 juta FaceBookers negeri ini yang melek dengan teknologi. Tak hanya situs pertemanan ini saja yang ia miliki, namun juga situs yang sebelumnya booming namun mulai ditinggalkan, Friendster.

Tak ada yang istimewa dari profil yang tertera dalam Info yang bersangkutan. Seorang jejaka kelahiran 1986 dan berzodiak sama dengan saya, Aries. Satu zodiak yang biasanya memiliki gejolak emosi yang tinggi, saya akui itu. Memiliki teman hingga mencapai angka 800an orang, salut saya katakan, lantaran tidak banyak aparat penegak hukum yang mampu bergaul dan bergelut di dunia maya.

Evan Info

Evan Brimob mulai beken setelah salah satu update statusnya mengatakan “polri gak butuh masyarakat… tapi masyarakat yg butuh polri…. maju terus kepolisian indonesia, telan hidup2 cicak kecil…..”

Ya, inilah imbas dari kemelut yang terjadi selama sepekan terakhir. Perseteruan ‘Cicak melawan Buaya’ yang kendati istilah tersebut telah dipinta untuk tidak digunakan lagi, namun publik tetap saja mengingat sebagai tanda arogansi seorang oknum penegak hukum di negeri ini.

Respon yang diberikan atas update status Evan Brimob ini tentu saja beragam. Dari yang Pro terhadap Cicak, tentu saja mengecam pernyataan sang empunya status. Sebaliknya dari pihak yang Pro terhadap Buaya, ya mengamini-nya…

Perseteruan ini mengingatkan saya pada saat negara Tetangga kita, Malaysia mengklaim beberapa warisan budaya yang kita miliki. Di salah satu Forum terdapat beberapa Thread khusus yang difungsikan kedua pihak (remaja Indonesia dengan remaja Malaysia) untuk saling mengejek dan mencaci satu sama lain.

Saya sendiri hanya senyum-senyum saja dibuatnya. Buang-buang energi untuk meladeni orang-orang kaya’gini tentu saja.

Untuk situs pertemanan FaceBook, jika kita tidak menyukai status yang diungkap oleh seorang ‘teman’ ya tinggal di ‘Hide’ saja orang tersebut dari daftar Beranda/Home, update status terakhir. Jika yang bersangkutan membuat pernyataan yang bodoh menurut akal sehat yang kita miliki, kita bisa melakukan tindakan Black List atau bahkan menganggapnya sebagai Spam. Tindakan paling mudah adalah memecat yang bersangkutan dari daftar Pertemanan yang kita miliki.

Sebagai seorang FaceBookers, sah-sah saja Evan mengutarakan pendapatnya seperti itu, yang barangkali sudah mendapatkan pembelokan pola pikir saat pendidikan ataupun obral obrol sejawatnya saat ini. Tapi tetap saja membuat kita mengelus dada…

Sumber dan Perkembangan Terakhir

Evan Profile

Info tentang update status Evan Brimob ini saya dapatkan dari seorang rekan sesama FaceBookers, Agustinus Tri Laksono yang memberikan link menuju Thread Kaskus. Selanjutnya informasi yang bersangkutan (Evan Brimob) saya dapatkan dari link yang tertera pada Thread, menuju akun seorang FaceBookers Maquis Spanish’s. Kebetulan maquis sempat menyadap isi akun si oknum Brimob, dari foto profil, respon status hingga status infonya.

Kabar terakhir, akun Evan Brimob telah di-nonaktifkan dari situs pertemanan FaceBook. Kehilangan ini direspon oleh para ‘pendukung” Evan dengan membuat satu group “Evan Brimob di Benci Rakyat Indonesia” yang hingga pk. 8.10 Wita tadi sudah memiliki keanggotaan 187 FaceBookers. Dari group pula, terdapat link menuju sebuah media online koran radar, yang menaikkan headline ‘akibat FB, Evan Brimob mencari Sensasi’.

"13" Comments
  1. Latah membuat group/fan di Facebook.Sedikit-sedikit membuat group/fan di Facebook, saling berlomba untuk mendapatkan member paling banyak yang bergabung.

    [Reply]

    pande Reply:

    Hihihihi… biarkan saja, jangan membuang-buang energi untuk hal yang kurang berguna. :p

    [Reply]

    wira Reply:

    mending saling berlomba mendapat banyak pengunjung di blog, hehehe… btw, itu si Evan punya blog nggak ya?
    .-= wira´s last blog ..Definisi dan Manfaat Blogwalking =-.

    [Reply]

    pande Reply:

    Ya, tadinya sempat kepikiran itu, bisa jadi popularitas Evan bakalan melangit kaya’blognya Rani Juliani. Tapi ternyata yang dia punya tuh cuma FB dan Friendster… itupun akun FB-nya dah ngilang. hehehe…

  2. Saatnya bebas berekpresi , siapapun boleh karena dunia maya adalah dunia yg tanpa ada aturan yg tertulis : D

    [Reply]

    pande Reply:

    Tapi kebanyakan kita tidak siap untuk berbeda pendapat dengan orang lain. maka lahirlah group tandingan itu… :p

    [Reply]

  3. cari sensasi aja….

    tujuannya pasti biar Miyabi comment di statusnya tuh….

    hihihi

    [Reply]

    pande Reply:

    Hehehe… si oknum sudah meminta maaf kok… baru kenal FB dia…

    [Reply]

  4. kabar terakhir doi udah minta maap kok… :p
    baru kenal internet kali dia, jadi ga tau betapa besarnya kekuatan dunia maya itu…

    [Reply]

    pande Reply:

    Yup, tadi sempat juga dikabarkan hal yg sama… Semoga saja masing-masing dapat menahan diri ditengah ricuhnya situasi.

    [Reply]

  5. Pingback: Mengusik Nyepi cara Ibnu Rachal Farhansyah | PanDe Baik

  6. Pingback: Mengusik Nyepi cara Ibnu Rachal Farhansyah | Berita Terkini

  7. Pingback: Jangan salahkan FaceBook (lagi) hanya karena JulianTo Madura | PanDe Baik

Leave a Reply
**** *