Nokia 1508 our next CDMA phone

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada beberapa kriteria yang diberikan Istri saat kami memutuskan untuk membeli sebuah handset ponsel jaringan CDMA setelah handset yang digunakannya selama ini mengalami masalah dengan daya baterenya. Drop, musti di charge dua kali sehari sehingga akan sangat merepotkan apabila kami berada dalam kondisi mobile. Solusi yang kami gunakan sebelumnya adalah mengaktifkan pengalihan panggilan ke nomor GSM miliknya, sayang ini tidak berlaku bagi pengiriman sms.

Daya tahan batere minimal 2 hari (artinya beli baru), kontak nama pada ponsel bisa tetap seperti sebelumnya (minimal ada koneksi atau kabel data), bandel (artinya tahan lama untuk digunakan) dan tentu saja mudah digunakan (artinya langsung mengarah pada merk Nokia). Kriteria selanjutnya sebetulnya opsional alias kalopun bisa ya sangat bersyukur sekali, yaitu layar warna agar bisa menampilkan foto putri kami dan nada dering yang fleksibel (artinya ya minimal ponsel yang dimaksudkan punya sedikit memori internal).

Sayangnya, setelah mencari informasi di beberapa konter ponsel termasuk langsung dari Manajer Distributornya Nokia, hanya ada 2 (dua) seri ponsel yang memenuhi syarat yaitu 2505 dan 1508. Spesifikasi dan harganya tidak jauh berbeda, yang paling kentara tentu saja dari bentuknya. 2505 merupakan ponsel flip atau clamshell (yang menurut pengalaman biasanya bermasalah pada kabel fleksibel alias berumur pendek) sedangkan 1508 merupakan ponsel batangan atau candybar.

Nokia 1508 CDMA

Secara kriteria utama, sebenarnya seri 1508 sangat memenuhi syarat, hanya saja saya tidak memiliki teman yang bisa dipinjami barang beberapa hari untuk mengetahui jeroannya lebih jauh. Tujuannya tentu saja untuk mengetahui apakah kriteria opsional bisa dipenuhi atau tidak. Mengingat seri 1508 secara dimensi layar merupakan ponsel standar low end atau untuk pangsa pasar paling bawah. Menggunakan resolusi 128×128 pixel demikian pula dengan keterbatasan memori internalnya yang kabarnya hanya bisa digunakan kisaran 700 kb, mengingatkan saya pada seri jadul Nokia 3105.

Keputusanpun diambil, kami memilih 1508 sebagai our next CDMA phone… mau tahu bagaimana pendapat saya ketika mencoba ponsel ini lebih jauh ? tunggu tulisan saya berikutnya.

Comments (7)

ditunggu tulisan berikutnya bli. kebetulan saya lagi nyari referensi untuk beli CDMA nih. ga nyari fitur ebat, cukup bisa nelp, sms, batre kuat, sinyal juga kuat (kadang merek hape juga mempengaruhi sinyal ya?)
.-= Deddy Andaka´s last blog ..Comment on Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA by healthy rehab =-.

[Reply]

pande Reply:

Sepertinya pas banget milih seri ini. 😆 baca tulisan berikutnya bntar lagi…

[Reply]

Kalo nokia saya pilih karena nyaman/ Suka dengan tombol yang empuk2 itu

[Reply]

pande Reply:

juga bandel… seri 6275 yang saya gunakan kini malah usianya sudah lebih dari 2 tahun, masih oke kaya’baru beli. :mrgreen:

[Reply]

How I found great phone bargains…

As mentioned on “PanDe Baik » Blog Archive » Nokia 150…”…

saya pernah pakai CDMA (flexi) tapi entah kenapa sering lupa beli pulsa sampai expired, hehehe…
.-= wira´s last blog ..Cara Meningkatkan Jumlah Komentar di Blog =-.

[Reply]

pande Reply:

yah, ini brhubung jarang keluar kota, makanya pake cdma. 🙂

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge