Menu
Categories
Welcome Kodak EasyShare C1013
August 31, 2009 tentang TeKnoLoGi

Ada satu syarat mutlak yang harus dipenuhi saat saya diberikan kuasa penuh untuk memilih dan membeli kamera digital baru baik yang nantinya akan dipakai oleh kerabat, rekan kerja ataupun keperluan pribadi. Menggunakan Baterai AA sebagai pasokan daya utama. Mengapa ?

Okelah, orang boleh bilang kalo kini jamannya sudah beralih ke penggunaan Baterai Lithium sehingga penampilan fisik sebuah kamera digital tak lagi gendut, malah sering dijadikan jargon penjualan ‘slim and elegant….’. Namun masalah akan muncul saat batere berada di titik sekarat penghabisan sedangkan momen masih banyak yang harus diabadikan.

Dalam sekali charge sebuah batere Lithium secara defaultnya diklaim mampu mengambil gambar hingga 400 kali dengan pemakaian standar. Tanpa permainan zoom dan lampu kilat. Tidak juga termasuk dengan mengaktifkan fitur terkini yang dimiliki oleh sebuah kamera. Memang saya akui, sangat jarang orang mengambil gambar hingga ratusan kali dalam sekali event atau kejadian, tidak demikian dengan saya.

Untuk event terakhir yang saya lalui ternyata dalam sehari (upacara puncak pernikahan) saya mampu menghabiskan 900an gambar dari sebuah kamera terbaru yang saya miliki. Kenapa bisa sampai sebanyak itu, ada alasannya kok. Nanti saya ceritakan. Balik ke topik, bagaimana seumpama saya menggunakan sebuah kamera yang menggunaka batere lithium sebagai pasokan daya utama ? minimal saya harus mempersiapkan satu biji batere lagi sebagai cadangan. Harganya yang cukup mahal mungkin bakalan terkesan mubazir apabila sebaliknya saya dilain hari hanya menggunakan kamera hanya untuk sesekali saja.  Bagaimana pula seandainya pada lokasi event atau daerah yang saya kunjungi tidak ada pasokan listrik ? nah, inilah alasannya kenapa saya memilih yang menggunakan batere AA. Karena tipe batere ini tidak sulit diperoleh dimanapun saya berada.

Dalam sekali event saya biasanya cukup menyiapkan dua pasang batere charge utama yang sudah siap pakai. Energizer 2450mAh sudah lebih dari cukup. Kalopun kurang saya bisa menggunakan batere Alkaline biasa atau menyediakan cadangan beberapa pasang batere Sanyo 900mAh.

Pertimbangan Kedua sekaligus terakhir adalah bentuk yang kompak, kecil sehingga mudah diselipkan di saku baju. Memang sekali waktu saya memimpikan memiliki sebuah kamera semi SLR yang memiliki kemampuan zoom optical hingga 12 sampai 20 kali, cukup sebagai bekal saat pindah kantor ke Puspem kelak. Bisa digunakan untuk mencari obyek gadis yang mandi di sungai hanya dari balkon kantor. Hwahahaha… Namun lagi-lagi bodi kamera yang menjadi kendala.

Kenapa saya mensyaratkan berbodi kompak ? Selain agar mudah diselipkan ke saku baju sehingga saya gak lagi membawa tas besar khusus untuk membawa kamera dan orang lainpun ga’bakalan tahu kalo saya sedang membawa kamera, agar bisa digunakan oleh siapapun entah itu Istri, Mertua hingga yang tumben-tumbenan menggunakan kamera digital sekalipun. Sangat tidak nyaman apabila dalam sebuah event secara seratus persen kamera kita genggam sendirian. Ada saatnya seorang tukang poto amatiran  seperti saya ini ingin sekali difoto dan ikutan tampil dalam event tersebut. Hehehe… atau saat kita berhalangan untuk mengabadikan momen tertentu masih bisa diwakilkan oleh orang lain. Sangat sulit untuk mengontrol sakit perut yang mendadak bukan ?

Kodak C1013

Maka kendati sedikit gembul ketimbang kamera digital saya yang terdahulu, Kodak EasyShare C1013 menjadi pilihan kedua saya setelah Konica Minolta X31 disarankan untuk beristirahat… Kasian juga selama kurang lebih empat setegah tahun ikut saya kemana-mana.

Dengan berbekal tambahan Memori SD card sebesar 4GB mampu mengabadikan sebanyak 1990 buah gambar dengan resolusi 10 MP atau 3789 buah gambar dengan resolusi 5 MP.  Sudah lebih dari cukup untuk sebuah event bukan ?

"26" Comments
  1. Trus untuk yang saya katakan kamdig baru 800 ribuan, untuk seri C143 (12 MP). Malah pas tempo hari saya mau membelikan kamera untuk kebutuhan kantor, sempat ambil yang seri C142 (10 MP), kalo gag salah ingat ditawarkan 650ribu saja. Saya ambil 5 biji waktu itu… hehehe…

    [Reply]

  2. oalah…. bgitu to…. ok ok….. untuk yang ‘limit’ saya paham…..

    hemm…. gitu ya mas…. ok dah…. ane timbang timbang lagi…….

    makasie mas…… atas bantuannya……… semoga website mas semakin menambah rizki mas pasdebaik… hehehe… amien….

    maksie….

    [Reply]

    pande Reply:

    Terima Kasih juga sudah berkunjung

    [Reply]

  3. sama sama…. 😀
    az´s last blog post ..Tips Membeli Printer

    [Reply]

  4. bli maaf nih saya baru beli kamera kodak c1013 tapi saya belinya second,saya baca katanya kamera punya masa limit y, gimana cara liatnya bli dan kalaw udah sampai limit kira2 masih bisa dipake lagi ngga?

    [Reply]

    pande Reply:

    Kalo limit mungkin perlu diwaspadai saat nama file pengambilan gambar sudah masuk ke angka nol dan seterusnya lagi (mengulang dari awal).
    Punya saya pribadi baru nyampe di 6500an foto, dan masih bagus hasil yang diambil kok…

    [Reply]

Leave a Reply
**** *