Menu
Categories
Ketika Semangat itu Mulai Pudar
August 1, 2009 tentang DiRi SenDiri

Terkadang saya merasa kecil hati, saat segala sesuatu tidak dapat berjalan dengan baik, tidak berjalan sesuai rencana atau tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan… Bisa dikatakan pasca ujian ke-2 tanggal 15 Juli lalu, bara api yang dahulu pernah ada secara perlahan mulai menghilang…

Apa yang dikatakan oleh salah seorang Dosen Penguji saya waktu itu rupanya sangat menghujam dada saya tepat dititik vitalnya. Membuat saya shock atas semua penilaian yang BeLiau berikan atas semua hasil pekerjaan selama hampir enam bulan terakhir ini. Membuat saya hampir saja kehilangan semangat yang dahulu pernah menderu-deru setiap harinya…

Semangat itu kelihatannya sudah mulai pudar… namun tetaplah saya berharap itu semua takkan lama…

ALit Sutanaya

"10" Comments
  1. Waduh menghujam telak. Tetap semangat bli. Aku pikir pola pikir pembimbingnya gak mengikuti trend saat ini, terlalu kaku.

    Bahkan sebelum thesis ini diuji pun saya sudah mendapatkan manfaat dari thesisnya bli. Bukankah Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya pengabdian masyarakat? Nah, ini salah satunya kan?

    Sayangnya, banyak dosen yang terlalu idealis dengan teori & kehormatan status. tapi itu masa lalu. emang masih ya dosen dianggap begitu agung seperti jama dulu? Padahal jaman saat ini bergerak cepat. Sebuah teori di universitas kadang tidak bisa dipraktekkan. Otak hanya dijejali teori2 yang tidak mengarahkan kita menjadi pemikir untuk menemukan satu pola baru dalam berbagai aspek.

    ketika mahasiswa mencoba sesuatu yang baru, koq malah dihambat, bukannya didukung? Kepercayaan saya koq malah hilang pada dosen2 yang konon sudah bergelar profesor ya?

    maaf bli, jadi ikut ngambul membaca revisi thesisnya….

    *Baru ngeh, koq yg diminta nomer HP bli? biasanya URL…

    [Reply]

    pande Reply:

    Wah… Terima kasih untuk Semangatnya… Pula kunjungannya langsung menuju Sistem yang dimaksud.
    Ohya, ganjalan itu datangnya dari Dosen Penguji, bukan Dosen Pembimbing. Soale kedua dosen pembimbing saya sangat mendukung dengan apa yang saya coba…
    Tentang no.Telp, itu sebenarnya sesuai permintaan hasil bimbingan. Karena belum semua masyarakat memiliki Website. No Telp.diminta agar lebih mudah dihubungi seandainya ada keluhan yang telah ditindaklanjuti.
    Namun karena tidak wajib diisi, kosongpun tak apa kan ?
    Sekali lagi Terima Kasih.

    [Reply]

  2. Ternyata benar, bikin tesis itu susah (jadi semakin pesimis suatu saat bisa kuliah S2). Padahal saya setuju dengan Dek Didi, apa yang bli kerjakan sebenarnya sangat bermanfaat secara langsung di lapangan. Saya terus terang lebih senang dengan sesuatu yang kelihatan manfaatnya.

    Tapi seperti lagunya D’masiv bli, jangan menyerah… Pasti ada jalan. 🙂
    .-= wira´s last blog ..Program C++ Sederhana =-.

    [Reply]

    pande Reply:

    Terima Kasih juga Wir, untuk semangatnya…
    Sebetulnya bagi sebagian orang, Tesis itu gak susah kok. Katanya loh ya… Namun berhubung Topik Tesis yang saya ambil ini tergolong baru baik di perkuliahan maupun seandainya diterapkan di pemerintahan, makanya jadi sedikit sulit. Tapi saya berusaha menikmatinya… Jarang kita bisa mengikuti idealisme dan hobi pada hal-hal akademik kaya’gini…
    Sialnya, barusan saya lagi nyoba merevisi data di http://www.binamargabadung,com sesuai saran dari beberapa rekan, untuk menambahkan scrollbar pada halaman yang memiliki data panjang kebawah, eh pas disimpan, datanya langsung hilang. Jadilah Data Ruas Jalan untuk Badung dan 6 kecamatan serta 2 kondisinya blank… Walaaahh… langsung nelp HEEEELLLLP to Hendra deh…

    [Reply]

  3. untuk menjalankan sesuatu jangan pernah menyerah sedikitpun…

    [Reply]

  4. sekali lagi tetap semangat…jangan menyerah!!!

    saya juga harus semangat supaya tahun depan bisa S.sn…..

    [Reply]

    pande Reply:

    Thanks Ka, juga Siais… ini juga lagi berusaha digenjot lagi selama 2 hari terakhir… hope cepet slesai… biar bisa ng-BLoG lagie…

    [Reply]

  5. Wah aku ndak ngerti mau koment apa.

    Tetap semangat aja buat Bli Pande. Semoga Tesisnya cepat selesai.
    .-= arqu3fiq´s last blog ..Aku Ingin… =-.

    [Reply]

  6. Kalau belum lulus berarti kita sedang belajar.
    Kalau sudah pintar, tidak perlu sekolah lagi, bukan?

    Kalau Dosen Pembimbing sudah oke, maka sebenarnya ujiannya juga tidak sukar. Dosen Penguji maunya apa? Revisi total tesisnya? Weleh..weleh…

    Kalau mahasiswanya tidak lulus-lulus, maka Dosennya juga perlu diuji lagi?
    .-= Basuki Pramana´s last blog ..PDKI =-.

    [Reply]

  7. pada akhirnya, menurutku, semua hanya formalitas. sorry to say. but, kemauan dosen sama kemauan kita memang sering gak nyambung. makanya piliannya kemudian pragmatis banget. apa aja deh asal lulus.

    maka, TETAP SEMANGAD, bli!! :0
    .-= a!´s last blog ..Pesan Cumi, Cuma Mimpi =-.

    [Reply]

Leave a Reply
*