CobLos saja semuanya…. !!!!

4

Category : tentang Opini

Akhirnya Datang Juga….. tahun 2009, dimana Tahun bakalan digelarnya PesTa Demokrasi, Tahun yang bakalan dipenuhi oleh Badut-badut politik, dengan segudang akalnya, sejuta ajakannya tentu saja semuanya omong kosong belaka dan janji-janji palsu….

Ah, kenapa saya jadi antipati pesimis begini yah ? Padahal baru beberapa waktu lalu, usai menelaah dan mempelajari ‘Benny & Mice’ hihihi… Optimisme saya muncul seiring pengaruh Positif dalam otak mulai mengalir.

Yah, barangkali karena tahun ini, jumlah Caleg yang bakalan beradu otot, otak hingga duit, saking banyaknya tak bisa mengingat semuanya. Jangan nama, program maupun jasanya mereka masing-masing saja saya gak ingat sama sekali… (bodoh ! Wong mereka semua belum punya jasa pada masyarakat umum kok. Cuman modal nekat nyalonin diri aja)

Bahkan saking banyaknya para Caleg terlepas apakah itu sasarannya di Kabupaten, Propinsi hingga ke Pusat seperti calon DPD misalnya, beberapa diantara mereka ada juga yang masih hubungan famili yang tentunya secara tak langsung ‘memaksa’ saya untuk memilih mereka. Sayangnya mereka bertarung di arena yang sama, trus saya mau mulih yang mana dong ?

Saking banyaknya pula, saya pribadi sempat menyamakan mereka (para Caleg) dengan para pencari kerja spesialnya ya PNS, beramai-ramai ikutan ngedaftar, padahal saya yakin banget kalopun ditanyakan misi, visi serta tujuannya ikutan nyaLeg, ya gak jauh dari urusan Perut deh. Wong jaman serba susah sekarang kok.

Kemunculan nama serta wajah baru, tanpa terdengar apa program mereka yang telah berhasil diterapkan atau dilahirkan ditengah masyarakat  jelas saja membuat saya langsung antipati dengan senyum yang ditebarkan via Baliho plus tangan yang seolah ‘memohon do’a restu’ seakan mau nikahan saja. Tak lupa latar belakang background yang klasik, maksudnya itu-itu aja dan berkesan penuh spiritualitas.

Ada satu dua Caleg yang secara kebetulan tahun kemarin masih berstatus pimpinan sebuah kontraktor rekanan yang mengerjakan proyek di Pemerintahan, sempat melontarkan visi dan misinya kepada saya dan rekan-rekan.

Salah satunya menyatakan ‘menginginkan perubahan’. Padahal setahu saya hasil pekerjaan yang dilakukan oleh orang ini sangat jauh dari kata puas. Sangat mengewakan kalo boleh saya bilang. Lantas perubahan apa yang dimaksudkan ? Perubahan sistem yang mempermudah bendera usahanya meraup sekian banyak proyek di pemerintahan, ataukah perubahan pada aliran dana rakyat ? Yang dahulunya barangkali fifty-fifty, sebagian sebagai dana proyek, sebagian lagi habis dibagi, kini diharapkan dana yang dibagi mendapat porsi yang jauh lebih besar ?

Satunya lagi saat ditanyakan, dia akan memperjuangkan siapa kalo seumpama nanti sudah duduk di kursi empuk ? Dengan enteng si caleg menjawab, ya tentu saja keluarga dan Banjar saya dong !!! ha ? Apakah jumlah yang ia maksudkan itu bakalan cukup mengantarkannya ke kursi Wakil rakyat tersebut ? Bagaimana pula dengan masyarakat lain yang secara kebetulan menitipkan aspirasi mereka pada ‘Caleg Guoblok’ ini ? Bisa-bisa cuman Gigit Jari. Capeee deeeh…

> PanDe Baik saat ini masih bingung mau mencoblos/mencontreng siapa nanti saat pemilu. Lantaran gak ada Caleg yang mampu memperjuangkan Rakyar beneran dengan Hati Nuraninya. Palingan bakalan tutup mulut kalo sudah segepok amplop masuk rekening pribadi… Jadi PanDe Baik hingga hari ini masih punya pemikiran, COBLOS SAJA SEMUANYAAAAAAA !!!!!!! <

Salam dari PuSat KoTa DenPasar

Comments (4)

hmm, golput aja deh kalo gitu. 🙂

[Reply]

hi…hi…hi…

klo gendo bilang :’saya memilih untuk t idak memilih

I Nengah Sumerta´s last blog post..Wal-Mart Application : Superb!

[Reply]

Yup, oming juga berpikiran gitu,hehehehe…
Eh, kok gak jadi nayangin presentasi proposal thesis yang kemaren,hehehe…

oming´s last blog post..Embel-embel Kartu Undangan yang Menggelikan

[Reply]

GoL Put ataupun TiDak MemiLih itu sebetulnya ndak Baik. 😆 itu kata para CaLeG tempo hari.
Jadi setidaknya nyoblos SeMua itu barangkali yang paling asssoooyyy….. :mrgreen: Mendukung semuanya saja.
Wong rata-rata selain kartu nama, sang CaLeG berani memberikan apa yang kita mau. 👿
Tentu saja untuk hari itu saja…. :mrgreen:
Besok-besok kalopun udah duduk di kursi WakiL Rakyat, boro-boro ngasi apa yang kita mau, gerbang rumah aja bakalan dipastikan selalu tertutup rapat kok. :mrgreen:
Kalo enggak ke LN buat Studi Kasus ya Kunjungan Wisata. 😆

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge