KiLas BaLik PanDe Baik di Tahun 2008 : tentang BLoG

Barangkali ini bakalan jadi posting-posting terakhir yang bakalan tampil di BLoG menjelang pergantian tahun beberapa hari lagi. Yah, sedikit melihat kebelakang, rentetan peristiwa yang terjadi pada diri dan lingkungan saya cukup membuat perubahan yang begitu besar serta memiliki pengaruh yang kuat.

Perubahan tingkah laku, perubahan rutinitas hingga perubahan pandangan akan hal-hal yang dahulu barangkali emoh saya tanggapi.

Okelah, saya hanya ingin mengingat kembali, perubahan apa saja yang terjadi sedari awal hingga akhir tahun 2008 ini. Istilah kerennya Kaleidoskop-ne PanDe Baik. Hehe…

Hal yang Paling pertama sangat mengesankan bagi saya, yaitu BLoG. Diundang untuk ikutan gabung di Bali Blogger oleh Om Anton Muhajir, yang waktu itu saya bahkan belum mengetahui apa itu Bali Blogger, dan siapa sebenarnya Om Anton Muhajir yang belakangan saya sempat kecele dengan bentuk aslinya. Dalam bayangan saya, Om Anton itu orang yang tinggi gagah dan sedikit senyum di bibir. Ya mirip-mirip Gubernur California lah. But, aselinya ternyata he…. (sori Om, bukan bermaksud menghina, tapi saya cukup shock saat berhadapan langsung. Tak mengira….)

Yah, awal kenalan saya dengan Pasangan serasi Anton-Lode ini ya saat diminta menulis di Bale Bengong, dimana tulisan saya tersebut sempat dipertanyakan oleh Mbok Lode. At last, tentu saja hadir saat Launcing BBC, dimana Om Anton menghadiahi saya voucher Free Hosting dari Rakhahost untuk mengubah alamat blog saya yang masih numpang gratisan di Blogspot, menjadi domain sendiri. Maka lahirlah pandeividuality.net yang namanya terinspirasi dari paduan nama saya dan istri –pande dan alit-.

Maka, usai dipindahlokasikan oleh Mas Egy selaku pemilik Rakhahost, serta disempurnakan pula oleh Pak Dokter Cock, BLoG sayapun resmi diluncurkan dengan warna dasar Abu-abu dongker plus sedikir kelir hijau ngejreng.

Posting demi postingpun saya coba tuangkan, dari yang ndak penting bagi siapapun yang membacanya hingga yang mampu membuat saya hampir saja diseret ke badan hukum lengkap dengan ancaman UU ITE-nya. Bersyukur banget rekan-rekan Blogger, tempat dimana saya berteduh selama nge-BLoG banyak mensupport dan membangkitkan semangat. Dari keputusan untuk menghapus posting tersebut secara sadar, membredel BLoG hingga gak mampu diakses lagi dan akhirnya rehat, sempat mewarnai hari-hari saya yang baru saja kecanduan ‘nge-BLoG’.

Hosting Down. Ya, masalah ini sempat tiga kali menciderai BLoG yang saya kelola dengan cara ‘semau gue’ (cara saya ngelola BLoG maksudnya), yang sebenarnya masih bisa saya toleransi. But, khusus down yang ketiga agaknya membuat saya mengambil keputusan pindah hosting ke Media Hosting Indonesia, atas saran dan rekomendasi BLi Hendra. Orang yang belakangan menjadi sangat berpengaruh atas diakusisinya Rakhahost ke Bali Orange.

Kepindahan saya ke MHI nyatanya gak disupport sepenuhnya (saat itu) oleh Mas Egy selaku pemilik Hosting lama. Ini saya katakan demikian, lantaran saat meminta user serta password untuk mengakses Domain Manager tak jua saya dapatkan walau sudah berkali-kali dihubungi. Tak mau hal ini berlarut-larut, maka selain pindah hosting, saya pun terpaksa mengambil domain baru. Suatu nama yang mudah diingat oleh siapapun termasuk oleh rekan-rekan saya sedari SMA dan kuliah dahulu. Thanks to HenDra.

Ya, pandebaik.com.

Di alamat inilah, saya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Hanya saja, karena kesibukan kerja kantoran diakhir tahun, selama saya menempati alamat baru ini, tak banyak tulisan yang mampu saya lahirkan, seperti halnya di dua tempat sebelumnya.

Maka bisa dikatakan, tingkat kecanduan saya pada BLoG mulai menurun sedikit demi sedikit, hingga akhirnya hanya menulis dua tiga hari sekali. Itupun gak berkualitas seperti halnya blogger lain. Hanya cerita keseharian dan keluarga. Sesuatu yang barangkali dianggap takkan pernah bisa mendatangkan Euro (mengutip kata-kata Om Anton) lewat jalur Adsense sekalipun.

Hahaha… memang, hingga hari inipun saya belum tertarik untuk mengkomersialkan BLoG ini demi mengumpulkan satu dua Euro maupun Dollar. Sesuatu yang sangat disayangkan oleh beberapa rekan dekat saya hingga saat ini. Tapi secara pribadi, BLoG bagi saya sudah memberikan satu keuntungan yang sangat berkesan. Kepuasan diri untuk melampiaskan dan menumpahkan unek-unek tanpa harus dilontarkan ke tindak kekerasan fisik. Setidaknya seperti kata seorang rekan Blogger, kini untuk menuangkan sebuah tulisan tak lagi berbekal sebuah pena, tapi Keyboard. He…

So, Salam dari PuSat KoTa DenPasar

Posting ini tentu akan berlanjut satu dua lagi, untuk mengingatkan hal-hal yang pernah saya lalui ditahun nan indah ini. Bye

> PanDe Baik memerlukan waktu dua hari untuk membuat satu posting seperti ini. Tak lagi seperti dahulu dimana dalam dua jam saya bisa melahirkan beberapa tulisan yang kemudian dijadwalkan tanggal publishya. Yah, namanya juga kadung asyik dengan si kecil putri kami, MiRah GayatriDewi. He….. <

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

2 thoughts on “KiLas BaLik PanDe Baik di Tahun 2008 : tentang BLoG

  • December 27, 2008 at 4:34 pm
    Permalink

    wahaha, pantes mataku cedutan terus beberapa hari ini. tak hanya bli pande. banyak lg orang lain yg tertipu nama anton. dpikirnya gagah perkasa. padahal lemah gemulai tak berdaya. haha..

    a!´s last blog post..Menyama Braya di Hari Natal

  • December 29, 2008 at 7:50 am
    Permalink

    Oh jadi bener ya mbok lode and anton tuh pasangan serasi?? 😆

    Eh oming kok juga jadi penasaran ma mukanya om anton mujair, eh salah nding muhajir (sori om, just kidding) :mrgreen:

    eh mau donk domain sendiri… Kira-kira tawaran spesialnya mas hendra masih berlaku gak ya taon depan? Hehehe… 😳

    oming´s last blog post..Catch For The Stars and Put it in your Pocket, Save it For Rainy Day

Comments are closed.