Teman si kecil MiRah GayatRiDewi

Category : tentang Buah Hati

Pertengahan bulan ini, putri kami MiRah GayatRiDewi genap berumur 8 bulan kalender. Yang diwujudkan dengan perkembangan fisiknya jadi makin bulet juga kelucuan tingkah lakunya seakan tak pernah bosan mengisi hari-hari kami selaku orang tuanya.

Terakhir, si MiRah udah bisa duduk sendiri dari aktivitas bangun tidurnya. Caranya dengan merebahkan badannya kesamping kiri trus bangun dan duduk. Walopun blom bisa berlama-lama tapi beneran, kami surprais dibuat olehnya.

Tak hanya itu, kalo setelah upacara 3 bulanannya kemaren, si kecil MiRah sudah mulai menunjukkan kenakalannya dengan memonyongkan bibirnya seperti bibir bebek, kini ia mulai belajar menjulurkan lidahnya kalo lagi bersua dengan orang yang disukainya. Ohya, si kecil manja banget kalo sudah berhadapan dengan kakek neneknya juga si Bapak. He… tinggallah sang IbuNDa yang merayu-rayu si kecil agar mau berlama-lama dengannya saat BunDa pulang makan siang dari kantor.

Putri kami sejak dilahirkan hingga kini menjalani waktu-waktu bobonya dengan kami kedua orangtuanya. Jadilah springbed pesanan khusus 180×230 cm itu dibagi rata agar si kecil tak ditindih oleh badan Bapaknya yang tambah Ndut saja belakangan ini.

Teman bobonya pertama, Putu Pingu. Boneka Pinguin kecil ini dibeli saat si kecil berusia 1 bulan, saat yang sama Ibunya dirawat di RS Sanglah lantaran mengidap Demam Berdarah. Jadi pengobat kangen kami saat jauh, yang kemudian dititipkan pada Kakek Neneknya saat mau pulang dari menjenguk kami.

Teman mainnya yang kedua Ni Made BeKu (Bebek Kuning), plus 3 anaknya yang kecil dan lucu. Dibeli di Hero Gatsu, sebagai teman mainnya si kecil saat mandi.

Teman mainnya yang ketiga sekaligus digulat saat bermain ditempat tidur, NYoman PinkY, boneka beruang merah jambu ini hadiah dari Kakeknya diusia sikecil menginjak 6 bulan kemaren. Dibeli di Matahari Sudirman kalo ndak salah. Besarnya sepadan dengan badan si Mirah. Lebih besar dikit malah. Walo awalnya MiRah agak takut dengan bodi si PinkY yang besar dan membawa Jantung Hati ditangannya, tampaknya topi si PinkY-lah yang menarik perhatian MiRah. Terakhir PinkY sudah mahir menemani si kecil MiRah bergulat dan membiarkan wajahnya digigit (padahal blom punya gigi), saking gregetannya si MiRah.

Teman keempat sekaligus terakhir yang MiRah dapatkan adalah si KetuT Odock. Dalam dimensi badan yang seperempatnya Pinky. Jadi gampang dipeluk oleh MiRah. Ini kado dari salah seorang teman KuLiah, yang memang masih ingat kalo sapaan akrab Bapaknya ini adalah Dok –yang berasal dari PanDe KoDok- He…. Tak heran kalo boneka yang diberikan pada si kecil ini adalah berwujud KoDok, lengkap dengan matanya yang besar dan peyutnya yang Ndut. Mirip Bapaknya MiRah. He…

Diantara keempat teman si MiRah, paling cuman si Pinky dan Odock aja yang setia berada ditempat tidur, tepatnya berada dekat Bapak, sehingga makin menyempitkan ruang tidur si Bapak yang badannya udah segede gajah. Huahahaha….

Post a comment

CommentLuv badge