EtiKa keSoPanan

Saya masih ingat jaman kecil dahulu, selalu diajarkan etika kesopanan oleh Nenek, terutama kalo lagi berhadapan dengan orang lain. Seperti selalu mengatakan ‘Tabik’ atau ‘Permisi’ saat melewati orang lain yang sedang duduk.

Mengapa saya jadi teringat dengan hal kecil itu ? lantaran saya mengalami hal unik saat bersembahyang di Pura Dalem Tonja, Kuningan lalu, duduk dibawah (ditanah) menanti upacara persembahyangan bersama dilakukan.

Eh, Bapak-bapak yang duduk di pinggiran Bale Gong, dengan cueknya menaikkan satu kaki mereka tanpa menghiraukan para pemedek Pura yang ramai duduk didepannya. Jelas ini mengundang bisik-bisik para pemedek lainnya yang rata-rata berkomentar ‘apa Bapak-bapak itu gak tau sopan santun kali ya ?

He… Kalo saja aksi mereka ini dilihat oleh Nenek saya secara langsung, dijamin bakalan kena bentak, marah-marah sambil menjelaskan arti pentingnya etika sopan santun pada orang lain. Sayangnya Nenek saya itu sudah Almarhum tahun 1984 lalu. He… dan saya gak punya keberanian untuk mengingatkan Bapak-bapak tersebut, khawatir kata-kata iklan rokok putih bakalan terlontar ‘Yang Muda ya gak boleh BicaRA’ He….

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

5 thoughts on “EtiKa keSoPanan

  • October 29, 2008 at 1:26 am
    Permalink

    Memang sepertinya etika kesopanan mulai luntur, hanya karena reformasi. (saya kok selalu menyalahkan reformasi yach?)

    Artha´s last blog post..Kuta Karnival

  • October 29, 2008 at 4:25 pm
    Permalink

    Hmmm, postingan ini kritis nya agak pedas. Ditambahkan cabe lagi ya bli. Bagus. Jangan ragu main warna nya .. kek pak tino sidin saja akh.

  • October 30, 2008 at 12:01 am
    Permalink

    BLi Artha > Yah, barangkali era Reformasi itu diidentikkan dengan era kebebasan. termasuk kebebasan berperilaku kebablasan. 😀
    BLi a! > Santet ? maaf BLi, saya gak tau nomor hp Bapak itu. Pengennya sih ngirim SmS SanTet. :mrgreen: :mrgreen:
    BLi HenDra > Siap Pak Prov ! Provokator maksudnya. 😆

Comments are closed.