X

The story of Wira’s PDA Begins

Memasuki bulan September ini, rupanya ada satu perubahan vital yang terjadi, membuat hari-hari kerja jadi jauh lebih mudah, layaknya dahulu lagi. So, perkenalkan satu alat komunikasi bentuk PDA yang hadir menemani hari-hari penulis beberapa hari ini, yang membawa satu kisah panjang sedari Galungan kmaren. O2 XDA Atom.

ni PDA didapetin bukan barang baru gres, tapi sebetulnya merupakan eks milik salah satu pasangan blogger, alias beli second. Tepatnya yah calon Istrine Bli Bagus Wirautama, pak dosen guanteng yang ngajar IT di Stikom lokal.

Tapi yang memutuskan untuk nge-beli ni barang sebetulnya adalah rekan kantor penulis, diambil dengan harga 1,8 juta, harga yang sama dengan penjualan PDA pertama milik penulis setahun lalu. Itu terjadi pada hari minggu sebelum Galungan. Ceritane mare maan THR, langsung beli PDA.

Apa daya setelah semingguan dipake, sang rekan rupanya agak kecewa dengan kepemilikan barang secondnya ini, lantaran kondisi daripada ni PDA rupanya tak jauh beda dengan kondisi jual PDA penulis setahun lalu. Layar yang berbekas stylus lantaran ngetik dengan keyboard virtualnya, trus lapisan pelindung koneksi Infra Red-nya hilang entah kmana.Belum lagi Leather Casenya yang udah melonggar agak menutupi layar yang touchscreen.

At Last, ntu PDA rencananya sih dibalikin ke pemilik awalnya, tentu dengan harapan uangnya bakalan balik.

Berhubung penulis jadi gak enak hati udah jadi perantara penjualan ni PDA, maka penulispun mencoba menyisihkan jumlah uang yang sama untuk mengambil alih ni PDA untuk direncanakan dijual kembali melalui jasa Mas Ichwan Hadi pemilik Bali Graf atau lewat PDA Bali. Eh, ternyata dapet potongan dari rekan kantor, sehingga penulis mendapatkan ntu PDA seharga 1,6 juta saja. Hmmm.. harga yang sangat murah untuk sebuah PDA yang udah ber-OS Windows Mobile 5.0 dan tentunya koneksi Wi-fi. Lengkap dengan Box-nya pula.

to be Continued…

Categories: tentang TeKnoLoGi
pande :hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik