Kebakaran (lagi)

2

Category : tentang KeseHaRian

Baru kemarin malam, pulang dari mejenukan ke daerah Pagan, menawarkan pada kedua ortu untuk mencoba makan masakan ikan bakar yang berada dekat rumah, namun keputusan mereka membuat kendaraan berbelok ke Depot Rama, yang menyajikan masakan China. Besok-besok deh, nyobain ikan bakarnya.

Belum juga hilang dari ingatan penduduk setempat dilingkungan rumah, akan musibah kebakaran di jalan Yudistira lalu, eh dini hari tadi dikejutkan kembali oleh sirene pemadam kebakaran melintas didepan rumah yang melengking memecah kesunyian pagi.

Tempat makan yang ditawarkan kemaren itu, tepatnya berlokasi didepan gang XI Jalan Nangka, sebelah utara rumah penulis, terbakar dan baru siang harinya berkesempatan melihat langsung dari dekat.

kebakaran-nangka.jpg

Dari kondisi yang tersisa, kebakaran yang terjadi tampaknya tak terlalu besar, bila dibandingkan dengan kebakaran Yudistira kmaren, karena sekat bambu yang mengitari tempat makan, tak tersentuh oleh api. Kemungkinan dipicu oleh sisa-sisa bakaran di pojokan tenggara lokasi, dan bisa dengan cepat diketahui. Hmm.. mungkin esok pagi baru bisa baca cerita lengkapnya di media.

Comments (2)

Musim panas/kering dengan angin begini memang rawan ya….

[Reply]

iya Bli, paling ndak dari sekarang musti hati-hati nih kalo berkaitan dengan api -dupa, rokok- jangan dibiarkan sembarangan. Jaga-jaga. 😉

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge