IRon Man, berat tapi mengasyikkan

4

Category : tentang KHayaLan

Melanjutkan aksi film yang layak tonton, via dvd bajakan, film kedua yang jadi giliran, Iron Man.

iron-man.jpg

Sekilas, proses pembuatan baju besi sang superhero, mirip-mirip film jebloknya Shaq O’Neal-Man of Steel, hanya saja dalam jubah tersebut ditambah dengan sentuhan teknologi, yang mampu membuatnya terbang ke angkasa (walopun eksperimen ini membuat pembekuan jubah besi dan akhirnya menjadi solusi untuk menghancurkan sang lawan nantinya). Secara keseluruhan, Iron Man adalah salah satu film berat untuk tontonan anak-anak yang pasti berminat besar pada film tokoh superhero macam ini. Beratnya karena banyak dialog antar tokoh yang terlibat (jauh beda dengan Transformer- jauh lebih mudah dimengerti oleh anak SD sekalipun), menonjolkan drama tapi tak melupakan aksi-aksi penghancuran yang menawan.

Walopun berat untuk dikonsumsi, tapi asyik untuk ditonton, terutama saat action berlangsung, perang melawan rentetan peluru maupun duplikat pertamanya yang dikembangkan jauh lebih menakutkan. Proses tempur sang hero berlangsung logis (dengan bantuan komputerisasi), namun agak terinfluence juga dengan Transformer saat perubahan bentuk dari manusia ke bentuk topengnya. Hanya prosesnya agak lebih lambat.

Berbeda dengan Kungfu Pande eh Panda, film ini rasanya gak niat lagi ditungguin versi originalnya. Lantaran dari bajakan saja udah lumayan puas, baik suara maupun gambar aksinya.

Yang aneh ya endingnya, seorang superhero mengakui ke publik (press-wartawan), siapa yang sebenarnya berada dibalik topeng baja tersebut.

Comments (4)

[…] IRon Man, berat tapi mengasyikkan […]

Iron Man, nilai = 9

wira’s last blog post..Internet Just Like Alcohol

[Reply]

Tinggal nungguin si Dark Knight. 😀 😀

[Reply]

[…] IRon Man, berat tapi mengasyikkan […]

Post a comment

CommentLuv badge