Mirah dan aw aw-nya

Menikmati saat-saat bersama si kecil, serta meluangkan waktu untuk bercanda dan menggodanya, benar-benar membuat aku selalu kangen untuk segera pulang kerumah. Bahkan kini, yang namanya hangout ke Warnet ataupun jalan-jalanpun rasa-rasanya hanyalah menjadi satu cara untuk menyiksa bathin, yang kian hari kian dipenuhi oleh beban tugas kuliah, melambungnya harga dan juga sumpeknya dunia kerja.

Rela berangkat kantor agak siang, agar bisa melihat sikecil yang paling menyenangi acara mandi. Tawa cerianya pun kerap muncul usai mandi air kocek-kocek usai, dilanjutkan dengan bermetamorfosis menjadi kepompong didalam belitan handuk becal. J

Nekat pulang kantor lebih awal, apalagi kalo sudah gak ada kerjaan atau malah mati listrik kayak tempo hari, dan emoh mampir-mampir lagi ke tempat-tempat singgah yang dahulu menjadi favorit tiap pulang kerja. Langsung saja menuju rumah, dimana si kecil telah menanti Bapaknya pulang.

mirah-aw-aw.jpg

Kecanggihan teknologi menyebabkan kelahirannya dipenuhi dengan dokumentasi yang tak pernah dirasakan oleh Bapak Ibunya sewaktu kecil dahulu. Foto hasil jepretan kamdig Konica Minolta atau hape Nokia N73, dengan berbagai gaya dan variasi warna ‘hitam putih juga sephia, ditambah video besutan sutradara dadakan, yang lumayan menggambarkan suka citanya sedari lahir hingga berusia 2 bulan kini. Ini mirip dengan sang Ibu saat masih pacaran dahulu, memiliki banyak foto masa pacaran berbagai gaya- dari duduk manis, nyuci piring hingga berlagak artis (gak mau difoto)pun ada. Lengkap pula dengan berbagai video ocehannya yang tak ia sadari direkam diam-diam dengan bantuan Nokia 7650 hingga Pda T-Mobile tempo hari.

Hingga dari sekian banyak dokumentasi yang si kecil miliki, ada juga menangkap canda tawanya saat jam 2 dini hari yang terlihat gembira diajak ngobrol oleh sang Bapak. Aoow… Aoow… sesekali lengkingan aw awnya pun terdengar nyaring di keheningan pagi.

Nikmatnya melewati hari bersama si kecil, agar tak ada perasaan menyesal saat melihat ia tumbuh dewasa kelak.

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik