Beda motivasi ya beda guna

7

Category : tentang KeseHaRian, tentang TeKnoLoGi

Di kelas yang gede ini kalo mau diitung, palingan cuman 5 siswa aja yang tampak sibuk ngrjain tugas, ciri khasnya tentu keranjingan bawa laptop kinyis-kinyis dari rumah. Entah emang kperluan ato sekedar nampang ya bisa diliat dari aktivitasnya di ruangan.

Oya, skedar informasi tak resmi, kelas ini seharusnya nampung 26 biji siswa yang hampir lima puluh persennya banyakan absennya dalam sebulan. Tapi herannya kalo sudah waktunya bagi-bagi duwit, kelas tampak rame serame pasar murah sejak pagi. Entah setan mana yang mbisiki anak2 itu kok instingnya selalu tepat kalo udah urusan bagi-bagi jatah.

Balik ke topik, pembawaan barang portabel ini lantaran 4 biji pc yang tersedia di pojok belakang ruangan selalu penuh terisi setiap harinya oleh orang-orang yang berkepentingan maupun tidak (kategori ini termasuk yang demen maen gim bola-bola saat jam belajar). Tapi rupanya kelima anggota kelas yang belakangan mbentuk grup ‘Power Laptop’ dengan tujuan membangun negeri dengan kepemilikan laptop pribadi, dengan asyiknya tenggelam dalam pekerjaan masing-masing disaksikan pandangan kekaguman siswa lain yang rupanya entah karena blom kesampean buat ngebeli barang dewa ini ato malah ndak ngerti sama sekali.

Tapi yang namanya beda motivasi buat kepemilikan barang jinjing ini berimbas ke pemakaiannya saat nyampe di meja belajar masing-masing. Dua orang pentolan kelas yang emang super sibuk, tampak serius menatap layar laptop dengan setumpuk pe er disebelahnya. Seorang lagi yang sbentar lagi bakalan didapuk jadi calon perwakilan kelas, tampak memakai laptopnya dalam beberapa kejap skedar untuk bertanya, ‘apa materi kuliah buat besok sudah slesai’ ato malah ‘kok game ini ndak bisa dimakinkan ya ?

‘Seorang siswa yang gemar melantunkan tembang religiuspun tampak asyik didepan laptopnya yang ternyata nampilkan video-video lokal dalam format 3gp. Pantesan aja betah duduk dari pagi. Show gratisan ini tentu menarik minat siswa lain yang kebetulan lagi ndak punya pe er khusus dan milih ikutan nimbrung sekedar menyalurkan hasrat hari kmaren.

Sisa satu lagipun tampak asyik dipojokan depan, diiringi tembang-tembang yang cukup membuat orang emoh untuk mendekati. Ternyata yang dilakukannya sangat bertentangan dengan tugas dan kewajiban siswa, sama dengan oknum terakhir tadi, yang akhirnya melahirkan tulisan pada blog ini. Halah…

Comments (7)

trs pak pande pegang laptop yang nomer berapa.? 😆

Yanuar’s last blog post..Bike 2 Work Chapter Bali goes to Luwus

[Reply]

yang pasti yang bisa ngblog di pojokan, padahal lagi jam kerja. 😀

[Reply]

kata orang, “celebingkah beten biu” bli

wira’s last blog post..Alasan Konyol Memilih Seorang Cagub

[Reply]

betul sekali, pemetaan motivasi itu perlu sekali untuk menentukan metode belajar dan topik pembelajaran di kelas, biar bisa efektif ya…tapi kalau kelasnya dibentuk karena paksaan bukan karena motivasi ya susah…inilah Indonesia..(sedih)

okanegara’s last blog post..Terima Kasih Reviewnya; eBlogari

[Reply]

Wira > Bener nto Bli. kwale yang tetep aneh hingga hari ini, ya yang disebut terakhir. 🙄

[Reply]

Oka Negara > Suksema Pak Dokter. hanya saja, kelas itu maksudnya ruang kerja para pengabdi negara yang kelakuannya masih saja kayak anak sekolahan. gak prof dalam bekerja. jadinya malah lebih menyedihkan… 😯

[Reply]

[…] tempo hari, posting Motivasi dilihat dari perilaku para siswa di ruang kelas besar yang rupanya dimaksudkan pada ruang kerja […]

Post a comment

CommentLuv badge