Alergi Kritik ?

Saat mencalonkan diri dan menghimpun suara masyarakat tuk mendukungnya, secara terbuka si bakal calon berapi-api mengatakan, silahkan laporkan segala penyimpangan dan lontarkan kritik demi membangun negeri ini….

Pintu rumah terbuka lebar 24 jam demi menerima keluhan masyarakat…

alergi-kritik.jpg

Saat sudah duduk di kursi empuk, mengapa pintu rumah seakan tertutup rapat dan digembok sehingga pemberi suara terdahulu tak mampu suarakan hati nurani mereka pada para wakilnya yang terhormat ?

Mengapa kini baik rumah sang wakil tampak begitu indah dan bertingkat ditambah mobil mewah pula hingga gaya hidup sang wakil beserta anak dan istri bergelimang kemewahan yang kian tak tersentuh oleh maraknya nasi aking dikonsumsi warganya ?

Mengapa sebegitu mudahnya hutan dialihfungsikan demi sebuah kepentingan satu dua orang yang berduit dan mengingkari janji-janji manis yang mereka ucapkan saat kampanye terdahulu ?

Mengapa semua kebohongan muncul saat semua sudah nyawa dan raga diberikan ?

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.