Ponsel Impian

Makin majunya teknologi mobile yang masuk di pasar Indonesia, apalagi dengan meningkatnya serbuan ponsel China, rasa-rasanya gak jauh beda saat maraknya motor China di tahun-tahun kmaren. Pernah diungkap di Intisari entah terbitan kapan, kalo di China itu bisa dibeli sepeda motor rakitan dengan bentuk dan merek yang diinginkan. Nama sendiripun boleh. Ini mencerminkan betapa pesatnya kemajuan teknologi yang dimiliki oleh China.

Keunggulan dari produk china ini adalah harganya yang murah dan dengan tawaran fitur yang sangat menarik. Blom sampe teruji pada ketahanan dan  layanan purna jualnya.

Lihat saja ponsel Dual On yang lebih banyak dikuasai oleh merk China dibanding lima besar brand yang merajai Indonesia. Nokia, SE, Motorola, LG, Samsung. Mungkin baru Samsung saja yang berani menawarkan fitur Dual On tadi. (dua frekuensi yang berbeda aktif bersamaan tanpa harus men-switch jaringan atau mematikan salah satunya).

Belom lagi dengan harga dibawah 2 juta rupiah, sudah punya fitur layar sentuh juga bonus layanan TV gratis tanpa perlu menghabiskan pulsa lagi.  

ponsel-impian.jpg

Maka dalam anganpun terbayang kalo satu saat nanti, di China bakalan bisa dipesan ponsel yang sesuai dengan keinginan penggunanya. Dengan harga murah dan fitur melimpah, blom lagi mungkin bisa menyunat fitur yang mungkin gak pernah kepake karena gak ngerti atopun gak berkepentingan untuk itu. Setidaknya masih bisa menurunkan harga jualnya. Misalkan saja, pesan ponsel yang punya fitur kamera ber mega piksel gede plus lampu kilatnya, memori luar, pemutar musik juga minimal koneksi Gigi Biru (bluetooth maksudnya). Udah gitu kalopun layar sentuh juga boleh, lus TV tentunya. GPRS boleh diilangin, apalagi yang namanya 3G, toh masih mahal dan tak pernah terdengar lagi dengungnya. Jadi, walopun pulsa minim, namun hiburan masih bisa dilakukan.

Minimal dengerin musik ato radio, motret hal unik, nonton tayangan berita terbaru, sambil tukeran file 3gp, tanpa harus khawatir kekurangan memori penyimpanan.

Namanya juga mimpi. Boleh dong. J

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

3 thoughts on “Ponsel Impian

  • April 10, 2008 at 3:42 pm
    Permalink

    Yap, mimpi boleh aja. Toh segala sebuah penemuan besar ataupun teknologi terbaru di dunia ini berawal dari sebuah mimpi penemunya. Dengan bermimpilah kita dapat meraih cita dan harapan yang kita inginkan. Dengan kata lain kalo kita tidak bisa bermimpi maka tidak akan pernah mewujudkan sesuatu yang besar

  • April 11, 2008 at 3:41 pm
    Permalink

    mnrt saya, pd level tertentu nantinya, tren akses data (blogging, e-banking, googling) akan meningkat lg..jd koneksi 3G (GPRS masih boleh lah) masih akan dibutuhkan, apalagi peramban mobile (Opera Mini) makin mumpuni.. 🙂

    dani’s last blog post..Medical Informatics Blogs

  • January 6, 2010 at 3:46 am
    Permalink

    Nice information you got there, I have been looking for this information all along.

    Thank You

    😀

Comments are closed.