Imunisasi si kecil, Meriangnya si Bapak

Hari minggu pagi, merupakan jadwal pertama untuk si kecil mendapatkan Imunisasi BCG/Polio seperti yang sudah diprogramkan oleh Bidan tempat ia dilahirkan. Saat imunisasi dilakukan, ada rasa iba saat melihat si kecil disuntik lengan kanannya untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi saat ia tumbuh besar nanti.

imunisasi.jpg

Tangis kencang yang ia teriakkan seakan menyayat hati Ibu si kecil yang memilih menjauh dari si kecil dan berharap si kecil kan tumbuh sehat kelak. Sedang si bapak seperti biasa, mencoba tabah dan mengabadikan si kecil saat imunisasi pertamanya agar nanti kalo si kecil udah tumbuh besar, ia tau kalo saat kecil dulu, ia punya seabreg dokumentasi dari sejak kelahirannya. Gak seperti bapak Ibunya yang minim foto masa kecil. Hehehe…

Tapi efek panas badan yang dikatakan perawat Bidan, agaknya berpindah pada si bapak. Jadilah sore hari, si Bapak badannya meriang, panas dingin. Sementara si kecil, syukur-syukur blom menampakkan efek rewelnya.

Padahal sore itu berencana nganter si Kakek untuk ke Dokter Sudana, periksa lantaran batuk pilek seharian, eh nimbrunglah si Bapak ikutan periksa meriangnya, sakit kepala cekot-cekot plus pembuangan pencernaan yang gak normal.

Pulang dari dokter, masih harus meladeni tamu yang dateng hingga pukul 9 malam, baru bisa mandi aer hanget plus makan malem ditemani segelas besar the panas. Usai semua itu langsung ngluarin perlengkapan tempur. Baju kaos, Sweater tebel, celana panjang, kaos kaki, plus kupluk oleh-oleh dari Bromo. So, malempun dilewati dengan nyaman dengan harapan memunculkan keringat yang banyak agar esok sudah segar kmbali.

Halah, gak enak banget jatuh sakit kala si kecil masih menyibukkan Ibunya dimalam hari… Kasian Ibumu Nak.

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik