Menengok Ruas Jalan 99 di Kecamatan Kuta Utara

Category : tentang PeKerJaan

Dalam menindaklanjuti permohonan masyarakat maupun kritik media, sebelum terjun kelapangan berkaitan dengan rusaknya infrastruktur yang ada disepanjang kawasan kabupaten Badung, diperlukan satu pengecekan awal pada peta maupun data yang telah tersedia dan diperbaharui tiap tahunnya. Paling gak itu dilakukan secara komputerisasi sejak 2004 lalu. Sejak pak Preman memasuki kantor pemerintahan.

Data yang berupa nomor Ruas jalan disetiap kecamatan di Kabupaten Badung dilengkapi dengan panjang, lebar, titik pengenal hingga tahun penanganan terakhir, ditambah penggambarannya pada peta yang terpisah, cukup sebagai bahan awal, sebelum mengirimkan tim untuk turun untuk pengecekan situasi lapangan.

Seperti halnya ruas jalan nomor 99, yang merupakan ruas daripada Jalan Padang Sumbu – Banjar Taman Kecamatan Kuta Utara, kira-kira lokasinya bisa diakses dari jalan Marlboro kearah barat hingga menemukan Bale Banjar Taman sebagai ujung akhir ruas jalan.

ruas-jalan-99.jpg

Ternyata apa yang diungkap dimedia perihal banjir yang sering terjadi, memang wajar adanya. Adanya kemiringan jalan yang menuju satu titik yaitu daerah jembatan dalam hal ini dikenal sebagai Duiker dengan aliran air pada saluran tersebut yang berjalan begitu lambat. Ditambah kondisi daerah di sekitar Duiker ini ternyata memang memiliki ketinggian air yang sudah mepet dengan ketinggian jalan pada titik terendah. Padahal ini masih dalam kondisi normal.

Namun saat melihat sisi lain dari Duiker nyatanya sampah begitu banyak berkumpul di jalur masuk air yang menyebabkan aliran air yang sedemikian lancar menjadikannya tersumbat dan mampat pada areal tersebut. Nah, tentu ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam merencanakan penanganan ruas jalan ini agar terhindar dari banjir dikemudian hari, namun melihat dari kondisi yang ada apakah masyarakat akan mau menghentikan kebiasaannya membuang sampah kesaluran air ?

Post a comment

CommentLuv badge