Nyepi Bertiga

Melewatkan malam gelap gulita saat Nyepi kmaren gak seperti tahun-tahun lalu, dimana semalaman duduk berjaga didepan rumah bareng para pecalang sambil nge-ronda keliling desa.

nyepi-brsama-istri.jpg

Tahun ini, malam pekatpun dilewati bertiga, rebahan bareng dikamar yang sudah sempit oleh lemari dan buku-buku plus tempat tidur yang berukuran jumbo.

Bertiga itu bersama Istri dan sikecil yang kini masih didalam perut sang ibu, namun sepertinya ia sudah tau keberadaan Bapaknya.

Kata sang ibu, kalo Bapaknya jauh, sikecil pasti gak bisa diem didalem perut, tapi kalo sudah deket, langsung diem. Hehe…

Manut sama Bapak ya dik ? 🙂

Ngobrol kesana kmari hingga gak sadar matapun terpejam…

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.