Main Contents

Sosrobahu dan Tahun Baru Caka

March 5, 2008

78.jpg

Cerita ini secara kebetulan diungkap oleh seorang dosen pengajar di Pasca Sarjana Teknik Sipil Unud, Pak Tjok Sukawati yang hingga hari ini walopun sudah sedemikian ringkih namun masih bersemangat untuk mengajar mahasiswanya.  

Bercerita tentang awal mula ciptaan Beliau dicoba untuk bisa diterapkan.Sosrobahu yang lahir dari buah pemikirannya merupakan satu karya dimana memiliki ciri khas Pilar Beton yang mampu diputar untuk dipasang sebagai pondasi dimana bisa dirakit diluar lokasi pekerjaan sehingga mengurangi tingkat kemacetan disekitarnya. 

Cerita yang panjang dan unik terjadi sebelumnya saat seorang Tjok Sukawati berusaha meyakinkan seluruh koleganya bahwa karyanya ini mampu diterapkan, namun hanya celaan yang didapat. 

Akhirnya sesaat sebelum uji coba pemutaran pilar beton Sosrobahu yang masih kebingungan untuk menentukan pada titik berapa pilar sebaiknya diputar.Ditengah keraguan yang ada, Pak Tjok memutuskan untuk memohon pada Beliau, sang Pencipta segalanya untuk memohon petunjuk lebih lanjut.Didapatkanlah sebuah angka dari Beliau, yaitu angka 78.

 Maka dicobalah menggunakan angka 78 ini sebagai titik kritis dimana pilar harus segera diputar.Ternyata Berhasil.Lantas bagaimana menjelaskan pada publik bahwa angka 78 yang didapatkan dari Beliau ini bukanlah satu hal Klenik. Dilakukanlah penelitian dan memang benar menghasilkan angka 78 sebagai titik kritis pemutarannya.

 Kekaguman Pak Tjok akan kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Pencipta segalanya, rupanya masih menyisakan tanda tanya akan angka 78 tersebut.Baru belakangan oleh seorang Menteri Agama, Pak Tjok mendapatkan pencerahan atas makna dari angka tersebut.

 78 merupakan angka selisih dari Tahun Baru Caka dengan Tahun Baru Masehi.Ditahun 1978 pula, kabarnya Agama Hindu baru diakui menjadi salah satu agama yang ada di Indonesia ini.

Kebetulankah ?

 Tapi diluar cerita Pak Tjok Sukawati tadi, ada juga satu hal yang paling penting dari makna angka 78 berkaitan dengan alamat blog ini. Yaitu tahun lahirnya seorang anak laki-laki berpipi kembung yang kemudian dikenal sebagai PandeBaik seorang Preman Gadungan dan dalam waktu dekat akan memutuskan bakal kembali pada jalan yang benar.

Halah….

Popularity: 4% [?]

the Post ReLated

Filed under: tentang KeseHaRian | 519 pembaca | Comments (2)

2 Comments

  1. Nyoman Ribeka March 6, 2008 @ 6:13 pm

    wakakakakakakaka… pak preman gadungan lahir taun 78 ya :)

    lucu – lucu sajan blog ne bli panden nok :)

    [Reply]

  2. pande March 6, 2008 @ 10:43 pm

    Ceritanya Pak Tjok itu emang bener kok Bli. saya sempet ngobrol panjang dengan Beliau. termasuk masalah2 sosial. mungkin nanti usai Nyepi saya posting lagi.
    Suksema

    [Reply]

Leave a comment