Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa

3

Category : tentang iLMu tamBahan

Situasi sebenernya udah siap sejak pukul 8 sesuai jadwal yang ditentukan sehari sebelumnya.
Kehadiran beberapa rekan yang tahun lalu sempat dikucilkan seminggu lamanya untuk pendidikan pengadaan barang dan jasa sempat mengundang keriuhan disatu kelas yang isinya tergolong familiar semua.

Walopun sempat pangling dan terdiam cukup lama saat makhluk aneh berjenggot lewat didepan mereka, tapi sesegera itu pula ledekan juga sebutan macem-macem dialamatkan buat rekan mereka yang hingga kini masih menjadi staf paling bawah. dari mirip Surya Paloh ato malah Teroris Bom Bali.
Maklum, rata-rata yang ikut diujian kali ini minimal setingkat Kasi atau Eselon IV.

Kehangatan masih pula terasa saat beberapa Bapak-bapak yang seperguruan ngumpul dan memulai banyolan antar instansi, membuat suasana ujian yang bagi sebagian peserta lainnya mungkin menjadi momok menakutkan dan menargetkan kelulusan diakhir nanti.

Ujian yang dilaksanakan hari ini nyatanya baru efektif dimulai pukul setengah sepuluh pagi dari jadwal jam delapan. Itu artinya usai ujian naga-naganya bakalan dapet makan gratis. Hehehe…

Berhubung yang ikut itu rata-rata sudah menjabat dan berpengalaman plus suka ngebanyol, suasana saat ujian berlangsung gak sehening peserta sekolahan yang lagi tes ujian masuk perguruan tinggi.

Celetukan iseng sampe acara contek mensontek dan tanya jawab soal dengan rekan disebelahnya menjadikan satu hal yang biasa, mengingat pengawas ujian sudah pada dikenal pula dilingkungan kerja. Jadi semua bersatu padu menjawab soal ujian.
Mungkin gak bakal heran kalo yang penentuan lulus ato yang ndak lulus kali ini bakalan sama jumlahnya.
Wong kerjasama semua kok.
Hehehe…

Ada juga yang mungkin sudah gak mikirin lagi mau lulus apa enggak, milih menyerahkan lembar jawabannya sejam lebih awal dan sempat membuat kalang kabut peserta lain sembari ngedumel.

Sayangnya yang namanya sopan santun berponsel rupanya belum jua bisa diterapkan oleh seorang pejabat sekalipun.
Walo diawal ujian sudah dimohonkan agar mematikan ha pe atau paling gak mematikan bunyi ha pe, tapi tetep aja dering hape berbagai nada meluncur manis ditengah konsentrasi peserta yang sedang ruwet-ruwetnya.

Herannya, padahal tadi sipengawas yang memberitahukan permohonan ini, eh malah dia yang hapenya gak berenti berdering.
Masih mending kalo nadanya mendayu-dayu. Lha ini lagu punk rock yang ada teriakan gak jelas, setiap kali bersuara, semua mata langsung tertuju pada tampang cuek sang pengawas muda. Masih belum puas juga, dengan cueknya dia nyoba dengerin berbagai lagu metal didepan peserta ujian didalem kelas. Walah….

Padahal ponselnya Commie 9500 lho.
Gaya sih udah keren. Masih muda lagi.
Tapi mungkin cuman gak tau cara matiin nada panggilnya aja.
Huehehe….

Comments (3)

Pak, ada kisi-kisi untuk memudahkan kita agar lulus ujian sertifikasi Barang / Jasa?

Vans’s last blog post..Tapak

[Reply]

😆 gak tau yah. wong saya sampe sekarang blom lulus-lulus juga kok. :mrgreen:

[Reply]

Ada yang bisa ditebeng jadi Joki Pak ?

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge