Menu
Categories
Menjajal GPS Nokia 6275i
February 1, 2008 tentang TeKnoLoGi

Gak sengaja masuk ke ‘Review Nokia 6275i’ milik Budz Kay http://www.reviewland.com/ dikupas tuntas walopun dengan sedikit agak berlebihan.
Membanggakan model ini dibandingkan varian ponsel CDMA milik Nokia maupun merk lain yang dianggap tak ada apa-apanya. Termasuk pula dengan ponsel GSM terkeren sekalipun – Nokia N95 yang menurut Budz Kay bisa dikalahkan oleh ponsel ini lantaran faktor ‘kemungkinan terkena virusnya’.
Plus pengenaan tarif percakapan bagi seluruh ponsel (dengan operator) GSM yang kalah jauh dibanding CDMA saat ini.Budz Kay mengungkapkan fakta-fakta bahwa mastarakat saat ini lebih menggunakan ponsel CDMA untuk berbisnis dan berkomunikasi, sedangkan ponsel GSM hanya untuk gaya atau menaikkan derajat status dimata orang lain.
Jadi gak jarang satu orang punya dua ponsel, dan orang itu rela membeli ponsel GSM yang termutakhir dengan harga tentu mahal, tapi ponsel CDMA yang dibeli dicari paling murah. Padahal tingkat pemakaian malah sebaliknya.

Tergelitik pula dengan isi Review yang mencapai 3 halaman berkaitan dengan desain hingga fitur yang dimiliki termasuk fasilitas GPS yang dahulu tak terpikirkan bakalan bisa digunakan.

GPS pada ponsel Nokia 6275i ini ternyata memang sudah terintegrasi langsung walopun pemakaiannya rada susah bagi orang awam. Ya jelas lah.
Dipakai untuk menentukan dan mencari posisi tertentu berdasarkan sinyal dari satelit dan tentunya bebas pulsa. Itu artinya fasilitas GPS yang ada, sudah built-in didalamnya.

Untuk mengaktifkannya, memang perlu waktu kurang lebih 2 menitan untuk mencari sinyal satelit seperti kata Budz Kay. Berdiri sambil memegang ponsel ini tegak lurus ke langit, tunggu hingga satelit terdeteksi dan menentukan posisi berdiri.

Cari ‘Mark Position’ untuk nge-set posisi awal, trus berjalan ke tempat yang diinginkan, sejauh mungkin. Catat kembali posisi tersebut.
Ternyata si Budz Kay itu benar.
Dari posisi terakhir, terdeteksi jarak juga arah posisi awal secara akurat. Itu artinya GPS ini memang bisa digunakan dengan baik oleh penggunanya.

Gak puas dengan hal ini timbul keinginan untuk menjajal fasilitas GPS milik Nokia 6275i di lokasi proyek nanti.
Tentu mengasyikkan untuk dicoba.

Oya, selama 6 bulan lebih make ponsel ini boleh dikatakan sangat memuaskan.
Baik dari pemakaian juga oprek fitur (walo belum semua).

Yang sering terpakai adalah fasilitas kameranya yang walo 2MP plus Flash tapi masih jauh dari autofocus. Tapi cukuplah kalo hanya untuk di-upload ke blog.
Juga Aplikasi Java pada icon Extra, benar-benar tergunakan terutama saat ujian. Hehe…
Belum lagi Notes dan Calendar untuk mencatat hal-hal kecil saat berada dilapangan, ato saat menemukan hal menarik untuk diungkap dalam Blog.

Anyway, ponsel CDMA seharga 1,9 juta ini, gak rugi untuk dimiliki seperti kata Budz Kay. Apalagi dilengkapi dengan fitur GPS yang gak semua ponsel seharga sama bisa memilikinya.
Cobain deh. Dijamin gak nyesel. Hehe…

"1" Comment
  1. ikut beli ah.

    [Reply]

Leave a Reply
*