Hari ini : Tumpek Landep

Category : tentang KeseHaRian

Hari yang sakral bagi soroh Pande. dimana pada hari ini pula, soroh Pande akan melakukan persembahyangan di merajan masing-masing. Dibarengi dengan bulan Purnama, maka odalan pun dikenal dengan sebutan odalan nadi. Artinya diadakan secara istimewa, karena bertepatan dengan purnama.

Hari ini pula soroh pande menghias Prapen, tempat yang disakralkan oleh soroh Pande, dimana merupakan tempat berstananya Dewa Brahma yang digunakan sebagai tempat memande, membuat alat-alat kerja hingga senjata secara tradisional yang disertai dengan pencarian hari baik. Maka Prapenpun dihias dengan wastra (kain) berwarna merah, sebagai simbol Dewa Brahma, api serta ciri khas soroh Pande.

Di rumah secara kebetulan orang tua yang bekerja sebagai penjahit tak lupa menghaturkan banten pada sekian banyak mesin jahit yang telah digunakan selama puluhan tahun hingga kini.

Bagi masyarakat umum, hari ini pula digunakan untuk menghaturkan banten saji pada benda-benda yang mengandung unsur logam seperti pisau, keris sampai alat-alat kerja. Namun seiring perkembangan jaman, benda-benda yang dihaturkan banten saji pun berubah seperti kendaraan baik roda empat dan dua hingga komputer.
Ini dilakukan sebagai bentuk wujud syukur atas semua jasa yang diberikan oleh benda-benda tadi dalam mendukung keseharian umat manusia.

Demikianlah Hindu, tak hanya manusia yang dihargai, namun juga hewan, tumbuhan, makhluk tak terlihat hingga benda matipun diberikan banten saji. Tujuannya tentu menciptakan keseimbangan pada jagat baik secara sudut pandang terkecil hingga global keseluruhan.

Oya, pada hari ini pula, seorang kakak yang sekarang berada di Kanada, seharusnya mengadakan Otonan nadi, dimana hari lahirnya apabila dilihat secara penanggalan Bali, bertepatan dengan hari ini. Maka saat bertepatan dengan Purnama, biasanya dilakukan secara istimewa pula dengan menghaturkan Babi Guling.
Sayangnya dia tak disini. Jadi upacara otonannya pula dilakukan secara sederhana, dengan menempatkan foto diri pada serangkaian sarana banten.

edisi SKETSA : jenuh ngantor (2)

Category : tentang SKetSa

nah, kalo yang ini gak jauh beda dengan sebelumnya,
hanya saja suasana ini sudah menjadi pemandangan umum disetiap ruangan dan menjangkiti setiap pengabdi bangsa ini,
huehehe…
katanya sih membangun bangsa, namun kenyataannya malah membangun perekonomian pribadi.
huahahaha….

Dasar ! gak berubah juga bangsa ini…

Sedang yang ini,

yah namanya juga akhir tahun.
Dalam pikiran yang ada cuman tempat liburan yang ingin dituju.
Wong kerjaan masih banyak, slesaikan dulu kek, baru mikirin itu nanti dirumah.
Walah-walah…
kalo masalah jalan-jalan kan bisa kapan aja ?

Terakhir, mungkin ini salah satu solusinya.

Bkerja di alam terbuka biar kejenuhan akan hal-hal buruk dikantor segera hilang tersapu angin semilir dan kicau burung.
Amboi romantisnya…

Alah, paling juga gak bakalan bisa kerja. Huahahahaha…

edisi SKETSA : zupa ndut

Category : tentang SKetSa

ini sih sketsa pas dengerin dosen ngoceh masalah statistika yang gak jelas kebenarannya.
Waktu itu kalo ndak salah yang ngajar dosen muda, cewek dan grogian kalo sudah didepan mahasiswanya yang ternyata beberapa merupakan dosennya terdahulu.
Hehehe….

Jadilah Zupa Ndut.

Maksudnya Super Ndut yang diplesetin.
Lantaran secara kebetulan tiga orang yang duduk secara berdampingan punya peyut ndut yang becal. Huehehehe…
Yang paling kanan tuinggi itu pasti sudah bisa ditebak, sapa orangnya.
Karena satu-satunya orang yang punya ketinggian hampir menyentuh balok tembok di ruangan kuliah. Duuh….

edisi SKETSA : jenuh ngantor > lari dari kenyataan

Category : tentang Opini

Suasana ini lebih dipicu oleh rasa iri hati seorang teman yang merasa dirinya jauh lebih senior dan berpengalaman serta mengecilkan arti rekan kantor yang lain saat ia bercerita pada pegawe yang baru masuk ato pindah ke ruangan.Masih mending kalo orang ini hanya bercerita bual dan gombal. Masalah uang 50ribu pun dikutak kutik dengan alasannya kalo dia yang tugas keluar, yang diberi cuman setengahnya, 25ribu. Padahal begitu dilihat pada buku kas kantor, uang yang diembat malah dua kali lipat jatah tugas yaitu 100rb. Wah, apa maunya ni orang ?

Udah gitu bicara tentang kejelekan orang emang gak ada matinya….
Ada lagi, saat satu tim pelaksana dan pengawas lebih berkomitmen untuk merencanakan mutu dan kualitas pekerjaan, eh orang ini beranggapan bahwa tim malah sudah bersiap-siap bagi uang, dan orang ini merasa berhak ikut mendapatkannya namun tak mau ikut terlibat dan bekerja. Wah, saenak’e dewe toh…..

Belum cukup orang ini mengganggu, yang ada ia malah mengintimidasi pegawe baru hingga mental dan rasa ingin bekerja para new comer ini turun ke level paling bawah.

Hari ini otak sudah ngerasa mumet gara-gara satu orang yang ingin dihargai setingkat kepala dinas, namun hasil karya, pemikiran dan pelaksanaannya gak lebih macamnya anjing ! huh !

Kesel banget dah hari ini….

Maka lari dari kenyataan jadi pelampiasan.
Beralasan melakukan pengawasan ke lapangan, seharian jam kerjapun dilewatkan dengan jongkok sambil marah-marah ke pekerja yang menggarap pasangan batu kali gak bener. Seenak maunya. Sama dah kayak orang ini….

****

to CTR : YOU SUCKS !!!!

edisi SKETSA : kuliah

Category : tentang SKetSa

Seperti yang sudah pernah diungkap, jangan pernah mengambil sekolah lanjutan yang bidangnya tak pernah dialami sebelumnya. Akhirnya mungkin jadi begini….
Dari depan mata sih mendelik…. Padahal aslinya mungkin malah gak konsen, gak ngerti mending tidur.
krrrr…. zzzzzz…..

edisi SKETSA : parkiran rumah

Category : tentang SKetSa

Nah, kalo ini pas lagi kuliah tapi dosennya nyerocos teori tanpa menyajikan gambar-gambar segar, pikiran jadi gak konsen malah iseng nyorat-nyoret buku sambil ngbayangin areal depan rumah yang ideal dimana angkul-angkul yang ada sekarang dibongkar dan diperlebar sesuai ukuran masuknya kendaraan.

Sedang ini, perkiraan denah parkir mobil di areal dalam mengingat ada 3 buah mobil dari beda pemilik yang ada. Tentu harus memperhitungkan lebar dan panjang juga lintas belokan mobil kalo mau akurat. Gak bisa dengan sketsa gini. Wong ukuran sebenarnya blom tau kok….

edisi SKETSA : om Pande

Category : tentang SKetSa

Ini sedikit coretan pertama setelah absen hampir dua tahun lamanya gak pernah ngartun lagi. After married nyatanya semua ide kartun tersimpan rapi bersama surat-surat cinta pada istri yang dibundel jadi satu.

Eh, pas ditanya ponakan, apa bisa gambar ato ndak, ya tak coba iseng-iseng corat-coret, maka jadilah sketsa antik perwajahan diri pada 3 bulan pertama, ditambahkan dengan atribut Mutant Ninja Turtles yang lagi gandrung di kalangan anak sekolah gara-gara the Movienya. Wuehehehe….

Apalagi ditambah dengan peyut yang mangkin ndut tanda kalo udah mangkin jarang daripadanya olah raga. Huahahaha….

edisi SKETSA untuk blog

Category : tentang SKetSa

Semingguan ini mungkin Blog bakal dipenuhi sketsa dan corat-coret pengisi waktu agar tak jenuh dan mengantuk disela kuliah dan waktu santai, menggambarkan isi hati dan lingkungan sekitar yang kira-kira menarik untuk dikartunkan.

Nge-Blog akhir-akhir ini memang tak sepuas hari kemarin dimana 4 hari kedepan, bakalan disibukkan dengan hari raya Tumpek Landep, hari yang sangat sakral bagi soroh Pande. jadi kemungkinan gak lagi bisa nulis panjang sesuai daftar notes yang antre minta dituangkan ke Blog.

So, sketsa ini bolehlah jadi sedikit pengobat rindu akan nge-Blog. Sebab Blog sudah menjadi sarana untuk menumpahkan uneg-uneg agar tak disimpan dan mengendap didalam hati.

Yang pasti dalam 4 hari ini edisi Sketsa mengisi Blog dengan berbagai tema. Kuliah, kantor maupun keseharian.

10 SARAN BERSOPAN-SANTUN DALAM BER-EMAIL

2

Category : tentang KeseHaRian

Bagi sebagian besar orang, email tampaknya menjadi rahmat sekaligus bencana. Email dapat menghemat biaya komunikasi, terutama pada orang-orang yg jarang berhubungan dengan kita. Namun, dapat membuat kita menderita dengan menerima banjir “spam email”.

Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi para “spammers” ini kecuali terus-menerus melaporkannya pd “network administratur” kita. Bagaimanapun, dalam melakukan korespondensi pribadi, kita seyogyanya tetap bersopan-santun untuk menjaga hubungan baik.

Berikut 10 saran bersopan-santun dalam ber-email ria :

1. Benahi susunan email “forwards” anda.
Bila anda ingin memforward sebagian atau seluruh pesan pada pihak lain, maka luangkan sedikit waktu anda untuk menghapus tanda yang biasanya muncul. Seperti tanda “>” dsb.

2. Gantilah “Subject” atau Judul email bila topik pembicaraan anda berubah.
Seringkali setelah saling bertukar email beberapa kali, topik pembicaraan berubah dari aslinya, namun “subject” atau judul email belum juga diganti. Akan jauh lebih mudah untuk melacak email yang masuk bila “subject” disesuaikan dan dapatmencerminkan isi email yang sedang anda tulis.

3. Hapuslah pesan reply yang tidak perlu.
Beberapa program email secara otomatis memunculkan isi email yang terdahulu bila anda sedang membalas/mereplynya. Ada baiknya anda menghapus pesan tersebut dan hanya tinggalkan pesan yang benar-benar anda anggap perlu.

4. Jangan teruskan surat berantai.
Anda tentu merasa terganggu dan jengkel bila seseorang mengirimi anda sebuah email tentang humor atau cerita-cerita, kemudian meminta anda untuk meneruskannya dengan segera pada 10 teman anda yang lain, atau bila tidak maka anda akan ketibansial. Mengapa anda juga bermaksud mengganggu dan membuat orang lain jengkel bila anda meneruskan email semacam ini?
Hapus saja dengan menekan tombol “delete“.

5. Hormati privacy orang lain.
Ini termasuk juga alamat email mereka. Bila anda sedang mengirim email ke sejumlah orang yang mungkin satu sama lain tidak saling mengenal, gunakan “bcc” atau “blind carbon copy ” agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui.
Bila anda mudah mengirim email ke banyak alamat sekaligus tanpa mempertimbang kan saran ini, maka bersiap-siaplah untuk dikomplain karena mereka menerima spam.

6. Jangan melakukan spam.
Mungkin saja anda tidak sengaja melakukannya, tetapi banyak orang tidak menyadari jika mereka menggunakan alamat alamat email yang mereka dapat dari “forwarded email”, kemudian menggunakannya tanpa permisi, ini termasuk bentuk spam.

7. Jangan berteriak-teriak.
Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (tombol “Caps Lock”) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan. Orang mungkin menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik, atau tidak sopan sama sekali.

8. Jangan mudah “terbakar”, over-reaksi, atau terburu-buru menghapus suatu email tanpa berusaha memikirkannya dgn baik.
Dalam bahasa tulis, kita memiliki waktu untuk memikirkan bagaimana kita merespon atas sesuatu email yang membuat kita marah. Begitu juga dengan beremail ria. Bila anda merasa dipenuhi dengan emosi yang kuat,
kemudian menulis balasan dengan emosional pula maka sebaiknya jangan keburu anda kirim email tersebut.
Simpanlah dulu dalam “draft folder” selama beberapa hari untuk dibaca ulang. Banyak persahabatan yang hancur gara gara terburu-buru menanggapi suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan bijaksana.

9. Bersabarlah dalam menunggu “reply”.
Ketahuilah, orang tidak hanya hidup dengan internet.
Mereka mungkin tidak membalas email anda dengan segera.
Masih banyak orang yg men-cek email mereka seminggu sekali.

10. Akuilah bahwa tidak semua orang senang menerima segala yang anda anggap lucu.

Jangan terus-menerus mengirimkan sesuatu pada mereka yang tidak pernah membalasnya, meskipun dengan ucapan terima kasih.

Jangan lupa: Luangkan waktu juga untuk memikirkan apa yang kita forward kan dan kepada siapa kita mem-forwardkan suatu email.

Tidak semua orang setuju atau suka dengan materi yang kita forwardkan.Untuk orang-orang tertentu, subyek-subyek tertentu (yang kita anggap lucu dan menarik atau ringan) bisa jadi sangat sensitif dan serius!!

(diadaptasi dari The Top 10 E-mail Courtesy Suggestions, Zoran Todorovich) On Eagle’s Wings

–i made cock wirawan

Lari dari Kenyataan (Komunitas BBC story)

Category : tentang KeseHaRian

Suasana panas di BBC Bali Blogger Community, komunitas yang baru seumuran jagung nampaknya memang harus disudahi dengan sedikit perubahan aturan tertulis bagi yang belum tau dan belum paham akan kode etik ber-email, serta aturan yang tak tertulis berkaitan dengan norma dan tata bahasa yang digunakan (wong anggotanya udah beranak pianak kok, wakakakakak….).Namun apa yang menjadi pemicu panasnya suasana berkaitan dengan salah seorang anggota milis yang merasa tak nyaman dengan kata-kata yang tertulis didalam email-email dari anggota lain.

Secara pribadi memang norma adat dan kesopanan berbicara antar anggota sepertinya sudah tak dianggap lagi. Tulisan dibawah ini salah satu email terakhir yang diterima :
“Tlebingkah beten biu” = “t*li linggah dum ajak liu”

Namun jika dilihat dari sisi lain dimana maksud si penulis mungkin adalah keakraban, seperti yang diungkap Anton salah satu Penglingsir BBC, tulisan tersebut rasanya sah-sah saja. Hanya si penulis mungkin harus memikirkan matang-matang apakah tulisannya bisa diterima oleh anggota lain yang dijamin pasti akan sedikit mengernyitkan dahi.
> Tapi apa gak keburu mlempem kalo setiap me-reply email harus dipikir matang dahulu ? <Mungkin ada baiknya pula tulisan diatas tidak dikirimkan lewat milis, cukup via Japri ataupun dilampiaskan lewat chat dengan messenger. Langsung tertuju pada orang yang dimaksud tanpa mengganggu kenyamanan anggota lain.

Lantas bagimana dengan anggota yang merasa tak nyaman dengan kata-kata itu ?
Seperti diungkap oleh Anton dalam blognya masih pada posting yang sama, satu hal termudah ya tinggal di delete.

Yang lebih memungkinkan lagi diusulkan kepada moderator maupun anggota milis untuk menyudahi topik yang sedemikian membuat panas suasana lantaran baik isi maupun komentar sudah berada di luar jalur. Ini mungkin bagi yang tidak menginginkan inbox-nya dipenuhi isi email pendek namun isi dari email sebelumnya yang di-Reply panjang banget. (aturan nomer 3 dalam 10 SARAN BERSOPAN-SANTUN DALAM BER-EMAIL by Zoran Todorovich yang diposting Bli Made CW via milis)

Terakhir, tentu memberikan saran kepada moderator maupun anggota lain bagaimana sebaiknya bersikap jika kondisi sudah memanas demi kebaikan anggota milis bersama. Itu kalo memang tujuannya demi kemajuan BBC tentunya. Bisa dilakukan saat Kopdar maupun milis ini tentunya.

Dengan harapan kedepannya, milis BBC ini mampu menampung anggota-anggota baru yang dapat dipastikan berada pada rentang usia berbeda, pendidikan yang berbeda serta pemahaman yang berbeda pula.

Maka dari itu sangat disayangkan jika sampai ada anggota komunitas yang lantas meminta hingga dua kali untuk dibantu keluar dari milis. Mungkin tujuan awal bergabung dengan milis adalah untuk mencerdaskan nusa dan bangsa, nyatanya yang didapat kok gak sesuai harapan ?

Saran bagi yang baru bergabung, tentu mengikuti dulu arus yang ada, melihat situasi serta baru menunjukkan identitas jika isi maupun keakraban yang tercipta didalam komunitas ini ternyata mampu diterima oleh hati dan nurani.
Jika dalam perjalanan nanti ada yang dirasakan tak puas, ada baiknya ketiga langkah diatas dapat dilakukan terlebih dahulu, ato jika memang sudah emoh, bisa memohon pada moderator via Japri cara untuk keluar dari milis diam-diam tanpa sepengetahuan anggota lain yang mungkin merasa tak nyaman jika permohonan ini disebarluaskan.

Jangan pernah lari dari kenyataan, hadapi dan mundurlah pelan-pelan jika memang sudah terselesaikan.
Suksema.

Kapal Karam ?

Category : tentang KHayaLan

He… ini hanya sebuah gambar dimana air pantai saat surut, bikin gak enak untuk nyemplung mandi.