edisi SKETSA : LAG

Category : tentang SKetSa

Kalo ndak salah inget ini sketsa pas lagi kuliah tentang Lag, beda waktu jeda dari sebuah perencanaan.

Menginspirasi pikiran jail, untuk membandingkannya dengan kondisi bibir para peserta kuliah, yang kemudian dibagi menjadi tiga bentuk Lag seperti pada gambar.
Huahahaha….

Lag positif, Lag 0 dan Lag negatif yang diwakili oleh si grondronk kumisan brework kucel itu. Satu sarana untuk menertawakan diri sendiri.
Huehehehe….

Woooi… ini sudah menyinggung SARA, meliputi bentuk wajah, bentuk bibir, dan susunan gigi. Ups !

edisi SKETSA : inspirasi Ngantuk…

Category : tentang SKetSa

Ini satu gambar nyata yang menjadi inspirasi sketsa jenuh belajar, saat kuliah dimana dosen yang mengajar teori mulu tanpa memperhatikan kondisi mahasiswanya.
Sang dosen asik dengan teorinya, sedang si mahasiswa asik dengan rasa kantuknya.
Huehehehe…

Sekali-sekali becanda buat ngilangin kantuk kan gak pa-pa, Pak ?
Gak mengurangi kredibilitas dan imej Bapak dimata mahasiswa kok. Hehehe…

edisi SKETSA : Pande Baik

1

Category : tentang SKetSa

Spesial, tampangnya pak Pande Baik dikartunkan dengan tas dislempang plus motor tiger yang setia menemani apabila goes to campus. Dengan wajah brework, rambut gondronk kucel, plus peyut yang mangkin ndut, jadi bahan tertawaan teman kuliah sekelas.
Tapi ndak apa, ini emang edisi kartun kok…. Hehe….

Hari ini : Tumpek Landep

Category : tentang KeseHaRian

Hari yang sakral bagi soroh Pande. dimana pada hari ini pula, soroh Pande akan melakukan persembahyangan di merajan masing-masing. Dibarengi dengan bulan Purnama, maka odalan pun dikenal dengan sebutan odalan nadi. Artinya diadakan secara istimewa, karena bertepatan dengan purnama.

Hari ini pula soroh pande menghias Prapen, tempat yang disakralkan oleh soroh Pande, dimana merupakan tempat berstananya Dewa Brahma yang digunakan sebagai tempat memande, membuat alat-alat kerja hingga senjata secara tradisional yang disertai dengan pencarian hari baik. Maka Prapenpun dihias dengan wastra (kain) berwarna merah, sebagai simbol Dewa Brahma, api serta ciri khas soroh Pande.

Di rumah secara kebetulan orang tua yang bekerja sebagai penjahit tak lupa menghaturkan banten pada sekian banyak mesin jahit yang telah digunakan selama puluhan tahun hingga kini.

Bagi masyarakat umum, hari ini pula digunakan untuk menghaturkan banten saji pada benda-benda yang mengandung unsur logam seperti pisau, keris sampai alat-alat kerja. Namun seiring perkembangan jaman, benda-benda yang dihaturkan banten saji pun berubah seperti kendaraan baik roda empat dan dua hingga komputer.
Ini dilakukan sebagai bentuk wujud syukur atas semua jasa yang diberikan oleh benda-benda tadi dalam mendukung keseharian umat manusia.

Demikianlah Hindu, tak hanya manusia yang dihargai, namun juga hewan, tumbuhan, makhluk tak terlihat hingga benda matipun diberikan banten saji. Tujuannya tentu menciptakan keseimbangan pada jagat baik secara sudut pandang terkecil hingga global keseluruhan.

Oya, pada hari ini pula, seorang kakak yang sekarang berada di Kanada, seharusnya mengadakan Otonan nadi, dimana hari lahirnya apabila dilihat secara penanggalan Bali, bertepatan dengan hari ini. Maka saat bertepatan dengan Purnama, biasanya dilakukan secara istimewa pula dengan menghaturkan Babi Guling.
Sayangnya dia tak disini. Jadi upacara otonannya pula dilakukan secara sederhana, dengan menempatkan foto diri pada serangkaian sarana banten.

edisi SKETSA : jenuh ngantor (2)

Category : tentang SKetSa

nah, kalo yang ini gak jauh beda dengan sebelumnya,
hanya saja suasana ini sudah menjadi pemandangan umum disetiap ruangan dan menjangkiti setiap pengabdi bangsa ini,
huehehe…
katanya sih membangun bangsa, namun kenyataannya malah membangun perekonomian pribadi.
huahahaha….

Dasar ! gak berubah juga bangsa ini…

Sedang yang ini,

yah namanya juga akhir tahun.
Dalam pikiran yang ada cuman tempat liburan yang ingin dituju.
Wong kerjaan masih banyak, slesaikan dulu kek, baru mikirin itu nanti dirumah.
Walah-walah…
kalo masalah jalan-jalan kan bisa kapan aja ?

Terakhir, mungkin ini salah satu solusinya.

Bkerja di alam terbuka biar kejenuhan akan hal-hal buruk dikantor segera hilang tersapu angin semilir dan kicau burung.
Amboi romantisnya…

Alah, paling juga gak bakalan bisa kerja. Huahahahaha…

edisi SKETSA : zupa ndut

Category : tentang SKetSa

ini sih sketsa pas dengerin dosen ngoceh masalah statistika yang gak jelas kebenarannya.
Waktu itu kalo ndak salah yang ngajar dosen muda, cewek dan grogian kalo sudah didepan mahasiswanya yang ternyata beberapa merupakan dosennya terdahulu.
Hehehe….

Jadilah Zupa Ndut.

Maksudnya Super Ndut yang diplesetin.
Lantaran secara kebetulan tiga orang yang duduk secara berdampingan punya peyut ndut yang becal. Huehehehe…
Yang paling kanan tuinggi itu pasti sudah bisa ditebak, sapa orangnya.
Karena satu-satunya orang yang punya ketinggian hampir menyentuh balok tembok di ruangan kuliah. Duuh….

edisi SKETSA : jenuh ngantor > lari dari kenyataan

Category : tentang Opini

Suasana ini lebih dipicu oleh rasa iri hati seorang teman yang merasa dirinya jauh lebih senior dan berpengalaman serta mengecilkan arti rekan kantor yang lain saat ia bercerita pada pegawe yang baru masuk ato pindah ke ruangan.Masih mending kalo orang ini hanya bercerita bual dan gombal. Masalah uang 50ribu pun dikutak kutik dengan alasannya kalo dia yang tugas keluar, yang diberi cuman setengahnya, 25ribu. Padahal begitu dilihat pada buku kas kantor, uang yang diembat malah dua kali lipat jatah tugas yaitu 100rb. Wah, apa maunya ni orang ?

Udah gitu bicara tentang kejelekan orang emang gak ada matinya….
Ada lagi, saat satu tim pelaksana dan pengawas lebih berkomitmen untuk merencanakan mutu dan kualitas pekerjaan, eh orang ini beranggapan bahwa tim malah sudah bersiap-siap bagi uang, dan orang ini merasa berhak ikut mendapatkannya namun tak mau ikut terlibat dan bekerja. Wah, saenak’e dewe toh…..

Belum cukup orang ini mengganggu, yang ada ia malah mengintimidasi pegawe baru hingga mental dan rasa ingin bekerja para new comer ini turun ke level paling bawah.

Hari ini otak sudah ngerasa mumet gara-gara satu orang yang ingin dihargai setingkat kepala dinas, namun hasil karya, pemikiran dan pelaksanaannya gak lebih macamnya anjing ! huh !

Kesel banget dah hari ini….

Maka lari dari kenyataan jadi pelampiasan.
Beralasan melakukan pengawasan ke lapangan, seharian jam kerjapun dilewatkan dengan jongkok sambil marah-marah ke pekerja yang menggarap pasangan batu kali gak bener. Seenak maunya. Sama dah kayak orang ini….

****

to CTR : YOU SUCKS !!!!

edisi SKETSA : kuliah

Category : tentang SKetSa

Seperti yang sudah pernah diungkap, jangan pernah mengambil sekolah lanjutan yang bidangnya tak pernah dialami sebelumnya. Akhirnya mungkin jadi begini….
Dari depan mata sih mendelik…. Padahal aslinya mungkin malah gak konsen, gak ngerti mending tidur.
krrrr…. zzzzzz…..