edisi SKETSA : jenuh ngantor > lari dari kenyataan
November 22, 2007
Suasana ini lebih dipicu oleh rasa iri hati seorang teman yang merasa dirinya jauh lebih senior dan berpengalaman serta mengecilkan arti rekan kantor yang lain saat ia bercerita pada pegawe yang baru masuk ato pindah ke ruangan.Masih mending kalo orang ini hanya bercerita bual dan gombal. Masalah uang 50ribu pun dikutak kutik dengan alasannya kalo dia yang tugas keluar, yang diberi cuman setengahnya, 25ribu. Padahal begitu dilihat pada buku kas kantor, uang yang diembat malah dua kali lipat jatah tugas yaitu 100rb. Wah, apa maunya ni orang ?
Udah gitu bicara tentang kejelekan orang emang gak ada matinya….
Ada lagi, saat satu tim pelaksana dan pengawas lebih berkomitmen untuk merencanakan mutu dan kualitas pekerjaan, eh orang ini beranggapan bahwa tim malah sudah bersiap-siap bagi uang, dan orang ini merasa berhak ikut mendapatkannya namun tak mau ikut terlibat dan bekerja. Wah, saenak’e dewe toh…..
Belum cukup orang ini mengganggu, yang ada ia malah mengintimidasi pegawe baru hingga mental dan rasa ingin bekerja para new comer ini turun ke level paling bawah.
Hari ini otak sudah ngerasa mumet gara-gara satu orang yang ingin dihargai setingkat kepala dinas, namun hasil karya, pemikiran dan pelaksanaannya gak lebih macamnya anjing ! huh !
Kesel banget dah hari ini….
Maka lari dari kenyataan jadi pelampiasan.
Beralasan melakukan pengawasan ke lapangan, seharian jam kerjapun dilewatkan dengan jongkok sambil marah-marah ke pekerja yang menggarap pasangan batu kali gak bener. Seenak maunya. Sama dah kayak orang ini….
****
to CTR : YOU SUCKS !!!!
Popularity: 3% [?]
Random Posts
Filed under: tentang Opini | 333 pembaca | Comments (0)


