4. Pilih-pilih Ponsel CDMA

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Berbicara edisi lalu, kebanyakan memang ponsel yang beredar di negara ini memiliki frekuensi GSM. Sedangkan yang berkutat diareal CDMA memang masih bisa dihitung dengan jari. Namun memang lebih banyak didominasi oleh pemain yang sama, ditambah ponsel produksi China yang begitu membumi dengan harganya yang masuk akal.

Hanya saja, satu hal yang patut diperhitungkan adalah jumlah frekuensi band yang mampu ditanamkan pada ponsel, sehingga dengan harapan saat pemerintah nantinya membuat satu perubahan, migrasi ke satu frekuensi saja, maka ponsel yang menyandang DualBand masih bisa dipake.

Ini pula yang memicu vendor untuk segera meluncurkan seri-seri yang telah diproduksi dimana rata-rata hanya bergerak di satu frekuensi band saja, atau yang dikenal dengan Single Band.

Rumor bahwa pemerintah atau vendor akan bersedia mengganti ponsel Single band tadi jika perubahan diatas jadi dilaksanakan, masih sebatas harapan yang mungkin saja takkan pernah terwujud.

Ponsel CDMA di negeri ini diperkenalkan pertama kali kalo ndak salah didominasi oleh brand Sanex serupa dengan brand motor China. Fitur yang ditawarkan saat itupun memang tak seperti rilis mutakhir hari ini. Namun setidaknya mampu membantu masyarakat untuk bertelekomunikasi dengan harga yang murah. Diikuti oleh brand Kyocera yang sayangnya ponsel mereka kebanyakan tergolong Refurbished (ponsel lama yang diperbaharui). Sehingga sangat sulit kalo knapa2.

Pelan tapi pasti, vendor-vendor terkemuka dalam bidang GSM, mulai menancapkan kukunya dan perlahan mulai menggeser pemain lama.

Nokia (lagi-lagi) menjadi vendor nomor satu dalam merilis ponsel dengan jaringan CDMA ini. Dimulai dengan seri berlayar hitam putih (monokrom) ditambah antenna yang harus dipanjangkan saat ingin berkomunikasi, hingga perlahan mulai merilis kembaran ponsel GSM dengan menambahkan angka 5 dibelakang nomor serinya. Maka bisa disebutkan bahwa secara garis besar, ponsel seri 3100 sama persis fiturnya dengan 3105. demikian pula 3200 yang sama dengan seri 3205.
Belakangan ini Nokia mulai menggelontor pasar dengan ponsel yang memiliki fitur jauh lebih baik dari pesaingnya. Dari keberadaan kamera plus memori yang terbatas namun lumayan lega diperkenalkan dengan seri 6235 yang hingga hari ini masih laris dicari lantaran desainnya yang ekslusif dan simpel. Ada juga desain lipat 6255 yang sudah berkamera serta memori luar MMC sayangnya tak dilanjutkan lagi oleh penerusnya. Belakangan dirilis seri 2865 yang meniadakan kamera namun meningkatkan resolusi dan dimensi layar sehingga tampilan foto akan terlihat jauh lebih baik, jernih dan tentunya lebih berwarna.

Jangan lupakan seri kembar beda desain, 6265i serta 6275i. isi sama persis namun beda desain. Nokia 6265i mengambil bentuk slider dimana layar mendapatkan porsi besar lantaran keypad disembunyikan pada bodi kedua. Sedangkan Nokia 6275i mengambil bentuk candy bar, dan memiliki fitur yang sama dengan seri 6265i tadi. Hanya saja layar diperkecil tampilannya namun memberikan kejernihan yang jauh lebih baik dinading saudaranya tadi.
Sudah memiliki fitur yang menjadi syarat ponsel terkini yaitu keberadaan Bluetooth sebagai transfer data plus kamera 2 MP dan memory eksternal yang bisa diisi hingga 2 GB. Sungguh memberikan keleluasaan penyimpanan data pada ponsel.
Terakhir dirilis seri 6088 dan 7088 yang sialnya minim memori, hanya 2 MB walopun mengambil cerita sama dengan diatas, kembar tapi beda desain.
Mau nyimpen apa sih dengan memori minim begitu ?

Ditempat kedua, Motorola mengambil tempat dimana lantaran Sony Err tak merilis satupun ponsel pada jaringan ini. Padahal andai saja Sony Err menelorkan seri W maupun K mereka pada jaringan ini, mungkin saja marketnya makin bertambah menyaingi vendor Finlandia tadi.
Motorola, dikenal rajin merilis ponsel murah meriah dengan fitur yang memang mementingkan komunikasi dan sms tanpa menambahkan fitur lain seperti hiburan. Namun lewat seri Vnya pula yang terkenal dengan ketipisan layaknya silet, Motorola merilis juga ponsel kelas menengah yang bermain pada jaringan ini. Memungkinkan untuk menambah pilihan bagi masyarakat yang ingin bergaya pada jaringan ini.

LG maupun Samsung tak ketinggalan pula ikut meramaikan pasar dengan menggandeng operator baru dikenal dengan bundling berharga murah. Cukup kisaran harga 200rb hingga 400rb, sudah mendapatkan ponsel plus pulsa gratis dalam rentang waktu tertentu. Jadi ingat dengan program yang diluncurkan diwaktu lalu oleh Fren kalo ndak salah, memberikan bundling murah pulsa ditambah ponsel maupun PDA yang oke sebagai bonus.

LG mungkin memasang seri Chocolate-nya sebagai ponsel jaringan CDMA dengan tingkat fashion tinggi, sedangkan Samsung yang terkenal dengan inovasi dan desain stylish, merilis seri S179 sebagai ponsel ekonomis berharga murah (kisaran 1,1 juta) sudah berkamera walo masih VGA, plus radio FM, memori internal lega ditambah MicroSD yang ditempatkan disisi kanan ponsel sehingga memudahkan pengguna untuk mencabut memori luar tanpa mematikan ponsel.

Sedangkan ditingkat pengguna berduit, Samsung merilis seri W569 dan W579 yang memiliki kelebihan Dual On. Dua jaringan berbeda CDMA dan GSM yang aktif bersamaan tanpa harus mematikan jaringan lain saat pemakaian. Ini jelas satu terobosan baru membuka jalan bagi ponsel Asia yang memiliki kelebihan sama, untuk ikut bersaing di pasar Indonesia.
Maka tak aneh bila mulai mendengar yang namanya Kozi atau Nexian yang kabarnya kerjasama Indonesia dengan Taiwan (semoga gak salah).

Seperti diungkap diawal tadi Sanexpun hingga kini masih rajin menelorkan seri-seri baru untuk mempertahankan keberadaannya di jaringan ini. Diramaikan pula oleh pemain baru Haier yang larisnya saat digandeng oleh operator lokal menawarkan ponsel murah. Tak lengkap jika tak menyinggung ponsel ZTE yang dulunya pernah pula dibundling dengan operator lokal.

Apabila belum puas dengan ponsel berjaringan CDMA diatas, di posting berikutnya nanti mungkin akan dicoba mengulas ‘Pilih-pilih PDA CDMA’, yang rata-rata tergolong oke untuk membantu pekerjaan baik kantoran maupun organiser.

Comments (2)

Nokia still the BEST

[Reply]

Interesting post, i’ve already bookmark this site. Will recommend to my friend also.

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge