NgTim 2 : Paving Pecah

Category : tentang PeKerJaan

Kalo yang ini lain lagi.
Pemasangan paving sebagai sarana lintasan kendaraan didalam unit instansi pemerintah yang dananya juga dari APBD.
Yang membuat kecewa tentu dari kualitas saat pertama kali dilihat. Beberapa tempat tampak paving (yang katanya kualitas K.300  untuk dilintasi truk pun seharusnya gak pa2) pecah dan tak diganti baru, padahal baru aja diselesaikan.

Apa ini lantaran setoran pada atasan yang terlalu besar lantas kualitas pekerjaan dikorbankan ? ini pula yang sering menjadi ganjalan.
Bagaimana bisa mewujudkan pembangunan yang berkualitas jika dana yang diberikan dipotong sana sini demi kepentingan pihak tertentu.

Sama halnya seperti saat perbaikan rumah dinas lalu, dimana dana perbaikan yang cuman dapet 25 juta, malah dipotong 10 juta (katanya) untuk kelancaran administrasi lainnya.
Wah…
Bagemana mau berkualitas pekerjaannya jika begini ?

NgTim 1 : Ada Apa ?

Category : tentang PeKerJaan

Lokasi paling mengenaskan diantara semua berada di daerah kecamatan Petang. Dimana masyarakat yang memohon pada pemerintah agar jalan lingkungan disekitarnya diaspal, namun saat bantuan disetujui dan diberikan malah masyarakat yang lebih banyak menghambat proses pengerjaannya.

Dari ndak boleh merabas rumput yang ada di badan jalan hingga pengaspalan yang coak disana sini, lantaran sang pemilik rumah tak ingin jalan didepan rumahnya diaspal. Ah, repot banget. Tau gini kan ndak usah diajukan dahulu.

Lebih baik dialihkan ke yang lebih membutuhkan.Disinilah arogansi masyarakat yang merasa bahwa keinginan mereka diatas segalanya. Tapi dari informasi lapangan kabarnya yang menjadi pemicu adalah kekalahan suara sari salah satu calon yang dijagokan oleh masyarakat setempat dalam pilkada tingkat desa.

Katanya sudah berdemokrasi.
Nyatanya ?
Kalah pilkada kok merembet ke pelayanan untuk umum…?

NgTim 1 : Ada Apa ?

Category : tentang Opini

Lokasi paling terkasihan diantara semua berada di daerah kecamatan Petang. Dimana masyarakat yang memohon pada pemerintah agar jalan lingkungan disekitarnya diaspal, namun saat bantuan disetujui dan diberikan malah masyarakat yang lebih banyak menghambat proses pengerjaannya. Dari ndak boleh merabas rumput yang ada di badan jalan hingga pengaspalan yang coak disana sini, lantaran sang pemilik rumah tak ingin jalan didepan rumahnya diaspal. Ah, repot banget. Tau gini kan ndak usah diajukan dahulu. Lebih baik dialihkan ke yang lebih membutuhkan.Disinilah arogansi masyarakat yang merasa bahwa keinginan mereka diatas segalanya. Tapi dari informasi lapangan kabarnya yang menjadi pemicu adalah kekalahan suara sari salah satu calon yang dijagokan oleh masyarakat setempat dalam pilkada tingkat desa.

Katanya sudah berdemokrasi.
Nyatanya ?
Kalah pilkada kok merembet ke pelayanan untuk umum.
Huh !

Ketika Keajaiban itu Datang

1

Category : tentang KeseHaRian

Awalnya mendatangkan rasa haru dan syukur karena ternyata Tuhan masih mau mendengarkan pinta hamba-Nya yang hina ini diantara jutaan manusia dibumi ini.Namun ada saja yang malah merasa tak suka bila apa yang diharapkan itu bisa terkabulkan.
Lantas memulai kembali jalan salah yang pernah dilakukannya dahulu.
Magic.

Ah, masih ada juga manusia di jaman canggih seperti ini tak mampu menerima kenyataan dan menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan orang yang tak disukai dengan jalan magic.

Sungguh pemikiran yang dangkal bagi seseorang yang dahulunya disegani.

Mengaku mendapatkan Pawisik ?

Category : tentang Opini

Ada juga orang2 tertentu yang memilih ikutan jadi calon pemimpin lantaran mengaku2 mendapat pawisik dari ini itu.
Apa benar ?
Apa bukan lantaran hasrat keinginan pribadi yang menggebu2 lantas suara hati yang terdengar dikatakan sebagai pawisik ?

Huh !
Apakah pawisik cukup menjadi pertimbangan jika sang calon yang katanya tokoh dan saat pemilihan ditingkat lain, nyatanya mampu mendapatkan dukungan dari masyarakat, hanya saja tak seberuntung rekan lainnya yang lolos ?

Apakah ada dedikasi dan terobosan yang dilakukan sang calon demi lingkungan ini sebelum pemilihan ?
Seharusnya ini yang dipertanyakan dalam hati nurani dahulu sebelum memutuskan untuk ikut dalam pilkada nanti.

Perubahan

Category : tentang Opini

Tak sedikit para calon pemimpin maupun yang mencalonkan diri tuk memimpin satu daerah, saat akan pemilihan lantang bersuara dan merasa mampu membuat perubahan hingga masyarakat tak lagi kesusahan.Namun yang terjadi saat sang pilihan naik kekursi yang diinginkan, semua janji2 tadi malah bo’ong belaka.
Gak ada yang namanya perubahan, karena saat pemilihan lalu bukan hanya harta yang dikuras namun ada juga yang menjual propertinya demi sebuah nama ‘calon’.
Nah, kini saatnya mengeruk uang rakyat untuk mengembalikan dana tadi, minimal sama ato paling tidak malah lebih.

Trus, kapan lingkungan ini bisa berubah jika sang calon hanya membuka pintu rumahnya sebelum pemilihan, namun saat sudah duduk dikursi empuk, pintu pagarpun makin tinggi tertutup rapat.

Kena deh dibo’ongin.

Mungkin kalo masyarakat hari ini bisa cerdas dalam memilih, takkan begini hasilnya.

Salah Pati, Kenapa Marak ?

Category : tentang KeseHaRian

Dalam adat Hindu Bali, dikenal istilah Salah Pati dimana kematian seseorang dianggap tak wajar.
Bunuh diri misalnya.
Maraknya kasus bunuh diri yang dilakukan generasi hari hari, memiliki berbagai ragam alasan kenapa memilih jalan sependek itu.
Dari yang berusia tua lantaran sakit menahun, tak tahan lantas gantung diri.
Yang muda dimana jiwa masih meledak2, putus dari sang pacar bisa memicu untuk meminum sairan obat nyamuk.
Yang masih seumuran anak2, seringkali lantaran permintaannya tak dipenuhi oleh sang ortu lantas memilih meniru adegan yang juga marak ditayangkan oleh Sinetron Indonesia di layar televisi.

Bagaimana bisa menciptakan generasi muda masa depan bangsa yang positif jika pemerintah tak jua peduli akan apa yang terjadi dilingkungan ini.
Tayangan sinetron lebih banyak menjual mimpi, cerita dibuat2, dipanjang2kan, kesana kemari tanpa jelas alur ceritanya dan sangat dramatis.
Anak2 kecil di tingkat SD sudah mengenal cinta dan pacaran.
Anak2 kecil kadung melihat tokoh baik menumpas tokoh jahat sehingga teman sepermainanpun mati dianiaya.
Anak2 kecil terbuai dengan cerita dimana sang tokoh utama merasa dikecewakan memilih membuang dirinya dari atas tebing namun bisa dicegah lantaran datang sang pacar memohon2.

Lha, aakah dikehidupan nyata bisa seperti itu ?

Namun tak hanya itu penyebabnya.
Makin canggih teknologi hari ini, membuat anak Sdpun kini dibekali sarana komunikasi oleh sang ortu, yang jelas membuat kecemburuan sosial antar teman. Apalagi kalo barang tersebut kluaran mutakhir dan mampu jepret2 serta tukar menukar video porno. Bukan tak mungkin anak2 jadi cenderung berbuat tak baik demi bisa mendapatkan apa yang diinginkan lantaran sang ortu tak mampu membelikannya.
Jalan terakhir jika tak jua bisa ya tentu bunuh diri.

Lantas, siapa yang disalahkan ?

For Malin

Category : tentang KHayaLan

Lagi2 racun terkandung dalam makanan muncul ke permukaan.
Kali ini merambah ke permen yang sangat populer dikalangan anak2.
Bukan itu saja, pasta gigi produksi Negeri Tiongkok pun ditarik dari pedaranan, lantaran diduga mengandung zat yang mampu membuat makanan atopun manusia mati lebih tahan lama.Entah sampe kapan Formalin akan terus menerus digunakan demi mendapatkan keuntungan dari masyarakat…

Kontroversi 911

Category : tentang Opini

Jika sempat main ke blog milik Agam kalo ndak salah alamatnya agam.punya.web.id, sungguh merupakan satu masukan bagi generasi muda yang pernah mengalami kontroversia 911 (hancurnya WTC New York).
Dalam blog milik Agam ini tersedia begitu banyak dugaan dan kontroversi seputar apa dan bagaimana terjadinya tabrakan pesawat di beberapa tempat penting bagi Amerika. Tentu bukan asal ngomong, tapi disertai bukti2 gambar saat itu.Coba deh main kesitu.

Angguk2 Apa Maumu

Category : tentang KeseHaRian

Layaknya lagu Project Pop, demam angguk2 sudah dimulai diawal tahun 90-an, dimana waktu itu grup musik hardcore dan punk belumlah sebanyak saat ini.
Perkembangannya jauh lebih pesat lantaran hari ini begitu banyak grup band baru bermunculan mengusung pesan moral yang tentunya mendiskreditkan para penguasa dan birokrat setempat ato Indonesia.Sungguhpun terdengar mulia, namun apakah benar kata2 itu akan tetap ada dalam benak sang anggota band hingga tua nanti ?

Tak banyak yang benar2 memberikan manfaat ato arti bagi generasi muda kaum angguk2 yang identik dengan teler, mabuk, minuman keras dan hal negatif lainnya.
Dari segi fashion yang dikenakan pun begitu.
Tak banyak yang memang benar2 mengikuti style original kaum angguk2 dalam kehidupan sehari2. apalagi kalo sudah berhadapan dengan sang ortu atopun guru sekolah. Jelas ini jauh beda dengan penampilan grup band luar yang hingga ke kehidupan sehari2nya pun mengenakan kostum tersebut.

Lantas apa maumu, Bung ?

Nge-Tim lagi. Apa kali ini ?

Category : tentang PeKerJaan

Sebetulnya ada banyak cerita pula saat turun nge-tim bareng perwakilan dari instansi lain untuk mengecek kegiatan2 proyek yang dijalankan dengan dana APBD.
Dari pengaspalan jalan hingga bantuan pada masyarakat secara pribadi.

Ada saja yang tak menghargai usaha pemerintah padahal bantuan ini diberikan untuk memberikan kenyamanan pada lingkungan sekitar atas usahanya pribadi.

Nanti deh diceritakan lebih lanjut.