Arogansi Layang-layang

Category : tentang KeseHaRian

Melintas diruas jalan IB Mantra, seharusnya tak mengalami kemacetan atopun iring2an kendaraan dengan kecepatan rendah. Ini karena lebar ruas jalan yang dikelola oleh Propinsi sepadan dengan ruas jalan By Pass, namun memiliki ruang badan jalan yang cukup lebar dikiri kanan jalan.Trus knapa hari Sabtu kmaren, iring2an itu terjadi ?
Ternyata dibarisan paling depan, ada truk yang membawa layang2 ukuran besar, biasanya diterbangkan dalam lomba2 yang digelar bulan2 ini.
Sialnya yang namanya arogansi pemilik layang2, entah ia memang yang terlibat langsung dalam pembuatan ato hanya numpang tenar aja, nampang gak karuan. Kenapa dikatakan arogan, karena mereka seenaknya memakai seluruh lebar jalan tanpa memberikan kesempatan pada engendara lain untuk lewat.

Padahal sebenarnya kalo mereka mengerti, cukup dengan 1 lajur jalan pun udah cukup. Gak usah arogan mendampingi truk yang udah berjalan ditengah2 2 lajur jalan ditambah para pengiringnya dikiri dan kanan truk dengan laju kendaraan roda dua yang mirip2 mabuk. Megel kata orang Bali.

Iya kalo lokasi lomba gak jauh, iring2an bisa gak sepanjang sabtu kmaren.
Huh, kapan yah, manusia Bali ini (utamanya yang pada ikutan berpartisipasi pada lomba layang2) bisa mengerti akan kehidupan sosial yang seharusnya mereka hormati.
Bukan mentang2 orang lokal, lantas merasa memiliki jalan umum sebagai hak pribadi, tanpa memperdulikan kepentingan orang lain.

Post a comment

CommentLuv badge