Kegelisahan pada Seorang Pengemis

Category : tentang KeseHaRian

Seakan tak percaya mendapatkan seseorang yang segar bugar, dengan fisik yang jelas tampak utuh dan sehat, menengadahkan tangannya memohon belas kasihan orang2 yang berlalu lalang disekitarnya, sambil menggendong seorang bayi kecil putih bersih.

Hatipun semakin gelisah saat sang pengemis makin mendekat.
Bukan apa2′.
Lantaran mereka lebih memilih mengemis untuk mendapatkan uang daripada bersusah payah bekerja seperti halnya buruh di pasar ato kuli bangunan.
Karena tampaknya penghasilan mereka jauh melebihi pendapatan seorang buruh ato kuli.

Tak jarang beberapa pedagang menawarkan pekerjaan pada mereka, agar tak mengemis lagi dijalanan. Namun sayang sekali, tawaran yang sangat2 jarang didapat malah dibalas dengan berlalunya si pengemis tadi.

Malas rupanya, Bu ?

Memang bukan rahasia lagi, kalo di daerah Bali Timur, ada satu desa yang penduduknya rata2 berprofesi sebagai pengemis. Ini diakui oleh sang Kepala Desa saat ditanyai oleh badan pemerintahan Dinas Sosial. Lantaran mereka bisa mendapatkan harian yang jauh melebihi rata2 pendapatan buruh atopun kuli bangunan sekalipun.

Jadi setelah pengemis digaruk oleh Tramtib ato Satpol PP, serta dipulangkan kedaerah asalnya, tak jarang para pengemis tersebut memilih balik kembali ke Kota, guna meminta2 kembali.
Bahkan ada beberapa pengemis yang kedapatan sudah 3 kali ditangkap dan dipulangkan dengan biaya dari uang rakyat.

Ini tak bisa disalahkan, karena ada juga satu pimpinan pengemis yang me-roling keberadaan para pengemis dan menempatkan mereka di traffic light, pasar maupun permukiman. Dan bila sore tiba, maka terlihat satu pickup kecil mengangkut pergi mereka semua untuk kembali esok hari.

Sampe kapan ini akan terjadi ?

Ironisnya, sempat pula terlihat ada seorang pengemis yang sambil makan mie pinggir jalan tampak bermain ha pe. Hah ?

Matektekan

Category : tentang KHayaLan

Satu budaya di masyarakat kota yang masih ada dan masih dilakukan dalam memberikan pelayanan terakhir bagi orang2 yang meninggal dan termasuk dalam warga banjar ato desa setempat.Matektekan, berkumpulnya para pria yang terbagi dalam beberapa regu, tampak berjejer di sepanjang jalan kecil ato lebih tepatnya disebut gang. Ini dilakukan jika yang mendapatkan kematian tak memiliki areal kosong untuk tempat warga bekerja.

Tugas merekapun dibagi2, dari membuat tempat mandi orang yang sudah mati hingga perlengkapan sarana upacaranya.
Setelah pekerjaan usai, berlanjut dengan bersama2 memandikan orang mati tersebut, yang walopun lebih didominasi oleh pemimpin warga adat dan juga sanak keluarganya.
Prosesi akan berakhir apa bila acara pemandian tadi telah selesai dilakukan.

Sentuhan Arsitektur : Sirkulasi Pasar

Category : tentang KeseHaRian

Setelah melihat kenyataan di lapangan, nyatanya ilmu2 dalam perkuliahan bidang jasa Arsitektur sangat berguna dan bermanfaat bila diterapkan.
Salah satu unsur dalam sebuah perencanaan, adalah Penataan Sirkulasi bagi lalu lintas dan manusianya.Di Pasar Batukandik, selain rambu yang tak jelas dihiasi pula oleh sikap dan tingkah para pedagang serta pengunjung yang seakan2 melupakan pentingnya arti sebuah sirkulasi. Ini bisa dilihat sering kali terjadi bentrokan kepala kendaraan pada jalur yang seharusnya diperuntukkan satu arah.
Sialnya kalo gak ada yang mau ngalah untuk mundur, klakson pun dibunyikan demikian kerasnya. Lha salah siapa ?

Orang yang dari luar pasar lantaran tak melihat rambu2 tertentu, main serobot masuk ke jalur yang seharusnya dilalui.
Orang yang sudah sering beraktifitas di dalam pasar, tentu mengikuti aturan tak tertulis, berkaitan dengan arah lintasan.

Bukan itu saja.
Tak jarang ada beberapa pedagang memiliki kemaluan yang sangat keciiiil sekali (ups sori, rasa malu maksudnya). Seenaknya saja menghentikan kendaraan yang mengangkut barang dagangannya pada lintasan satu lajur satu arah.
Bisa ditebak kemacetan yang terjadi dibelakangnya.
Namun bukannya mempercepat ato memindahkan kendaraan, malah dengan santai melanjutkan aktifitasnya memindahkan barang dagangan dari dan ke kendaraan.

Time is Money, Huh ?

Kesibukan Pasar Batukandik

Category : tentang KeseHaRian

Galungan tiba. Masyarakat tampak numplek di pelosok pasar dimanapun untuk membeli berbagai macam keperluan hari raya.
Keramaian pun tampak pula di Pasar Batukandik dekat terminal kargo, ditambah dengan kemacetan dan juga kesemrawutan aktifitas serta lalu lintas dari dan menuju pasar.Deretan pisang tampak berjejer di sepanjang jalan yang agaknya lebih didominasi oleh penjual pendatang dari luar Bali. Ini bisa dilihat dari logat bahasa yang mereka gunakan.
Mungkin inilah kejelian pendatang di daerah Bali, yang setiap harinya dipenuhi dengan kegiatan yadnya.

Namun bagaimana dengan pedagang lokal ?
Tampaknya perlahan tapi pasti, pedagang lokal hanya tampak di pasar2 tradisional desa saja. Selebihnya kini sudah beralih menjadi konsumen.

Fenomena mengejutkan ?

KamDig Prof Harga Miring

Category : tentang TeKnoLoGi

Impian lain masalah gadget tentu tak jauh dari persoalan image yang kalo masih ngandelin milik hp ato PDA dijamin jauh dibawah standar. Maka satu-satunya jalan ya tentu milih Kamera digital yang oke.

Sebetulnya kalo kamera digital dengan ukuran tipis sih sudah ada, Konica Minolta 3,2 MP. Namun seiring dengan berkembangnya ego pribadi, maka kini keinginan tuk memiliki kamera digital yang bertipe profesionalpun muncul.

Namun tetaplah harus punya kriteria yang dipenuhi agar layak dimiliki.
Pertama tentu saja harga, kedua desain, ketiga zoom optical dan terakhir jenis power yang digunakan.

Harga ya maksimal 3 juta lah, biar gak mempengaruhi kantong lebih dalam.
Desain tentu yang punya tampang profesional, macemnya SLR –namun ini dapat dipastikan jarang yang punya desain hitam layaknya kamera prof.
Ketiga zoom opticalnya tentu lebih dari 3x, agar bisa ngliat obyek lebih dekat dari jarak yang jauh.
Power-batere yangdigunakan tentu dipilih type AA –bukan Lithium, karena lebih mudah didapat dimanapun.

Pilihan lantas jatuh pada 2 type dengan 1 merk.
Kodak z612 dan z710

Kelebihannya ?
Harga : Kodak z612 sekitar 2,9jt ; Kodak z710 sekitar 2,4 jt.
Desain tentu serupa profesional, hanya saja warnanya gak item full, jadi kesan kokok malah jauh dari bayangan.
Zoom Optical : Kodak z612 sekitar 12x ; Kodak z710 sekitar 10x.
Batere tentu 2 biji type AA.

Sedangkan besar MP, Kodak z612 itu 6 MP ; Kodak z710 itu 7 MP.
Lebih dari cukup.

So ?
Kapan bisa terealisasi ya ?

Yang masih jadi hambatan tentu masalah kualitas brand Kodak.
Bisa bandel gak ya ?

Kijang 1988

Category : tentang KHayaLan

Mobil apa yang paling membumi di Indonesia ?
Pajero ?
Land Cruiser ?
Avanza ?
APV ?Nope.
Itu semua mah mobil gres keluaran tahun terakhir.
Yang jadi hambatan tentu harga yang tinggi dan anya dimiliki orang2 tertentu saja.

Coba lihat Toyota Kijang…
Kendaraan paling umum terlihat dimana2, lantaran mampu membawa anggota keluarga besar dengan nyaman. Tentu dengan harga yang terjangkau pula.

Buktinya ?
Walopun dari segi umur, udah hampir 20 tahun, tapi dari segi mesin jelas gak rewel.
Masih mampu dibawa nanjak maupun perjalanan jauh.

Ini Toyota Kijang tahun 1998 dengan masker baru….
Lumayan kan ?

Perlengkapan Bayi

1

Category : tentang KHayaLan

Satu lahan bisnis yang menjanjikan ?

…..

Bangunan 5 lantai ?

Category : tentang KeseHaRian

Tampaknya Tata Kota Denpasar tak menyadari akan apa yang terjadi di lapangan, berkaitan dengan ketinggian bangunan maksimum 15 meter dari lantai paling bawah hingga ke balok pertemuan dengan atap.

Seperti yang terlihat dikejauhan dari pinggiran Tukad Badung, tampak satu bangunan menonjolkan 4 lantai terbangun, namun bangunan kecil diatasnya membuat total lantai ada 5. Apakah ini diijinkan ?
Sah ato tidak sah, jelas ini menyalahi aturan, dimana mungkin saja tinggi bangunan total hingga balok pada bangunan kecil paling atas bisa jadi lebih dari 15 meter.

Tuna Rungu (sing ngerungu ape) ato malah terkesan tak peduli ?

Pocket PC Rasa iPhone

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ternyata apa yang diimpikan untuk membuat satu tampilan baru di pocket pc konvensional milik pribadi, akhirnya bisa terwujudkan.
Ini terkabulkan setelah membaca tabloid Pulsa yang terbit minggu ini. Salah satu isinya tentang mengubah today Pocket PC jadi ala iPhone buatan Apple itu.

Cukup dengan mendonlot aplikasi siap pake langsung di hanheld, ukurannya kurang lebih 4 MB lebih dikit.
Kalo jeli, main ke forum2 yang membahan tampilan iPhone ini, bisa mendapatkan versi full versionnya tentu dengan crack yang ditentukan.

Hasilnya, lumayan mengagumkan.
Today versi iPhone bergambar ikan lengkap dengan slide lock- layar yang dikunci dan dibuka hanya dengan menggeser tanda panah pada layar dengan tangan. Serupa dengan iPhone asli.
Masalah tampilan icon juga ada, namun karena keterbatasan option pada aplikasi, icon2 tadi gak bisa diganti dan harus pinter2 milih aplikasi yang ada untuk menggantikan icon tadi.
Misalnya Skype yang asli PPC 2003 tak ada, maka bisa diganti dengan tampilan telepon default. Ato icon Calculator yang memunculkan aplikasi standarpun bisa diganti dengan aplikasi Calculator yang lebih lengkap macam RDCalculator.

Belum puas ?
Cobain jajal iContacts. Aplikasi mini cuman berukuran 42 KB, yang mampu memberikan sentuhan Contacts ala iPhone. Cukup dengan menggeser deretan nama dengan ujung jari tangan. iContacts pun bisa diakses langsung dari tombol shortcut untuk Contacts defaultnya.

Mau memberikan rasa baru pada tampilan PPC 2003 ? coba aja aplikasi ini.

Pasar Kumbasari pasca Kebakaran

Category : tentang KHayaLan

Ini foto terakhir, saat Pasar Kumbasari yang bulan lalu terbakar dan menyisakan rangka kusen tanpa kaca di lantai atas, sementara lantai bawah, beberapa pedagang tampak sudah mulai berjualan kembali.

…..

Tukad Badung

Category : tentang KeseHaRian

Makin bersih aja….