Wayang Cengblonk

Category : tentang KeseHaRian

Siapa sih masyarakat Bali yang tak kenal pagelaran satu ini ?
Pementasan wayang yang diselingi dengan banyolan dan petuah, disampaikan begitu lugas dan teringat selalu di pikiran setiap orang yang pernah menontonnya.Walo lebih sering dipesan oleh kalangan berpunya, karena kabarnya tarif per manggung minimal mencapai angka 5 juta rupiah. Namun sang dalang tentu tak melupakan masyarakat yang tak mampu, dan memberikan tontonan gratis di pusat kota Denpasar.
Penuhnya jadwal pementasan sang dalang mengakibatkan tinginya tarif yang ditetapkan.

Hingga tahun ini, sudah 5 vcd yang dirilis, dengan cerita dan banyolan yang berbeda, namun ada saja yang kesannya diulang-ulang. Itu semua tak membuat cerita yang dibawakan menjadi hambar.
Apa yang disampaikan tak lepas dari kejadian dan peristiwa sosial di tengah masyarakat, tentu sangat familiar untuk dibahas.

Adapun beberapa saingannya, Wayang Joblar misalnya, tak mampu imbangi kreativitas sang dalang, apalagi banyolan dan petuah yang disampaikan terasa kasar dan terlalu vulgar. Tak miliki rasa hormat pada orang lain.

Cengblonk jadi satu fenomena baru sejak tahun 2002 lalu, yang paling dinanti setiap pagelarannya.

Post a comment

CommentLuv badge