Cantik itu Relatif

1

Category : tentang KeseHaRian

Cantik bagi sebagian orang masih menjadi dewa.
Tak hanya berlomba untuk membuat diri lebih cantik, hingga yang menomorduakan inner beauty yang takkan pernah hilang hinga ajal menjemput.
Mengoleksi foto-foto cantik sang idola hingga bermimpi mendapatkan pacar sang idola ato paling tidak sepadan dengan idola.Cantik bagi sebagian orang mutlak harus ada.
Berlomba-lomba mengagumi bunga-bunga yang tumbuh, dengan harapan dapat memetik dan merusaknya.

Cantik bagi sebagian orang itu relatif.
Menyadari kodrat dan menjalani hidup apa adanya dengan tak memandang kecantikan luar.

Cantik itu bisa hilang.
Ini yang tak disadari oleh sebagian orang.
Cepat ato lambat fase tua pasti kan datang. Ato lebih ekstrem, karena satu bencana kecantikan bisa merubah wajah menjadi buruk rupa.
Banyak pula orang yang malu karena hal ini dan memilih jalur pendek, bunuh diri.

Cantik itu berlaku bagi semua orang.
Tak hanya secara fisik, namun juga dalam hal pikiran dan keinginan.

Kapan cantik itu bisa menjadi nomor terakhir ?

Asa yang tak kunjung tiba

Category : Cinta, tentang Buah Hati

Trima kasih Tuhan untuk 29 tahun usiaku esok, karena harapanku untuk dapat bersama Istri dan Ortu masih terkabul hingga hari ini.

…..ditengah asa yang udah hampir putus, apalagi kalo udah inget ama rintangan-rintangan yang ternyata gak gampang untuk diatasi, juga atas omongan dan komentar banyak orang, saudara2 yang seharusnya mensupport dgn dukungan positif, mungkin menganggap kami layak untuk tak mendapatkannya.Sungguh, terkadang sedih juga ngliat istri yang murung setiap haidnya datang, sepertinya segala upaya dan doa tak pernah mendatangkan hasil.

Yang bikin makin sedih ya atas nasib yang tak jua mendapatkannya hingga sudah setahun 4 bulan, sementara orang lain begitu mudah mendapatkannya walo dengan jalan yang dianggap tak benar. Sedih juga ngliat orang begitu berbinar menanti kehamilan yang udah masuk 9 bulan, padahal mereka belakangan memutuskan untuk menikah. terlebih lagi saat menyadari kalo orang yang mendapatkan apa yang kami dambakan, tak pernah bakti pada leluhur kami.

Sementara kami dengan penuh harap dan doa, hingga merubah menjadi putus asa, begitu berusaha untuk tetap pada jalan kebenaran, dan begitu memuja-Nya.

Didedikasikan pula untuk orang-orang yang meninggalkan agama dan kepercayaannya yang hingga kini masih merajai dunia kami, dan sama sekali tak mendapatkan ganjaran apapun dari-Nya. Sungguh satu ketidakadilan.

15 april 2007
10.08 PM
ik

The Gank : Road to Temple

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang PLeSiran

Saat beristirahat di Wantilan, terlihat beberapa teman dari sekian banyak orang dalam satu rombongan, sudah terlebih dulu slesai dan menunggu lainnya datang.
Terlihat di sisi kiri, Pak Ketut Nadi juga Wayan Susanta, dua orang pemikir untuk menjebak aku yang biasanya jail pada anggota rombongan kalo lagi kmana-mana namun tak jua berhasil, karena kamera kusembunyikan saat ketiduran di mobil. At last sempet balas dendam nge-shoot pose mereka saat terlelap tidur. Huehehehe…Yang diduduk ditengah ada barisan Oka Parmana sang leader sekaligus sopir, huehehehe….., Kermitt yang mahir nge-break pake HT milik kantor, juga Wayan Sudiana, staf paling macho di ruangan kami, sekaligus pula tampangnya yang Bali asli. Top dah !

Di sisi kanan pula terdapat Mbak Endang ‘Bunga ruangan’ bersama Pak Ketut Catur yang terlihat malu-malu saat diminta duduk disamping orang yang di-he-em-nya (sensor).

Sedangkan di sisi belakang kamera (tak terlihat pada gambar) terdapat orang tuinggi guede guendut besoar yang hobinya jailin orang dan akhirnya mendapatkan mosi tak dipercaya jika sudah dekat-dekat dengan obyek Penderita. Huahahaha…..

Yang laen ?
Ugh, entah pada kmana neh !

Selamat Ulang Tahun, Kawan

Category : tentang DiRi SenDiri

Hari ini 29 usiamu, bukan usia yang remaja lagi. Begitu banyak beban dan tanggung jawab yang harus dipikul, jika ingin menjadi kepala kluarga yang baik.
Masa depanpun tlah menanti, entah suram ato mungkin cemerlang. Namun harapan terbesar dalam hidup dan doaku setiap harinya adalah memiliki momongan seperti halnya kluarga lainnya yang tlah mendapatkan kesempatan lebih awal untuk menyatukan mahligai rumah tangga yang dijalani.Diusiamu yang hampir kepala 3, dimana perut sudah makin ndut, diet dong ! bawa drum kemana-mana, sebetulnya kan Istri yang seharusnya begitu ?

Namun diusiamu kini, telah miliki media untuk berekspresi dan ungkapkan rasa dihati, tak perlu lagi memendamnya dan terlampiaskan di saat puncaknya sudah tercapai. Hampir setahun pula telah menampung segala keluhan dan lumayan membuat kesabaran hati makin tinggi.

Diusiamu kini pula akan kita tunggu, apakah Tuhan kan berikan apa yang kita pinta pada-Nya ?

Tatto : Simbol Kejantanan ?

13

Category : tentang KeseHaRian

Selain rokok, tatto juga disimbolkan sebagai kejantanan seseorang. Apa benar ?
Seorang anak remaja SMP nekat mentatto tubuhnya namun masih tersembunyi dibalik baju seragam. Apakah itu yang namanya kejantanan ?Tatto bagi sebagian orang itu bisa pula jadi trend jika tatto yang dipake bisa ilang kalo bosen,diganti dengan motif lain. Trus gimana dengan tatto permanen ?

Tatto permanen bisa jadi setelah mereka dewasa berubah jadi penyesalan, karena image mereka jadi buruk dimata masyarakat (karena terlanjut negatif, kalo orang tattoan pasti deh Preman), walo sudah berusaha berjalan di jalan yang benar.
Ada juga yang memilih menyembunyikannya dibalik baju sehari-hari, nanti dilihat anak, malah dicontoh deh nanti…

Sebaiknya gimana ?
Yah, dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia, tatto bukanlah seni seperti yang terlontar diluar. Namun lebih banyak efek negatif dibanding positifnya.
Pikir dua kali untuk mentatto badan secara permanen, karena tergolong sulit untuk menghapusnya, kecuali kaya raya, bisa di-laser di Singapura.
Mending tatto di mall-mall aja make tinta lukisan, yang bisa dihapus kapan kita mau.
Walopun terlihat banci, namun tak merusak diri sendiri.
Iya gak ?

Rokok : Simbol Kedewasaan ?

2

Category : tentang KeseHaRian

Sepintas saat menuju kendaraan yang parkir tak jauh dari lokasi persembahyangan Pura Ulundanu Batur terlihat 3 anak-anak seusia masa SMP, ngerokok dengan asyiknya di warung pinggir jalan. Apa yang mereka pikirkan ?Rokok dikalangan usia remaja bisa jadi satu keharusan, menandakan simbol kedewasaan- udah berani merokok, ato malah gak jantan kalo gak ngerokok. Hasutan macam inilah yang menjebol gawang para orang tua, karena anaknya memilih ikut arus dibanding mendengarkan kata-kata mereka.

Tapi apakah merokok saat berada diluar rumah ato sembunyi-sembunyi sedangkan dirumah terlihat kalem, bisa dikatakan dewasa ? Nonsens ! itu sama aja dengan pengecut, Bung !

Ada juga yang ngerokok lantaran dianggap bisa meningkatkan konsentrasi kerja. Akhirnya tanpa rokok, produktivitas kerja pun menurun. Konsekuensinya gak jarang dalam satu ruangan dipenuhi asap dan bau rokok, tanpa memperdulikan orang lain yang terbatuk-batuk karenanya.

Tapi gak semua cowok yang ngerokok itu bisa dibilang macho, seperti iklan-iklan menyesatkan di teve. Malah kalo cowok ntu cerdas dan modis, bisa juga dibilang macho dalam kategori lain.

Cewek juga. Banyak yang mencoba merokok hanya untuk menandakan mereka wanita yang mandiri dan pemberani. Namun tak semua cowok memandang positif begitu, ada juga yang berpendapat kalo cewek ngerokok itu tanda ntu cewek gak bener. Bisa jadi pecun ato mungkin simpanan pejabat teras (pejabat yang sukanya duduk diteras dibanding turun kemasyarakat).

Trus gimana dong kalo cewek ‘ngerokok’-in cowoknya ?
Yang ini mah asik banget. Huehehe…..

Inu Kencana: Tradisi Indonesia

Category : tentang KeseHaRian

Berita seputar IPDN masih santer terdengar di televisi dan media massa. Bukan lagi masalah kekerasan yang terungkap sedikit demi sedikit dari kesaksian para korban-yang kini menjadi mantan- Praja senior IPDN, tapi sudah lebih spesifik, yaitu masalah dinonaktifkannya dosen Inu Kencana yang berani menyuarakan nuraninya untuk satu nama, Kebenaran.Namun apa yang ia dapat ?
Intimidasi dari sejawat dan kampus tempat ia mengajar.
Non aktif.
Dua suku kata yang ditakuti oleh setiap insan yang menjabat ato menyandang pekerjaan, dan berefek pada manutnya nurani pada kekuasaan walopun itu bertentangan.

Welcome to Indonesia

Inilah potret Indonesia hari ini, tak berubah dari jaman orde baru dahulu. Reformasipun seakan mati, karena tingkah laku masyarakatnya kian hari kian mengganas. Kebenaranpun dimanipulasi demi kekuasaan. Jika perlu orang-orang yang menyuarakan kebenaran ditelikung, dipenjara hingga mati.
Tuduhannya tentu saja menghina negara sampe digolongkan kaum lemah yang tak mampu bertahan ditengah kerasnya hidup.

‘Itulah Indonesia..’

Sejujurnya, aku masih sangat malu mengakui bahwa akupun Generasi Muda Indonesia yang hari ini cemar oleh intimidasi pihak IPDN yang melakukan aksi gerakan tutup mulut.

Akankah kebenaran itu terungkap ?
Hampir satu dasa warsa sudah lewat, namun perubahan politis Indonesia belum jua berubah.
Mungkin ini renungan bagi calon-calon pemimpin bangsa yang nantinya akan berkoar keras saat kampanye, namun memilih menimbun pundi kekayaan saat sudah menjabat.

Mungkinkah ereka akan bercermin pada sosok Inu Kencana ?
Berani menyuarakan nurani walopun menentang kekuasaan ?

Hati-hati jika Ketiduran !

Category : tentang PLeSiran

Maksudnya hati-hati jangan sampe ketiduran kalo lagi ngajak orang jail, yang suka iseng nge-shoot tingkah-tingkah yang kebetulan aneh. huehehehe….

Ini foto Bapak Ketut Nadi juga Bapak Wayan Susanta (karena dua-duanya udah punya momongan, makanya dipanggil Bapak !)

Dimana keduanya sempat terpikirkan untuk nge-shoot orang jail yang tertidur duluan, namun gak berhasil. akhirnya Tuhan berpihak juga, sukses nge-shoot mereka balik. huehehehe….