Tatto : Simbol Kejantanan ?

Selain rokok, tatto juga disimbolkan sebagai kejantanan seseorang. Apa benar ?
Seorang anak remaja SMP nekat mentatto tubuhnya namun masih tersembunyi dibalik baju seragam. Apakah itu yang namanya kejantanan ?Tatto bagi sebagian orang itu bisa pula jadi trend jika tatto yang dipake bisa ilang kalo bosen,diganti dengan motif lain. Trus gimana dengan tatto permanen ?

Tatto permanen bisa jadi setelah mereka dewasa berubah jadi penyesalan, karena image mereka jadi buruk dimata masyarakat (karena terlanjut negatif, kalo orang tattoan pasti deh Preman), walo sudah berusaha berjalan di jalan yang benar.
Ada juga yang memilih menyembunyikannya dibalik baju sehari-hari, nanti dilihat anak, malah dicontoh deh nanti…

Sebaiknya gimana ?
Yah, dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia, tatto bukanlah seni seperti yang terlontar diluar. Namun lebih banyak efek negatif dibanding positifnya.
Pikir dua kali untuk mentatto badan secara permanen, karena tergolong sulit untuk menghapusnya, kecuali kaya raya, bisa di-laser di Singapura.
Mending tatto di mall-mall aja make tinta lukisan, yang bisa dihapus kapan kita mau.
Walopun terlihat banci, namun tak merusak diri sendiri.
Iya gak ?

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

13 thoughts on “Tatto : Simbol Kejantanan ?

  • November 15, 2009 at 10:04 am
    Permalink

    Maaf, izin mengamankan yang kedua. Bolehkan?

  • November 15, 2009 at 10:05 am
    Permalink

    Maaf, izin mengamankan yang ketiga. Bolehkan?

  • November 15, 2009 at 10:06 am
    Permalink

    Lha kalau yang ditato cewek? apakah berarti simbol kejantanan bagi seorang cewek? kalau cowok dan cewek semua jadi jantan, lha yang betina siapa? 😀

  • November 15, 2009 at 11:33 am
    Permalink

    Matur Nuwun…

  • November 15, 2009 at 11:33 am
    Permalink

    Durusang… seneng banget sih Win ? :p

  • November 15, 2009 at 11:34 am
    Permalink

    yang betina kan banyak Win ? coba buka layar tipimu. Ada yang bodinya macho tapi pake kostum dan logat ke-cewe’2an. :p

  • November 15, 2009 at 11:38 am
    Permalink

    Pasti yang selalu bilang “sedot Ommmm” 😀

  • November 15, 2009 at 1:20 pm
    Permalink

    Padahal mereka yang pakai kostum kecewe2an itu banyak yang bertato juga lo, lha kok bertato malah jadi kebetinaan? bukan kejantanan 😛

  • November 15, 2009 at 9:54 pm
    Permalink

    Mungkin tato itu dibuat pas pgn jadi ‘jantan’, tapi ttep ndak bisa. ;p

  • November 16, 2009 at 4:04 pm
    Permalink

    @pande: Kenapa semuanya berpusat ke “kejantanan”? Apa tatto hanya identik untuk pria (yang identik dan dijuluki jantan)?
    Bagaimana untuk wanita yang tatto? apakah pertanyaannya juga “menunjukkan kejantanan?”

    kalau lawan dari laki-laki adalah wanita, dan lawan dari jantan adalah betina, apakah akan berlaku “tatto: Simbol kebetinaan??? untuk melengkapi pertanyaan “tatto: simbol kejantanan???

  • November 17, 2009 at 12:04 am
    Permalink

    Tatto Lebih banyak digunakan oleh pria, dengan alasan ya sebagai simbol kejantanan. kalo dipake wanita, rasanya belum lumrah dan belum ada yang mengumbar tatto sampe di sekujur tubuh mereka. paling di bagian eksotis. hehehe…

Comments are closed.