Pura Besakih : Road to Heaven

Category : tentang PLeSiran

Akhirnya tiba juga di Pura Besakih. Setelah meliwati jalan menanjak dan berliku serta kemacetan baik akibat padatnya umat yang tangkil maupun karena beberapa pengemudi mobil tak mampu mengendalikan mobilnya di daerah tanjakan.
Harapan untuk bisa parkir dekat Pura, terkabulkan karena ada sedikit lahan parkir dan harus menggeser-geser posisi sepeda motor lain.
Trus ngopi-ngopi dulu deh.Sebelum menuju Pura Penataran Besakih, terlebih dahulu kami menyebar ke masing-masing Pedarman, yang kebetulan posisi Pedarman (disebut Penataran) soroh Pande ada disebelah kiri atas Pura pusat.
Dengan nafas yang tersisa kakipun dipaksa menaiki tangga. Syukur bisa sampai di Pura Penataran Pande saat kondisi lagi sepi. Artinya acara utama sudah slesai dilakukan.
Usai dari sini meluncur lagi ke tempat yang berada lebih di atas, yaitu Prapen Pande, posisinya kurang lebih di sebelah barat laut Pura Gelap.

Sesampainya di Pura Penataran Besakih, telah berkumpul ratusan umat yang bersembahyang bersama dalam sekali shift. Dipandu beberapa orang yang disucikan menurut agama, upacara berjalan tertib dan lancar. Tak ada kesemrawutan, mencerminkan hati para umatnya.

Usai bersembahyang, tinggal menuruni tangga dan menuju Wantilan dimana teman-teman sudah menunggu sambil pula beristirahat sejenak.
Sampai juga rencana kami seharian ini, walopun waktu sudah menunjukkan angka 3.40 tanda Istri sudah berada dirumah.
Sempat mengabadikan momen saat umat berbondong-bondong datang dan pergi untuk memohonkan keselamatan pada-Nya.

Semoga Bali tetap damai dan Teroris pengebom bisa diberikan ‘pahala’ yang setimpal.

Post a comment

CommentLuv badge