Biaya Kesehatan Jauh Tinggi di Awan

Hari ini bisa dikatakan sebagai hari Tercengang.
Sebab selain 3 hari lalu Ibu divonis memiliki tumor (tumbuh daging yang besarnya sekitar 10 cm) dan harus segera dioperasi, namun saat selesai operasi 2 hari lalu, yang terlihat malah lebih besar dari dugaan. Wuih. Sempat kaget sampe lupa difoto….Hari ini Ibu sudah mendapatkan kalkulasi biaya dari pihak Rumah Sakit Dharma Husada, di tikungan antara Matahari Dept.Store dengan SMPK Santo Yoseph. Jumlahnya cukup bikin shock.
12 Juta.

Itupun baru kalkulasi awal. Belum final.

Tapi mau bilang apa lagi ?
Kesehatan memang mahal harganya.
Dibanding pendapatan kita yang tak jauh seberapa sebagai pegawai negeri sipil, ditambah penghasilan ortupun tak bertambah, seiring makin banyaknya penjahit dan dept.store yang dibuka.

Gak banyak yang bisa dikatakan selain menghela nafas dalam-dalam dan berharap esok kami bisa mendapatkan rejeki untuk bisa menutupi biaya perawatan tersebut.
Gak heran pula jika rata-rata penduduk Indonesia kelas menengah kebawah lebih milih ke dukun ato malah membiarkan sakit itu hilang dengan sendirinya, dibanding disembuhkan melalui Rumah Sakit.

Biaya kesehatan itu bagaikan awan di langit. Jauh tak kan mungkin bisa digapai.
Ah, kapan ya pengobatan di Indonesia bisa meringankan beban hidup ?
Mungkin cuman mimpi disiang bolong…..

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

One thought on “Biaya Kesehatan Jauh Tinggi di Awan

  • April 8, 2016 at 12:27 am
    Permalink

    Betul bang kesehatan di Indonesia memang cukup mahal sekali. Meskipun sudah ada program BPJS pun saya kira juga masih mahal. Biar mahal pelayanan pun terkadang menjengkelkan hati

Comments are closed.