Evolusi Ponsel Unik

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Adalah satu hal wajar jika inovasi teknologi yang diciptakan melahirkan satu desain yang unik ato dengan alasan fashion. Namun kebanyakan bentuk-bentuk unik ini benar-benar lain dengan desain standar -batangan, clamshell, slider ato swivel.

Contohnya diawali oleh Nokia seri 6800, dimana keypad bisa dibuka dan direntangkan untuk menciptakan keyboard Qwerty. Satu desain jenius dari Nokia. Cara pengetikan pesanpun lantas ditiru oleh produsen lain, macem Siemens.

Ponsel fashionpun bisa dikatakan unik, jika bentuknya tak biasa. Contohnya Nokia 7600 dengan bentuk daun ato desain 7280 yang berbentuk kotak memanjang. Walo awalnya ada keraguan seri ini bakalan susah dipake, karena keypadnya diganti dengan roller.

Pentingnya fungsi juga dinomorduakan, asalkan gaya.

Belum lagi saat ponsel musik digelar tahun 2006 lalu.
Nokia kembali memberikan desain putar-twist (bukan swivel), seperti dalam desain Nokia 3250. disusul pula dengan bentuk handycam, untuk dapat menciptakan video dengan view yang baik.
Ini diawali oleh ponsel dari Grundig. Lantas ditiru oleh Nokia seri N90 maupun N93.

Tentunya kedepan, ponsel-ponsel unik ini diharapkan akan muncul lagi dengan desain yang lebih menawan dan berfungsi dengan baik.
Semoga.

Laptop DPR

1

Category : tentang Opini

Membaca koran minggu terakhir, sorotan media dan publik akan anggaran para anggota DPR kita yang TERHORMAT, untuk pengadaan laptop seharga 22 juta sebiji, membuat kita mengelus dada.
Sudah sebegitu pentingkan laptop dan teknologinya bagi anggota DPR kita ?
Jika hanya untuk pamer gigi dimata masyarakat yang kelaparan, bolehlah. Namun apa itu akan berfungsi dan bisa tergunakan dengan baik ?Melihat prosentase penduduk Indonesia yang mengenal teknologi komputer saja belum sampe 50 %, artinya masih gaptek dengan komputer, dan mungkin terbanyak dari kalangan bapak-bapak kita yang seharusnya sudah pensiun memimpin bangsa ini.

Dengan harga 22 juta sebiji, meminjam ungkapan dari Roy Suryo, Pakar Telematika, bisa digunakan untuk membeli laptop setingkat Tablet PC yang jelas jauh lebih canggih dan berlayar sentuh dibanding yang bertipe konvensional.

Pengadaan lainnya juga membuat dahi berkerut.
2 buah Scanner dibeli dengan harga 150 juta sebiji.
Apaan tuh ?

Ah, andai saja para Anggota DPR kita dipilih bukan karena pengaruh uangnya di masyarakat, pula menghambur-hamburkan uang saat Pemilu, mungkin mereka takkan serakus ini menghabiskan anggaran Negara.
Wong saat akan dipilih sudah menghabiskan sekian puluh juta rupiah, kini saat sudah menjabat kan harus dicari cara agar bisa balik modal ? jika perlu berlipat puluhan kali.
Inilah potret Anggota DPR kita yang Terhormat.
Apa tidak sebaiknya dimasa akan datang golongan DPR ini dihapuskan saja ya ?
Buang-buang uang, energi rakyat dan tak berguna.

Cerminan budaya tak tahu malu, dan bergembira diatas penderitaan korban Lumpur Lapindo, juga rakyat yang tertimpa bencana gempa, tsunami dan longsor.
Dimana hati nuranimu, wahai Anggota DPR ?

Evolusi Ponsel Nokia

Category : tentang TeKnoLoGi

Kenapa Nokia ?
Karena hanya Nokia yang secara konsisten merilis ponsel-ponsel yang mengerti keinginan konsumen sedari awal produksi hingga hari ini.
Mungkin saja beberapa merk lain juga rajin seperti halnya Nokia, namun tetap saja ponsel Nokia menduduki peringkat pertama penjualan di Indonesia.Kenapa Nokia ?
Karena untuk ukuran masyarakat Indonesia, hanya Nokialah yang memberikan tampilan Menu User Friendly, lebih mudah dimengerti oleh beragam tingkat usia.
Dari segi harga purnajualpun, Nokia tertinggi. Sekelas dengan Honda di kategori sepeda motor.

Ponsel Nokia.
Akhir tahun 90an, bisa dibilang, awal terjangkitnya fenomena ponsel batu bata, dimana orang yang beruntung dapat membelinya, dengan harga jutaan, lebih banyak berbicara keras saat menelepon, untuk memberitahukan pada sekitarnya, kalo dia sudah punya handphone.
Yang paling laku kabarnya seri 5110, masih item putih dan bongsor.

Memasuki tahun 2000an, barulah ponsel-ponsel modern bermunculan. Yang paling fenomenal adalah kemuncuan seri 7650, ato yang lebih dikenal dengan ponsel Artis, karena memang saat dilepas, kebanyakan pengguna seri ini adalah artis, termasuk juga para anggota DPR kita yang terhormat.
Harga rilis pertamanya hingga 7 jutaan.
Terobosan yang disediakan tak kalah hebat, yaitu kamera walo masih berformat VGA, layar warna yang tergolong jernih dijamannya, dengan layar lebar, memanjakan mata. Plusnya lagi, ditambah Memory yang cukup untuk menyimpan nada dering berformat Wav.
Hingga kini, walopun harga secondnya sudah dibawah sejutaan, namun ada saja yang masih setia dan loyal memakainya.

Gak jauh dari rilis 7650, muncul ponsel Nokia dengan konsep musik menyusul bertipe konsol games. Walo saat rilis, ni ponsel jarang yang nyari, namun tahun terakhir, ni ponsel tergolong paling banyak dicari karena kemampuannya yang oke.
Walopun agak aneh saat bertelepon, berbicara dengan gaya ‘side talking’.
Biasanya disebut dengan ponsel telinga gajah.
Inilah Nokia 3300 yang disempurnakan kembali dengan Nokia N-Gage Classic.
Cukup memuaskan, apabila sasaran yang ingin dicapai hanya kisaran games dan musik.

Nokia 6600, muncul sekitar tahun 2002 hingga 2003. Dengan bentuk yang bulky, namun dengan segudang fitur yang lebih oke dibanding seri 7650, membuat seri ini dibaptis sebagai ponsel Sejuta Umat.
Karena hingga hari ini pun, ponsel Nokia 6600, masih laku keras, baik baru maupun secondnya.
Apalagi setelah dikeluarkannya seri 6600 Black. Hingga anak Sdpun gak aneh mulai menenteng ponsel ini.
Keberadaan memory eksternal, hingga maksimum 256 MB, lebih dari itu bisa jadi lemot, ditambah dukungan dari banyak penyedia software Symbian, menjadi daya tarik utama untuk meminggirkan ponsel merk lain.
Boleh jadi, inilah seri satu-satunya yang mampu mengguncang dunia.

Memasuki tahun 2004-2005, dimana era PDA mulai menggila, Nokia tak kalah awal, mengeluarkan seri E60, yang memiliki tampang tak ubahnya PDA, dan kemampuan yang stabil. Namun ditahun ini pula, ponsel-ponsel Nokia mulai menunjukkan taringnya yang tajam, dengan merilis seri canggih, ato dikenal dengan seri N.
Mulai kamera yang udah meningkat ke ukuran 2 MP, sampe speaker yang mulai mendapat perhatian, berhubung ponsel Sony Ericsson menjajal dengan seri Walkmannya.
Boleh jadi, ditahun ini persaingan begitu ketat, sehingga bisadirasakan, ponsel-ponsel yang dulunya oke untuk dibawa, kini malah menjadi tertinggal jaman.

Tahun 2006, Nokia merilis seri N 95, yang kabarnya akan edar sekitar tahun 2007 awal, memiliki kemampuan multi, mulai dari GPS sebagai alat pencari, hingga segala macam koneksi mutakhir.
Ditambah keberadaan kamera 5 MP, yang hanya bisa ditandingi oleh LG dan Samsung.

Belum puas?
Jika tahun 2005 lalu, rilis Nokia 9500, seri Communicator paling ditunggu umatnya di Indonesia, yang harga jualnya maksimum hingga 15 jutaanpun dibeli, kini muncul lagi Communicator seri terbaru, Nokia E90.
Type ini tergolong oke dengan kamera, desain dan koneksi serta sudah mendukung era 3G. hanya saja, sampe hari ini belum ada Reviewnya lebih mendalam, untuk bisa mengetahui apa saja yang bisa diandalkan.

Kita tunggu saja kehadirannya.
Pula seri-seri Nokia lainnya, yang kian hari kian mengerti kemauan konsumennya.
Cheers.

Hujan : Simbol Kebingungan

Category : tentang KHayaLan

Pagi ini, hujan kembali turun dengan derasnya.
Setelah dua hari lalu, hujan turun tanpa memakai tahap gerimis, namun langsung lebat, membuat hati bertanya-tanya, ada apa dengan alamku ?
Jika bulan-bulan ini, seharusnya menurut ramalan cuaca jaman Pak Harto, badai angin sudah berakhir, dan musim kemaraupun tiba.
Namun selama tahun terakhir, berapa kali sih, ramalan tadi bisa tepat adanya ?Kondisi alam Indonesia telah berubah seiring turunnya sang penguasa tahun 98 lalu.
Segala keserakahan dari para birokrat, mulai terlihat hasilnya hari ini.
Longsor maupun bencana alam lainnya, hingga kasusLumpur Lapindo yang hingga hari ini belum juga bisa diselesaikan.

Perubahan cuaca juga sepaham dengan perubahan kondisi kesehatan manusia.
Siapa sangka jika orang yang tadinya segar bugar, setengah jam kemudian sudah menjadi mayat, akibat serangan jantung ato terlena dengan angin duduk.
Siapa sangka jika sakit itu bisa berpindah-pindah namun secara medis tak ada masalah yang berarti. Sangkaan dokter tentu kecapekan, pegel-pegel ato malah pengaruh cuaca ?Masa sih, sakit bisa berpindah-pindah ?

Musibah : Merenungi Nasib

Category : tentang Buah Hati

Berkesempatan melihat kembali tempat makan yang tempo hari kabarnya sempat terbakar, kali ini sudah direnovasi dengan estetika yang lebih solid dan mantap.
Warung Be Pasih di jalan Pemuda, Renon.
Bangkit kembali dengan suasana villa, setelah mengambil resiko besar memakai alang-alang, untuk memunculkan nuansa Bali. Sungguh satu desain yang klasik.Namun yang dibicarakan kali ini bukanlah masalah desainnya.
Namun lebih pada kebangkitan akan semangat yang mungkin pernah hilang saat kebakaran terjadi.
Entah berapa investasi yang diperlukan untuk mengembalikan kondisi seperti semula.
Bersyukur, ceritanya happy ending, dengan sejuta penderitaan yang dialami sebelumnya.

Hari ini penderitaan secara pribadi kurasakan sebagai cobaan yang tiada henti dari-Nya.
Sempat terlintas akan ketidakadilan ini. Mengapa orang-oang yang bersikap melanggar aturan, tak taat pada-Nya, diberikan kehidupan yang mulus, bahkan cenderung bahagia.
Sedangkan kami yang berusaha untuk berbuat, berkata dan berpikir yang baik, harus menjalani hal seperti ini ?

Merenungi Nasib
Mungkin jika terus-menerus berpikir dan merenungi nasib tanpa berbuat apa-apa, takkan bisa merubah apapun. Kehidupan kan tetap berjalan turun.
Namun jika berusaha makin kuat, cobaan serta angin makin kencang menerpa.
Langkah yang mana harus diambil ?

Dalam kebingungan dan berbagai dugaan akan kuasa-Nya, terlintas pula jalan pendek, namun segera dijauhkan, demi tekad yang dimiliki dan berusaha dijalani selama ini.

Bila dibandingkan orang lain, mungkin ini belum apa-apa.
Tuhan takkan memerikan cobaan diluar kemampuan hamba-Nya.
Apakah Tuhan kali ini masih ingin menguji kesabaran kami ?
Entah sampai mana kami mampu bertahan.

Hanya satu yang bisa kami mohonkan.
Kehidupan yang lebih baik, dan juga kebahagiaan sebagai suami istri, dalam usaha membentuk satu keluarga yang penuh cinta kasih.

Sampai kapan ?

SELAMAT TAHUN BARU SAKA 1929

2

Category : tentang KHayaLan

 

 

 

 

 

Semoga damai dihati, damai didunia, damai diakhirat selalu.

 

PENGERUPUKAN : Sebuah Kreatifitas

1

Category : tentang KHayaLan

Saat untuk berkeliling sudah akan dimulai.
Kumpulan generasi muda Banjar Tainsiat yang tergabung dalam satu wadah, ‘Sekaa Teruna Banjar Tainsiat’, tampak memenuhi perempatan jalan raya, ditambah orang tua dan warga banjar lainnya, dilengkapi oleh Kelihan (pimpinan warga), juga Pecalang sebagai seksi Keamanan.Tak luput dari informasi, tampak beberapa anak muda menenteng kamera saku, handycam hingga video shooting layaknya BaliTV.
Inilah Dede Mahendra.
Berbekal Press Card yang dikalungkan di leher, walopun yang tertera bukanlah untuk kepentingan ogoh-ogoh, setidaknya menunjukkan kreatifitas secara sukarela dari generasi muda saat ini.
Tanpa bayaran, Bung !

Wajah garang ogoh-ogoh tampak menyeramkan dikegelapan malam, yang hanya diterangi beberapa lampu penerangan jalan, mulai menghias wajah Kota Denpasar.
Keberadaan ogoh-ogoh yang dibuat oleh generasi muda Banjar Tainsiat terlihat sangat kontras, dimana ogoh-ogoh lainnya berukuran kecil dibanding milik mereka.
Pantaslah foto-foto pun terpampang di halaman pertama beberapa media koran lokal. Termasuk Jawa Pos.

Saat diarakpun wajah garang ogoh-ogoh makin terlihat, dilengkapi lampu sorot, serta suara-suara lolongan dari para generasi muda yang kebagian menyangga ogoh-ogoh, makin membuat suasana mencekam.
Kejahilan anak muda tetaplah terlihat.
Saat melewati kuburan Desa Adat Bantas, tampaknya ogoh-ogohpun diarahkan kepintu gerbang kuburan tersebut, seakan menguatkan citra Celuluk sebagai penguasa kuburan.

Saat selesai dan tiba kembali di Banjar, sembari menunggu konsumsi dibagikan, ogoh-ogohpun dihancurkan dan dibawa ke Kuburan Desa Adat Badung, untuk kemudian dibakar.
Hilanglah sudah dana sebesar 8 juta yang telah diwujudkan dalam satu sosok besar, ‘Celuluk Bengong’.
Namun semangat generasi muda ditambah partisipasi warga banjar, Pengerupukan tahun ini berjalan tanpa masalah.
Bersyukur ini bisa tercapai, ditengah rasa was-was saat akan berangkat tadi.
Terima kasih untuk 2 orang Arsitek utama ogoh-ogoh, KEDUK juga ANTO’, yang sedemikian usahanya menyalurkan kenekadan aspirasi selama 3 tahun, menjadi satu wadah yang mampu menyatukan seluruh warga banjar.
Semoga tahun depan, bisa dibuatkan kembali.
Viva Sekaa Teruna Banjar Tainsiat ‘Yowana Saka Bhuwana’.
-Pande

PENGERUPUKAN : Sebuah Tradisi

Category : tentang KHayaLan

Malampun sudah menjelang, Umat hindu sebelum melakukan upacara Pengerupukan, terlebih dahulu melakukan persembahyangan bersama, sekaligus Natab Kaki, agar nantinya diharapkan kaki ini takkan menuntun diri kejalan yang salah.

Setelah natab selesai, barulah bunyi-bunyian bertalu-talu, sambil membawa percikan Tirta serta pelepah kelapa yang dibakar, berkeliling ke sudut-sudut rumah dan tempat-tempat yang diyakini ada penunggunya, berakhir di jalan raya depan rumah masing-masing.

Jalanan pun sudah mulai lengang, karena beberapa ruas jalan sudah ditutup agar arak-arakan ogoh-ogoh bisa dimulai.
Tampak pedagang duren yang hari ini sepertinya sepi pembeli, tak seperti biasanya.
Sebentar lagi, ogoh-ogoh akan diarak keliling Desa Pekraman, namun tentunya harus melewati Bali Hotel, dimana Gubernur Bali turut menyaksikan bersama ekspetariat asing serta wisatawan mancanegara lainnya,Bagaimana ceritanya ?Tunggu posting berikut….