Samsung SCH-S179

13

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya mimpi beli handset CDMA terkabul sudah.
Pilihan jatuh ke Samsung SCH-S179, yang waktu dibeli dibandrol 1,25 jt.

Tergolong muah mengingat desainnya yang tipis dan ringan, dengan kamera built in (jangan berharap banyak untuk hasil fotonya), plus kartu memory eksternal, berguna untuk nyimpen tembang rindu pada Istri. Duuuh…

Yang jadi nilai minusnya, malah setting-an yang harus dilalui, benar-benar jauh berbeda dengan handset Nokia. Untuk mengganti tampilan wallpaper dari gambar yang tersimpan di kartu memory saja musti dicopy dulu ke handset, baru bisa dipake.

Belum lagi, untuk memilih nada dering sekehendak kita, malah gak ada cara, baik di buku Manualnya maupun di handset itu sendiri.
Mungkin memang harus memakai kabel datanya dulu.

Yang bikin pengah, cuman layarnya yang kecil, mungkin karena kebiasaan ngliat handset dengan ukuran layer lega.
Lainnya ?
Masih dipelajari.
Huehehe…

Comments (13)

salam kenal Mas Pande
saya juga mau beli samsung sch 179
tertarik sama designnya yang tipis
,cuma saya masih bingung apa ada fitur javanya dan kalau ada sudah java 2 atau belum ?
Pas Pande bisa bantu mengenai fitur tadi ?
thx sebelumnya

[Reply]

Samsung S179 ?
Hmm… saya make ni handset kurang lebih 3 bulanan.
dijual karena mau nikah tapi minim dana. lumayan buat nambah-nambah.

Jatuh cinta karena bodi tipis, trus ekonomis lantaran ada kamera walo masih VGA dan

juga slot memori eksternal. hanya saja diluar kelebihan tadi nyatanya banyak

kekurangan yang harus dipertimbangkan.

ukuran, agak sulit bagi mereka yang memiliki jari besar seperti saya. salah pencet

terus.
frekuensi, single band emang masih bisa make Flexy tapi sinyalnya putus-putus harus

nyari tempat yang pas dan gak geser-geser. maklum, kalo bukan Nokia, rata-rata

emang begitu adatnya.

Java ?
gak mendukung. yang didukung malah BREW layaknya ponsel-ponsel Korea (kyocera

misalnya), dan sialnya aplikasi ato games yang mendukung BREW sangat minim malah

susah nyarinya.

Gak bisa sembarangan ganti ringtone (nambah dari luar).
selain emang cuman mendukung Poliphonic karena file MP3 gak bisa diset jadi

Ringtone, untuk memasukkan dan ngeset file midi jadi ringtonepun harus make bantuan

Kabel Data plus softwarenya yang gak include dijual dalam Box. jadi harus beli

sendiri.
Kabel Data seharga 75ribu dibeli dari Distributor Samsung.
Software gak disediakan dalam bentuk cd tapi harus didonlot sendiri ke websitenya

Samsung.
Jadi untuk ngoprek isi handset ya seperti make Nokia PCSuite.

Layar terbatas pada ukuran 128×128 pixel dimana untuk gambar depan hanya bisa

dibuatkan pas ukuran 128×96 pixel kalo ndak salah.
itu karena sisa pixel pada ukuran vertikal harus dipotong untuk list hitam bagian

atas dan bawah yang gak bisa diubah (diotak-atik)

Gambar/foto yang berada pada kartu memori eksternalpun gak bisa diset jadi

wallpaper ato gambar depan tadi, tapi harus dicopy/move terlebih dahulu ke memori

internal yang besarnya cuman 7 MB.

Hasil rekaman video emang bagus, tapi dalam format MJPG. itu artinya sulit untuk

dinikmati kembali pada handset merk lain atopun pada PC, lantaran codec-nya sangat

susah dicari.
Ini termasuk susah pula untuk di-convert agar bisa ditonton di player.
Demikian pula untuk kamera, hasilnya tergolong bagus untuk kelas VGA.
tapi kalo mau dipindah ke PC, terlebih dulu harus dicopy/move ke kartu memori

eksternal dulu, baru dipindah dengan bantuan card reader.
tapi kalo dah punya kabel data, ini bukan masalah lagi.

Pada pembelian gak dapet kartu memori eksternal, jadi harus beli sendiri.

Jadi secara total keseluruhan, kalo mau ditotal harus punya budget sekitar 1,5

juta.
1,15 juta buat handset.
100 ribu buat kartu MicroSD 512 MB.
75 ribu untuk kabel data.
dan 50 ribu minimal buat ngedonlot software.
sisanya mungkin buat mencari file Games ato aplikasi yang mendukung BREW atopun

Codec Videonya.
Dengan harga segitu, mending ditambah dikit biar bisa dapet Nokia 6275i seperti

yang saya pake sekarang.

selain kekurangan diatas tadi sudah tercover oleh Nokia 6275i artinya gak ditemukan

lagi keribetan tersebut, dalam box penjualan juga sudah ada memory eksternal

MicroSD 256 MB.
ini bisa diganti baru dicoba sampe 1 GB aja.

So, secara pribadi agak nyesel juga ngebeli Samsung S179, karena dengan harga yang

selisih sedikit bisa ngedapetin Nokia 6275i yang sangat jauh lebih memuaskan.
udah Bluetooth, IrDa, Kamera 2MP, memori internal 20MB, eksternal sampe 1 GB belum

bermasalah, layar lebar (240×320 pixel) plus warna 265K.
Kekurangannya cuman 1, slot memori gak hotswap seperti halnya Samsung, tapi harus

ngebuka batere terlebih dahulu.
tapi selama PC sudah terdapat Bluetooth eksternal, ya gak perlu buka-buka batere

lagi. cukup pake Nokia PCSuite yang sudah include dalam bentuk cd didalam box

penjualan.

Semoga informasi ini berguna.
Terima kasih.

-Pande
http://pandebaik.blogspot.com/

[Reply]

bang pande, saya baru beli kabel data untuk s179 kok gak isa konek ya? anda pake kabel data apa?… atau driver nya musti doonwload? ato gimana ya? .. setiap di colokin kok usb unrecognized

[Reply]

Yup. anda benar.
Drivernya plus Programnya musti di-DL dulu lewat Samsung web site, baru ntu kabel data (kalo ndak salah harganya sekitar 70rb) bisa dipake.
Tapi cuman untuk ganti Nada dering yang Poliphonic -gak bisa make file mp3-, dan terbatas hanya berjumlah 3 nada saja.
Semoga usahanya berhasil. :mrgreen: :mrgreen:

[Reply]

klo kabel datanya ori pasti bisa..masuk ke menu..peralatan..memori pemakai..kartu pemakai..sambung ke PC passwordnya 00000000
btw.. yg punya software untuk rubah ringtones yg lain selain standartnya di sahre dong.. mau nyoba pakai MP3. Terima kasih

[Reply]

Untuk mengganti Nada dering pada ponsel Samsung S179 memang harus memakai kabel data Original yang dibeli langsung dari Dealer Samsung.
Tapi harus dengan bantuan Software/Drivernya yang musti di D/L sendiri via website Samsung.

Maka dari itu saya katakan, perlu biaya tambahan lagi untuk :
– membeli MicroSD
– membeli Kabel Data Orig (70ribuan)
– D/L Driver untuk kabel data serta Software semacam PC Suitenya Nokia.

Hanya saja sesuai spec ponsel Nada dering yang diijinkan itu hanya Poliphonic alias file berekstensi Midi saja.
Itu pun yang berukuran sedang (dibawah 100kb).
Untuk menggantinya tentu dengan bantuan Softwarenya, yang hanya mengijinkan penggantian 3 nada saja. Gak Boleh lebih.
Jadi untuk nada dengan ekstensi MP3, dapat dipastikan tidak bisa dijadikan Nada Dering pada ponsel Samsung ini.
Satu lagi, file video yang dihasilkan oleh ponsel ini berekstensi MJPEG.
Sejauh ini saya belum menemukan codec yang tepat untuk mengubah file video tersebut agar bisa dinikmati di layar teve.

Atas alasan ini pula saya akhirnya mengganti ponsel dengan Nokia CDMA 6275i.
Yang kalo dihitung-hitung, penghabisannya gak jauh beda kok. –gak perlu beli Mem Eksternal karena sudah dapet yang 256 MB.- gak perlu D/L software dan Driver karena sudah dibekali dengan CD PC Suitenya – gak perlu kabel data, tinggal make koneksi Bluetoothnya.

Terpenting kalo mau dibandingkan lagi, Nokia itu Dual Band, artinya seluruh kartu CDMA bisa masuk dan jarang putus-putusnya…
layarnya lebih lega, lebih jernih, Thema bisa diganti-ganti layaknya iPhone pun bisa,
Nada dering MP3 dan AAC,
Support Java (yang artinya support games juga),
GPS Built in –Lumayan untuk ngukur panjang jalan,
Kamera 2 MP plus Flash, hasilnya bisa dilihat pada foto header BLoG saya,
videopun gak mengecewakan kalo diconvert ke layar teve.
Daftar Contact bisa dibackup via PC Suite ke Microsoft Outlook.

Semoga info ini Berguna. :mrgreen:

[Reply]

😐 samsung s179.aku pake hp ni tau-tau drop baterainya.padahal pemakaian normal n di chg mati. begitu aku ganti sama juga, ada yang tau ga beli baterai samsung yang bagus di malang.

[Reply]

bang pande , knp ya ga bisa ngdownload lagu?
trs d yg menu suara kan ada melodi saya, gimana ngisinya tuh ? ❓ bisa stress nih kalo pake sch s179 terus . 😀

[Reply]

pande Reply:

Untuk download lagu disarankan tidak melebihi sisa memori internal ponsel, karena seri ini bukanlah ponsel Smartphone yang dapat mengalokasikan file secara otomatis ke Memori eksternal.
Tentang ‘Melodi saya’, untuk mengisinya diperlukan :
1. Kabel Data, tidak terdapat pada paket penjualan, namun dapat dibeli di Distributor Samsung terdekat. Kalo ndak salah ingat harganya Rp.75.000,-
2. Aplikasi (semacam PC Suite-nya Nokia) Samsung, tidak terdapat pada paket penjualan ponsel maupun kabel data, namun harus diunduh (download) langsung dari web site resmi milik Samsung. Filenya kalo ndak salah sebesar 40an MB. Silahkan pilih seri ponselnya untuk mendapatkan dukungan softwarenya.

Sebagai informasi, ‘melodi saya’ ini tidak mendukung format file MP3, kendati dapat memutar MP3 pada playernya. File yang dapat diinput sebagai melodi saya adalah file Midi yang besaran filenya terbatas. Jadi untuk Midi lagu2 terkini ya sepertinya ndak bisa. Musti dipotong lagi. Hehehe… Ini pula yang menyebabkan saya makin emoh dengan seri S179 dan kini telah menggantinya dengan Nokia 6275i.

[Reply]

pak de yg baek

aku mau tnya bagaimana masukan melodi di hp sch-s179 dengan kabel data?itu memrlukan samsung pc suit g?

[Reply]

pande Reply:

loh ? bukannya sudah dijelaskan pada bagian Komentar ? coba dilihat lagi.
Kalopun masih ragu, pastinya begini.
Pengguna S179 dapat membeli kabel data secara terpisah (diDenpasar langsung ke dealer Samsung di jalan ByPass) seharga 70ribuan. Trus, donlot PC Suitenya dari web samsung.co.id dengan menyesuaikan tipe ponsel.
Melodi yang bisa ditambahkan hanyalah yang berformat midi, dan samsung tidak dapat membaca nada dering mp3.
Itupun banyaknya melodi yang ditambahkan hanya 3 nada saja… Kalo masih belum jelas, lihat pada bagian komentar… Terima Kasih

[Reply]

pa de saya dapet kabel data buat samsung sch s179 tp koq COM1 bukan USB.dan ga bisa konek k PC pdhal udah install pc suite n langkah2 sesuai yg pa de anjurkan di komen atas.
apa kbel datanya yg bermasalah?
matursuwun.

[Reply]

pande Reply:

Waduh… saya lupa dengan ujung kabel satunya lagi. USB atw Serial ya ? Terkait PC Suite, ada satu lagi yang musti diinstalasi yaitu driver kabelnya. coba cek Tanggapan saya dibawah pertanyaan Mas Ferry (2008).

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge