Pertama Kali : Jakarta oh Jakarta Story

Adek spupu sempat menganjurkan, berhubung ini pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Kota Jakarta, biar lebih dramatis, begitu turun dari pesawat, langsung bersujud, nyembah-nyembah bersyukur bisa nyampe Jakarta.
Dasar anak-anak !Awal melintasi Bandara, mata masih terpana dengan luasnya areal Soekarno Hatta, tentu pula dengan gembiranya bisa ngliat secara langsung kendaraan aneh khas Bandara seperti yang sering ditemukan di permainan GTA Vice City.
Ugh, bener-bener udik !

Tapi begitu memasuki Tol dan mencapai ke pinggiran Jakarta, mata sempat terasa pedih, perut mual dan hati begitu bergemuruh melihat kesenjangan yang begitu tampak jelas didepan mata.
Sampe-sampe beberapa dari kami bergumam, masih lebih baik nasib kami hidup dan tinggal di Bali….

Melintasi Tol berikutnya, aku pribadi lebih milih memejamkan mata saat melihat padatnya Kota Jakarta, miskinnya orang-orang yang berada di kolong jembatan, kumuhnya lingkungan dan seabrek ketidakpuasan dan kekecewaan akan Kota Jakarta yang katanya begitu gemerlap, hingga banyak orang rela berpindah dari Desanya tempat ia lahir dan besar.

Mata juga hati ini sempat sejuk saat melintasi secuil Pura, tempat ibadah Umat Hindu, namun lebih memilih untuk tidur dalam Bus, daripada tersiksa menyaksikan ketimpangan yang ada….

Jakarta oh Jakarta…
Bersyukur rasanya bisa hidup di Bali, penuh dengan kesejukan dan ramahnya lingkungan kami….

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik