Keseriusan Bapak

Category : tentang KeseHaRian

Tampaknya 3 bulan terakhir, Bapakku memang gak banyak kerjaan yang bisa diambil berkaitan dengan mata pencahariannya sehari-hari. Mungkin memang saatnya bapak memasuki masa Pensiun.
Selain itu, kesendiriannya sebagai Kakek dirumah mungkin menjadi sedikit beban pikiran, karena dua saudara laki-lakinya sudah meninggal tahun 1989 dan 2003 lalu.Tapi gak lantas Bapak lebih banyak berdiam diri saat waktu luangnya, Bapak malah mencoa menata areal kosong yang berada disekitar Merajan rumah. Mulai menanaminya dengan rumput, atau malah membongkar areal yang dulunya disemen, kemudian diisi dengan tanah biasa.

Hasil kesibukannya pun kini sudah mulai terlihat, namun baru sebatas batang kecil, yang beragam jenisnya. Dari cabai, bunga mitir, sampe bayam. Sedangkan rumput yang ia tanam, sudah mulai subur dibeberapa tempat.

Bagi Bapak, berkebun selain untuk mengembangkan hobinya saat remaja, juga untuk berolah raga, yang bagus untuk fisiknya di usia kepala 6.
Membawa ember penuh batu ditukar dengan ember penuh tanah, jongkok bangun sampe mencangkuli areal disela Peminggih yang ada.

Ah, semoga saja Tuhan masih berkenan memberikan umur panjang pada Bapak. Senang rasanya melihat Bapak saat ini.

Post a comment

CommentLuv badge