Ternyata Bali Masih Punya Sawah

Diundang ke Resepsi Pernikahan seorang teman di Desa Rejasa, Tabanan, benar-benar membuatku sedikit tercengang akan hamparan luas jalur hijau yang terdapat di kiri kanan jalan yang panjangnya kurang lebih 2 kilometeran.
Mata yang setiap hari melihat angkuhnya bangunan ruko yang sedang maupun sudah terbangun, kini terasa sejuk dengan alam yang begitu indah dan asri, sayang gak bawa kamera untuk mengabadikannya.Saat pulangpun begitu, mencoba jalur alternatif, ke arah Kaba-kaba tembus ke Munggu Kabupaten Badung, sawah juga terlihat terhampar demikian luasnya.
Namun hati tetap saja tak tenang, sampai kapan lahan hijau ini akan bertahan, apalagi pajak tanah yang kini mungkin makin meninggi, membuat para pemilik lahan bingung memikirkan bagaimana cara untuk membayar pajak tersebut.
Mungkin saja, satu-satunya cara adalah dengan membangun lahan tersebut menjadi investasi yang bisa mengembalikan modal untuk pajak tadi.

Ah, andai saja ada kebijakan pajak untuk jalur hijau ya…..

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.